Tampilkan postingan dengan label Kamera Digital. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kamera Digital. Tampilkan semua postingan
oleh AneKamera - Jarang sekali kita membahas brand kamera semacam Fujifilm yang memang tidak terlalu banyak hadir variannya di pasaran. Namun meskipun begitu merk dagang dalam dunia imaging ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Beberapa tahun yang lalu siapa yang tidak mengenal Fujifilm yang sudah berpengalaman selama 80 tahun dalam dunia fotografi, kamera dengan pengguna terbesar hingga saat ini masih mampu menunjukkan taringnya di antara gempuran para kompetitiornya. Nah kali ini kami akan mencoba membahas mengenai review kamera Fujifilm X-Pro2 yang di dalam jajaran kamera Fujifilm masuk ke dalam jajaran kamera mirrorless X Series. Kamera ini serasa unik saat anda gunakan, sebab anda serasa memegang kamera dari generasi jaman dahulu atau jadul.

Fujifilm X-Pro2 memang sengaja di desain dengan body retro setidaknya untuk mengenang kejayaan masa lalu. Namun di balik desain retro dan jadul tersebut, kamera ini menyimpan teknologi dan fitur yang sangat canggih. Kecanggihan yang diusung oleh Fujifilm X-Pro2 bahkan mampu bersaing dengan kamera digital masa kini atau kamera pendatang baru. Ingat kamera ini pernah menjadi raja nya kamera di Indonesia pada beberapa tahun yang lalu dari sekarang, bahkan kamera ini memiliki pengalaman selama 80 tahun dalam dunia fotografi film, maka tak heran jika kamera ini bisa jadi menjadi kamera yang mampu merebut hati pengguna yang ada pada saat ini.

X-Pro2 merupakan salah satu kamera dari empat kamera yang hadir bagi para pecinta setianya di tahun 2016 ini. Kamera dengan berbagai fitur dan teknologi baru nan canggih dan serbaguna akan menjadi kamera yang tak akan kalah dari para kompetitor pendatang baru. Hanya dilihat dari desain retronya saja sudah mampu membangkitkan antusias, apalagi jika melihat berbagai kekuatan yang di usungnya. Nah untuk lebih jelasnya mengenai kamera Fujifilm X-Pro2 ini mari kita simak penjelasan singkat yang berikut ini.

Sensor X-Trans CMOS III

Mengusung sensor hasil pengembangan terbaru yaitu sensor X-Trans CMOS III APS-C setinggi 24.3 Megapixel cukup membanggakan. Sensor yang digunakan pada kamera ini merupakan sensor dengan pixel tertinggi dari semua kamera X-series yang ada. Sensor canggih ini dikombinasikan dengan lensa XF, memberikan gambar dengan resolusi yang dirasakan jauh lebih besar dari jumlah pixel yang digunakan. Selain itu phase detection pixel telah diposisikan di atas area yang lebih besar untuk kinerja AF yang lebih cepat dan deteksi fase yang lebih tepat. Kinerja sensitivitas ISO tinggi juga telah ditingkatkan ke titik di mana seluruh sensitivitas sekarang bisa digunakan secara yakin hingga pada tingkat maksimum ISO 12800 (output sensitivitas bisa diperpanjang hingga 51200).

X Processor Pro

Juga merupakan hasil pengembangan terbaru, sebuah mesin pengolahan gambar yang kemudian disebut sebagai X-Processor Pro. Sangat jauh meninggalkan mesin pengolahan dari kamera mirrorless sebelumnya Fujifilm X-T1 IR yang masih menggunakan EXR Processor II. Fujifilm X-Pro2 dengan X-Processor Pro sekarang memiliki kecepatan 4x lebih cepat dari model konvensional. Hal ini sekaligus mampu memaksimalkan sensor X-Trans CMOS III untuk memastikan sensor tersebut memberikan kualitas gambar tertinggi dengan waktu respon yang super cepat.

Lebih lanjut lagi, berkat teknologi membaca kecepatan tinggi dari sensor, kecepatan tampilan EVF konvensional yang sebelumnya 54fps telah ditingkatkan menjadi 85fps (dalam mode High Performance). Hal ini secara substansial mampu mengurangi fenomena gambar delay ketika pelacakan subjek yang bergerak. Blackout setelah rilis juga telah berkurang sekitar setengah dan kompresi RAW juga telah didukung, dengan demikian meningkatkan kemudahan dalam penanganan data RAW tersebut. Fujifilm X-Pro2 juga memiliki CPU baru untuk memproses dalam kecepatan tinggi, juga memori buffer telah ditingkatkan untuk resepon lebih cepat.

Advanced Hybrid Multi Viewfinder

Fotografer handal sangat suka melihat subjek dari jendela bidik (viewfinder) untuk mengambil foto, itulah alasan mengapa model X-series telah menggunakan finder dari awal. Menggabungkan keunggulan dari OVF dan EVF, Fujifilm telah disempurnakan dengan hadirnya Advanced Hybrid Multi Viewfinder dengan tiga pilihan tampilan yang menarik. Kini pengguna dapat kembali ke akar fotografi dengan viewfinder canggih yang pernah ada di dunia. Dengan kecanggihan dari Hybrid Multi Viewfinder memungkinkan pengguna untuk beralih antara pilihan optikal maupun elektronik melalui tuas tunggal. Fitur rangefinder baru bisa dipilih dengan cara yang sama.

Electronic Rangefinder

Electronic Rangfinder (ERF) secara bersamaan menampilkan jendela EVF kecil pada viewfinder optik. Hal ini dapat ditampilkan dalam tiga cara yang berbeda, yaitu : 100% field of view, 2.5x pembesaran dan 6x pembesaran. Dengan kelebihan ini memungkinkan pengguna untuk memeriksa fokus, sudut pandang, exposure dan white balance secara real time, bahkan ketikan mengambil foto melalui OVF. Hal serupa juga bisa digunakan dengan MF Assist, MF yang tepat sangat mungkin dalam OVF mode.

Diopter Adjustment

Sistem viewfinder optik canggih semakin tampak nyata dalam kamera Fujifilm X-Pro2 terbaru. Desain jendela bidik optikal kini telah diperbaiki, memindahkan titik mata dari 14mm pada model sebelumnya menjadi 16mm. Sebuah tombol diopter koreksi juga disertakan, hal ini membuat jendela bidik akan semakin nyaman untuk digunakan.

Sistem fokus menggabungkan kecepatan dan akurasi AF dengan MF sederhana

Menonjolkan sbjek dari foto yang diambil. Untuk para fotografer, fokus merupakan pekerjaan yang sangat penting. Meskipun saat ini autofokus bereaksi lebih cepat daripada mata manusia, daya tarik dan tingkat kepercayaan pada manual fokus tidak pernah akan hilang karena memberi tantangan tersendiri kepada para fotografer. Operasi cincin manual fokus untuk memilih elemen tertentu dalam bingkai seringkali sangat penting, sedangkan kecepatan tidak selalu menjadi segalanya bagi seorang fotografer handal.

Review Harga Kamera Fujifilm X-Pro2 dan Spesifikasi

Fokus Lever

Fokus Lever memungkinkan pengguna untuk langsung mengubah area fokus. Berada di bagian belakang body kamera fokus lever dapat dipindahkan layaknya joystick di delapan arah untuk segera memindahkan area fokus. Dan sekarang, perubahan area fokus yang cepat bisa dilakukan, bahkan pada saat menyusun gambar. Hal ini tidak hanya tersedia untuk memindahkan titik autofokus selama mode AF, tetapi juga bisa digunakan selama mode MF untuk segera memindahkan area tampilan diperbesar bila menggunakan MF Assist.

Phase Detection area AF diperluas 7x7


Jumlah titik fokus yang dipilih telah diperluas dari 49 pada model kamera sebelumnya menjadi 77. Hal ini menjadi sekitar 40% dari luas pencitraan sekarang tercakup dengan cepat, fase deteksi AF pixel presisi, yang artinya kecepatan fokus saat memotret subjek yangbergerak telah meningkat secara dramatis.

Desain body memaksimalkan kepraktisan

Tidak ada satupun fotografer ingin melepas mata mereka dari jendela bidik dengan alasan takut kehilangan momen yang sempurna. Dengan dasar alasan tersebut, aspek desain utama telah terkonsentrasi pada sisi bagian kanan kamera. Pengaturan exposure utama yang tersedia pada dial untuk kontrol ujung jari secara cepat. Perubahan juga dapat dibuat saat kamera dimatikan, sehingga pengguna akan selalu siap untuk kesempatan foto berikutnya. Berkat kesederhanaan kamera Fujifilm X-Pro2, pengguna akan dengan mudah menciptakan karya yang menakjubkan.

kompensasi eksposure


Kompensasi eksposur begitu sering digunakan, kini kompensasi eksposur telah dibuat menjadi dual-purpose dial. Kompensasi up ± 3 stop di 1/3 langkah menjadi sangat mungkin bahkan dengan kamera yang sedang digunakan untuk membidik melalui jendela bidik, ini berkat dial bentuk knurled (menonjol). Tetapi jika posisi C dipilih, kompesasi hingga ± 5 stop mungkin menggunakan perintah dial bagian depan.

Dual-Fungsi ISO Dial

Kecepatan rana dan ISO kini telah digabungkan menjadi satu dial, yang tentunya akan mengingatkan pada penemuan pada kamera model film sebelumnya. Mengubah ISO dilakukan dengan mengangkat bagian terluar dari dial. Sekarang semua pengaturan exposure dapat dilakukan dengan cara mudah dan cepat.

Perintah dial depan untuk penanganan lebih nyaman


Fujifilm X-Pro2 memiliki perintah dial baru dibagian depan. Hal ini digunakan untuk mengatur kecepatan rana menengah yang tidak tersedia pada shutter speed dial pada saat pengambilan gambar manual atau Shutter Speed Priority Mode. Ini juga digunakan untuk menggeser kombinasi eksposur terprogram saat pengambilan gambar dalam mode program.

Body Magnesium

Dilapisi dengan cat semi gloss yang sama dengan X-Pro1, body mewah model ini terbuat dari magnesium alloy yang sangat kuat dan kokoh, selain itu bahan ini akan terasa nyaman, solid dan handal dalam pegangan tangan. Tombol dial terbuat dari aluminium dan dioperasikan dengan klik yang meyakinkan. Selain itu, Fujifilm X-Pro2 memiliki banyak prasyarat dari sebuah kamera profesional, termasuk tahan terhadap debu, tahan air dan kemampuan untuk bekerja pada suhu rendah, smua berkat 61 segel cuaca disekitar body. Dengan demikian pengguna dapat menembak gambar dengan penuh keyakinan tanpa takut dengan cuaca ekstrim.

1/8000 sec. Shutter Speed

Kamera baru Fujifilm ini telah dilengkapi dengan focal plane shutter yang membanggakan, dengan daya tahan 150.000 tembakan, kecepatan maksimum 1/8000 detik dan kecepatan sync flash 1/250 detik. Selanjutnya, kamera ini juga mencakup shutter elektronik dengan operasi benar-benar diam dan kecepatan maksimum 1/32000 detik, yang memungkinkan pengguna untuk memilih apertur maksimum bahkan dalam kondisi terang.

Movie Shooting

Frame rate bisa dipilih dari 60fps, 30fps, 35fps dan 24fps untuk film Full HD dan jua mendukung format film di seluruh dunia. Ha ini juga memungkinkan untuk mengubah pengaturan aperture, shutter speed, dan kompensasi eksposure saat pemotretan film. Sama seperti pada gambar diam, program, aperture priority, shutter priority dan mode manual dapat dipilih, juga mode simulasi film. Berbagai ekspresi dapat dinikmati seperti gaya dokumenter dengan Classic Chrome.

Aplikasi dan Konektivitas

Memanfaatkan dedikasi aplikasi baru 'Fujifilm Camera Remote', pengguna bisa melakukan fokus dan trigger release kamera menggunakan smartphone atau tablet. Aplikasi ini tidak hanya memungkinkan pengguna menyesuaikan fokus, tetapi juga bisa untuk mengontrol pengaturan seperti kecepatan rana, aperture, kompensasi exposure, dan sensitivitas ISO. Bahkan pengguna dapat menerapkan pengaturan lainnya seperti simulasi film, self timer dan flash, sementara sentuhan AF memungkinkan pengguna fokus dari ponsel atau tablet.

Fungsi lain dari 'Fujifilm Camera Remote' adalah untuk mentranfer secara nirkabel dengan cara mudah dari kamera ke smartphone atau tablet. Tanpa harus memasukkan ID atau password. Hanya dengan sentuhan tombol, pengguna bisa mentransfer gambar berkualitas tinggi ke ponsel atau tablet untuk siap di upload ke blog atau situs jejaring sosian favorit pengguna.

Konektivitas lain yang juga bisa digunakan dengan mudah dan sederhana adalah mentransfer secara otomatis dan menyimpan foto pada PC melalui Wi-Fi. Hanya dengan menghidupkan PC dan pilih PC AutoSave dari menu kamera untuk mentransfer dan menyimpan secara nirkable foto dan film ke PC di rumah.

Kamera ini sudah hadir di Indonesia dengan harga yang lumayan agak tinggi, mengingat berbagai pengembangan baru yang menempel pada kamera keren ini. Meski dibalut dengan body mungil namun harga tak semungil body kamera tersebut. Harga yang berlaku di Indonesia berada pada kisaran 23 jutaan. Siap untuk dunia fotografi modern? Segera siapkan kocek untuk kamera keren ini.

Spesifikasi Fujifilm X-Pro2

Model Name FUJIFILM X-Pro2
Number of effective pixels 24.3 millions pixels
Image sensor 23.6mm x 15.6mm(APS-C)X-Trans CMOS III with primary color filter.
Sensor Cleaning system
Ultra Sonic Vibration
Storage media SD memory card(up to 2GB) / SDHC memory card(up to 32GB) / SDXC memory card( to 256GB)
UHS-I/UHS-II(Only Slot 1)
File format Still image
JPEG (Exif Ver.2.3), RAW : 14bit RAW(RAF original format), RAW+JPEG (Design rule for Camera File system compliant / DPOF-compatible)
Movie
Movie File Format: MOD
Movie Video Compression: MPEG-4 AVC / H.264
Audio: Linear PCM/ Stereo sound 48KHz sampling
Number of recorded pixels L: (3:2) 6000 x 4000 / (16:9) 6000 x 3376 / (1:1) 4000 x 4000
M: (3:2) 4240 x 2832 / (16:9) 4240 x 2384 / (1:1) 2832 x 2832
S: (3:2) 3008 x 2000 / (16:9) 3008 x 1688 / (1:1) 2000 x 2000
Lens mount FUJIFILM X mount
Sensitivity AUTO1 / AUTO2 / AUTO3(up to ISO12800) / ISO200 to 12800(1/3 step)(Standard Output Sensitivity)
Extended output sensitivity : ISO100 / 25600 / 51200
Exposure control TTL 256-zone metering, Multi / Spot / Average / Center Weighted
Exposure mode P(Program AE) / A(Aperture Priority AE) / S(Shutter Speed Priority AE) / M(Manual Exposure)
Exposure compensation -5.0EV - +5.0EV, 1/3EV step
(movie recording : -2.0EV - +2.0EV)
Image Stabilizer Supported with OIS type lenses
Shutter speed Mechanical Shutter
4 sec. to 1/8000 sec.(P mode), 30 sec. to 1/8000 sec.(All modes)
Bulb mode(up to 60 min), TIME : 30 sec. to 1/8000 sec.
Electronic Shutter
1 sec. to 1/32000 sec.(P / A / S / M modes)
Bulb mode : 1 sec. fixed, TIME : 1 sec to 1/32000sec
Mechanical + Electronic Shutter
4 sec. to 1/32000 sec.(P mode), 30 sec. to 1/32000 sec.(All modes)
Bulb mode(up to 60 min), TIME : 30 sec. to 1/32000 sec.
Synchronized shutter speed for flash
1/250 sec. or slower
Continuous shooting Approx. 8.0 fps(JPEG : 83 frames Lossless compression RAW : 33 frames Uncompressed RAW : 27 frames)
Approx 3.0 fps(JPEG : endless Lossless Compression RAW : endless Uncompressed RAW : 36 frames)
* recordable frames depends on recording media
* Speed of continuous shooting depends on shooting environment and shooting frames
Auto bracketing AE Bracketing(±2EV / ±5/3EV / ±4/3EV / ±1EV / ±2/3EV / ±1/3EV)
Film simulation bracketing(Any 3 types of film simulation selectable)
Dynamic Range Bracketing (100% · 200% · 400%)
ISO sensitivity Bracketing (±1/3EV / ±2/3EV / ±1EV)
White Balance Bracketing (±1 / ±2 / ±3)
Focus mode
Single AF / Continuous AF / MF
type
Intelligent Hybrid AF (TTL contrast AF / TTL phase detection AF)
AF frame selection
Single point AF : EVF / LCD / OVF : 11x7/21x13(Changeable size of AF frame among 5 types),
Zone AF : 3x3 / 5x5 / 7x7 from 77 areas on 11x 7 grid,
Wide / Tracking AF : (up to 18 area) 
* AF-S : Wide
* AF-C : Tracking
White balance Automatic Scene recognition /
Custom1 to 3 / Color temperature selection(2500K - 10000K) /
Preset : Fine, Shade, Fluorescent light (Daylight), Fluorescent light (Warm White), Fluorescent light (Cool White), Incandescent light, Underwater
Self-timer 10 sec. / 2 sec. Delay
Interval timer shooting Yes (Setting : Interval, Number of shots, Startinng time)
Flash modes Red-eye removal OFF
Auto / Forced Flash / Slow Synchro / Suppressed Flash / Rear-curtain Synchro / Commander
Red-eye removal ON
Red-eye Reduction Auto / Red-eye Reduction & Forced Flash / Red-eye Reduction & Slow Synchro / Suppressed Flash / Red-eye Reduction & Rear-curtain Synchro / Commander
* Red-eye removal is active when Face Detection is set to ON.
Hot shoe Yes (Dedicated TTL Flash compatible)
Viewfinder OVF
Reverse Galilean viewfinder with electronic bright frame display
Coverage of frame area v.s. capturing area: approx.92% Magnifications approx x0.36 / x0.60
EVF
0.48-in TFT color viewfinder Approx 2.36 millions dots(4:3) Coverage of viewing area vs. capturing area : approx. 100%
Eyepoint : approx 16mm(from the rear end of the camera's eyepiece) Diopter adjustment : -4 to +2m-1
Magnification : 0.59x with 50 mm lens (35mm equivalent) at infinity and diopter set to -1.0m-1
Diagonal angle of view : approx 29.1°(Horizontal angle of view : approx 24.4°)
Built-in eye sensor
LCD monitor 3.0-inch, aspect ratio 3:2, approx 1.62 millions dots
Movie recording Full HD 1920x1080 60p / 50p / 30p / 25p / 24p up to 14 min.
HD 1280x720 60p / 50p / 30p / 25p / 24p up to 28 min
* Use a card with SD Speed Clas
Film Simulation mode 15 modes (PROVIA / Standard, Velvia / Vivid, ASTIA / Soft, CLASSIC CHROME, PRO Neg.Hi, PRO Neg.Std, Black& White, Black& White+Ye Filter, Black& White+R Filter, Black& White+GFilter, Sepia, ACROS, ACROS+Ye Filter, ACROS+R Filter, ACROS+G Filter)
Dynamic range setting AUTO, 100%, 200%, 400%
ISO restriction(DR100% : No limit, DR200% : ISO400 or more, DR400% : ISO800 ore more )
Advanced filter Toy camera / Miniature / Pop color / High-key / Low-key / Dynamic tone / Soft focus / Partial color (Red / Orange / Yellow / Green / Blue / Purple)
Wireless transmitter Standard
IEEE 802.11b / g / n (standard wireless protocol)
Encryption
WEP / WPA / WPA2 mixed mode
Access mode
Infrastructure
Wireless function Geotagging, Wireless communication (Image transfer), View & Obtain Images, Remote camera shooting, PC Autosave, instax printer print
Other functions Exif Print, PRINT Image Matching II, Language(35 languages including JP / EN), Time difference, exposure preview on LCD during Manual mode, EVF brightness, EVF color, LCD brightness, LCD color, Mode effect on monitor, Customize
Terminal Digital interface
USB 2.0 High-Speed / Micro USB
* connectable with Remote Release RR-90 (sold separately)
HDMI output
HDMI micro connector (Type D)
Others
Microphone / shutter release input: ø2.5mm, stereo mini connector
Hot shoe, Syncronized terminal *Mechanical release S1 button
Power supply NP-W126 Li-ion battery (included)
Dimensions 140.5mm (W) x 82.8mm (H) x 45.9mm (D) / 5.5in. (W) x 3.3in. (H) x 1.8in. (D)
(Minimum depth: 34.8mm / 1.4 in.)
Weight Approx. 495g / 15.7 oz. (including battery and memory card)
Approx. 445g / 17.5 oz. (excluding accessories, battery and memory card)
Operating Temperature -10°C - 40°C / +32°F - +104°F
Operating Humidity 10 - 80% (no condensation)
Battery life for still images Approx. 250 / 350 frames (EVF / OVF, When XF35mmF1.4 R is set)
Battery life for movies*4 single consecutive movie: approx. 110 min. (Face detection is set to OFF)
Starting up period Approx 0.4sec.
* Fujifilm research
Accessories included Li-ion battery NP-W126
Battery Charger BC-W126
Shoulder strap
Body cap
Strap clip
Protective cover
Clip attaching tool
Owner's manual
Warranty+D66

AneKamera - Sony kembali memperkenalkan kamera kompak dengan segudang fitur canggih yang sekaligus mnjadi generasi penerus kamera RX10 series. Kamera dengan lensa zoom yang mumpuni kembali akan menambah jajaran koleksi kamera Sony Cyber-shot. Kali ini kami akan memberikan review kamera Sony Cyber-shot DSC RX10 III, sebuah kamera yang cukup liar dan berbeda dari saudara pendahulunya. Meskipun harga yang diberikan lebih tinggi dari sebelumnya, namun produsen yakin bahwa para penggemarnya tidak akan mempermasalahkan harga yang diberikan dengan apa yang akan mereka dapatkan dari kamera baru nan canggih ini. Dijelaskan oleh produsen bahwasannya pengguna kamera ini akan rela merogoh kocek lebih banyak demi mendapatkan kinerja lensa yang lebih cepat, peningkatan kualitas video dan viewfinder elektronik. Dan untuk semua itu Sony RX10 III mampu mewakili nya dengan segudang teknologi dan fitur yang dibawanya.

Setahun sebelumnya kita tahu bahwa Sony mengeluarkan produk kamera pendahulunya yang kita kenal dengan nama Sony Cyber-shot DSC RX10 II. Pada tahun ini Sony merasa perlu menyempurnakan kamera tersebut dengan kamera yang baru dengan berbagai penyempurnaan yang bisa dibilang sangat signifikan. Pada RX10 III telah dilengkapi dengan prosesor gambar Bionz X terbaru, termasuk juga penyempurnaan fitur Lock-On (tracking) autofocus dan ukuran area autofokus yang disesuaikan. ntuk video shooting kamera ini menggabungkan bitrate tinggi hingga 50Mbps XAVC S codex selain yang sudah ada sebelumnya AVCHD dan MP4 codec. 
Untuk melihat lebih jauh bagaimana kualitas dan kinerja kamera baru milik Sony ini, mari kita kaji lebih jauh lagi apa yang ditawarkan oleh Sony Cyber-shot DSC RX10 III. Berikut penjelasannya.

Review Harga Kamera Sony Cyber-shot DSC RX10 III dan Spesifikasi

Sensor dan prosesor gambar

RX10 III merupakan kamera zoom ingkat tinggi yang dilengkapi dengan 1.0 type stacked 20.1 Megapixel sensor Exmor RS CMOS dengan chip DRAM dan advanced signal processing, bersama dengan prosesor gambar BIONZ X yang canggih. Komponen-komponen tersebut bekerjasama untuk memberikan kualitas gambar yang mungkin bisa dikatakan yang tertinggi sepanjang seluruh rentang zoom dari lensa 245-600mm. Selain itu komponen-komponen tersebut juga bertanggung jawab untuk menonjolkan fitur kaliber profesional, termasuk 40x super slow motion dalam menangkap gerakan video hingga 960fps, ultra-fast Anti-Distortion Shutter dengan kecepatan maksimum mencapai 1/32000 detik, dan resolusi tinggi 4K shooting film.

Lensa ZEISS® Vario-Sonnar T* 24-600mm F2.4 – F4
Sangat mengesankan lensa 24-600mm ZEISS® Vario-Sonnar T* yang terpasang pada kamera Sony RX10 III. Lensa ini memiliki aperture maksimum F2.3-F4.0, akan mampu membantu mencapai kualitas gambar yang luar biasa di seluruh rentang zoom hingga ultra tele. Hal ini sekaligus membedakan dari kamera dengan lensa high-zoom lain yang berjuang dangan mengumpulkan cahaya di focal length. Unit aperture sendiri memiliki nine blades yang dirancang untuk membuat lingkaran yang dekat dengan F2.4-F11 range. Hal ini memungkinkan penembak untuk membuat konten dengan bokeh yang indah, di mana subjek menonjol dengan latar belakang lembut defocused.

Secara total, lensa extended zoom dilengkapi dengan delapan elemen ED glass, termasuk di dalamnya satu elemen ED glass super, lima elemen ED glass dan dua lensa ED aspherical. Elemen-elemen tersebut bekerja bersama untuk meminimalisir chromatic abberation dan memberikan kontras tinggi serta kualitas gambar yang ultra tajam. Lensa ini juga memiliki ZEISS® T* Coating yang berguna untuk meminimalkan flare dan ghosting sekaligus memberikan keakuratan tinggi, serta mampu mereproduksi warna dengan sangat baik.

Lensa baru yang digunakan pada kamera RX10 III ini telah built-in stabilization Optical SteadyShot yang turut membantu untuk mengurangi guncangan kamera dan gambar kabur, khususnya saat melakukan pengambilan gambar pada focal length lebih panjang. Saat aktif, OSS setera dengan menembak pada kecepatan rana 4,5 berhenti lebih cepat dari setting kamera. Selain itu dengan jarak fokus minimum 72cm (2,36ft) dan 0.49x pembesaran maksimum pada perpanjangan penuh 600mm, lensa baru ini mampu menghasilkan gambar tele-makro dengan detail luar biasa.

Kualitas gambar detail tinggi

Sony RX10 III memiliki back-illuminated 20.1 Megapixel sensor 1.0 type stacked CMOS dan mesin pengolahan gambar BIONZ X yang memungkinkan kamera untuk mencapai berbagai macam sensitivitas ISO 64 hingga ISO 12800 dan menghasilkan gambar dengan noise rendah, bahkan pada pengaturan sensitivitas yang lebih tinggi.

Selain itu bagian belakang sensor memiliki chip DRAM yang memberi kemungkinan untuk membaca dan memproses data volume besar dengan sangat cepat, dengan demikian memungkinkan kamera untuk merekam video gerak super lambat hingga 960fps. Kekuatan chip DRAM juga memungkinkan RX10 III untuk menembak terus menerus hingga 14fps dengan minimal balckout.

Dengan kecepatan shutter mencapai 1/32000 detik, shutter elektronik pada RX10 III mampu meminimalkan distorsi gambar pada kecepatan rana yang lebih cepat. Kamera ini juga menawarkan silent shooting pada seua pengaturan dan kecepatan, memastikan bahwa semua konten dapat ditangkap dengan tenang tanpa mengganggu subjek. Ini merupakan fitur yang kuat jika dikombinasikan dengan lensa zoom luas.

Merekam video 4K kualitas tinggi
Model Sony RX10 III menjadi kamera terbaru dan yang paling serbaguna dari jajaran kamera Sony Cyber-shot RX series. Kamera ini menawarkan keuntungan dari 4K (QFHD memanfaatkan 3840x2160) perekaman film berkat lensa zoom panjang 24-600mm. Hal ini memberikan angin segar kepada videografer untuk mendapatkan kemewahan menembak 4K video berkualitas tinggi dari jarak yang ekstrim.

Dalam modus video 4K, kamera RX10 III memanfaatkan pembacaan pixel penuh tanpa binning pixel, dan mampu menangkap informasi sekitar 1.7x lebih dari yang diperlukan untuk output video 4K untuk meningkatkan detail gambar dan meminimalisir moiré dan jaggies. Ini akan mencapai hasil kualitas tinggi melalui penggunaan XAVC S codec, yang mencatat video dengan kecepatan data yang tinggi hingga 100Mbps selama 4K recording dan hingga 50Mbps selama perekaman video Full HD.

Kamera baru ini juga memiliki berbagai fitur video kaliber profesinal lainnya, termasuk Picture Profile, S-Log2/S-gamut, Gamma Display Assist, Time Code dan banyak lagi. Selain itu ada masukkan untuk mikrofon eksternal dan output untuk pemantauan headphone.

Super Slow Motion Video Recording

RX10 III juga memiliki kemampuan untuk merekam video super slow-motion hingga 40 kali lebih lambat dari tingkat standar. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menangkap dan memutar ulang momen singkat aksi dengan detail yang luar biasa, seta resolusi dan kejelasan tinggi. Dalam pengaturan HFR (High Frame Rate/Frame Rate Tinggi), RX10 III menawarkan pilihan untuk memilih antara 960fps, 480fps dan 240fps frame rate dan antara 60p, 30p dan 24p format pemutaran dengan pilihan untuk menggunakan tombol rekam film sebagai "start trigger" untuk mulai merekam atau 'end trigger' untuk merekam rekaman hingga tombol ditekan.

Autofokus kecepatan tinggi

Kamera baru Sony RX10 III ini juga dilengkapi dengan sistem autofokus yang sangat mengesankan dengan adanya deteksi obyek spasial. Hal ini memungkinkan kamera untuk mendetaksi dan memprediksi gerakan subjek sebelum tombol shutter ditekan, dengan demikian membantu kamera mencapai respon AF sangat cepat dan efisien keika shutter setengah ditekan, dengan demikian memungkinkan kamera megunci subyek dalam waktu 0,09 detik. Ini merupakan salah satu teknologi menarik, terutama ketika dipasangkan dengan lensa serbaguna berkemampuan 25x zoom dengan jangkauan hingga 600mm.

Ergonomik dan design

Kamera RX10 III ini dijejali sejumlah upgrade mumpuni dibandingkan dengan yang ada pada model RX10 yang sebelumnya, termasuk cincin triple lensa untuk mengarahkan fokus, zoom dan aperture dengan kontrol yang tepat. Bentuk pegangan tangan juga telah dioptimalkan untuk pembesaran tingkat tinggi, lensa dengan large-aperture untuk meningkatkan stabilitas ketika memegang kamera di eye level. Terdapat juga tombol hold focus pada lensa barrel yang memungkinkan fokus dan dapat dengan mudah terkunci pada subyek, sementara penembak me-reframe gambar.

Fitur terbaru high-contrast XGA OLED Tru-Finder dengan resolusi sekitar 2.35 juta dot, memastikan pratinjau true-to-life dan fungsi pemutaran. Kamera ini juga tahan debu dan kelembaban serta memiliki konektivitas Wi-FI dan NFC yang kompatibel. Konektivitas ini memberikan kemampuan untuk terhubung dengan aplikasi Sony PlayMemories.

Harga dan Ketersediaan

Kamera Sony Cyber-shot DSC RX10 III dengan extended zoom lens diperkirakan akan tersedian pada bulan Mei 2016 dengan kisaran harga $ 1500 di Amerika atau sekitar 19,8 juta. Sedangkan untuk informasi harga di Indonesia hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut. Jadi bagi anda yang tertarik segera sisihkan dana anda dengan kisaran harga yang tertera.Unuk melihat harga kamera Sony lebih lengkap kunjungi juga Daftar Harga Kamera Sony Terbaru. Berikut nya untuk melihat teknologi dan fitur yang ditawarkan simak spesifikasinya di bawah ini.

Spesifikasi Sony Cyber-shot DSC RX10 III
Body type
Body type SLR-like (bridge)
Body material Magnesium alloy, composite
Sensor
Max resolution 5472 x 3648
Other resolutions 4864 x 3648, 5472 x 3080, 3648 x 3648, 3648 x 2736, 3648 x 2592, 3648 x 2056, 2544 x 2544, 2736 x 1824, 2592 x 1944, 2720 x 1528, 1920 x 1920, 640 x 480
Image ratio w:h 1:1, 4:3, 3:2, 16:9
Effective pixels 20 megapixels
Sensor photo detectors 21 megapixels
Sensor size 1″ (13.2 x 8.8 mm)
Sensor size notes Stacked CMOS sensor
Sensor type BSI-CMOS
Processor Bionz X
Color space sRGB, AdobeRGB
Color filter array Primary color filter
Image
ISO Auto, 100 - 12800 (expands to 64-25600)
Boosted ISO (minimum) 64
Boosted ISO (maximum) 25600
White balance presets 9
Custom white balance Yes
Image stabilization Optical
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Extra fine, standard, fine
File format JPEG (DCF 2.0, EXIF 2.3)
Raw (Sony ARW 2.3)
Optics & Focus
Focal length (equiv.) 24–600 mm
Optical zoom 25×
Maximum aperture F2.4–4
Autofocus Contrast Detect (sensor)
Multi-area
Center
Selective single-point
Tracking
Single
Continuous
Face Detection
Live View
Autofocus assist lamp Yes
Digital zoom Yes (4X)
Manual focus Yes
Normal focus range 3 cm (1.18″)
Macro focus range 3 cm (1.18″)
Number of focus points 25
Screen / viewfinder
Articulated LCD Tilting
Screen size 3″
Screen dots 1,228,800
Touch screen No
Screen type TFT LCD
Live view Yes
Viewfinder type Electronic
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 0.7×
Viewfinder resolution 2,359,296
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/2000 sec
Maximum shutter speed (electronic) 1/32000 sec
Exposure modes Auto
Program auto
Aperture priority
Shutter priority
Manual
Scene modes Portrait
Sports Action
Macro
Landscape
Sunset
Night Scene
Handheld Twilight
Night Portrait
Anti Motion Blur
Built-in flash Yes
Flash range 10.80 m (at Auto ISO)
External flash Yes (Multi-interface shoe)
Flash modes Auto, fill-flash, slow sync, rear sync, off
Drive modes Single-shot
Continuous
Speed priority continuous
Self-timer
AE/WB/DRO Bracketing (single, continuous)
Continuous drive 14.0 fps
Self-timer Yes (2 or 10 sec, continuous)
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Exposure compensation ±3 (at 1/3 EV steps)
WB Bracketing Yes
Videography features
Resolutions 3840 x 2160 (30p, 25p, 24p), 1920 x 1080 (60p, 60i, 24p) ,1440 x 1080 (30p), 640 x 480 (30p)
Format MPEG-4, AVCHD, XAVC S
Videography notes High speed modes at 240, 480, 960 fps
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD/SDHC/SDXC, Memory Stick Duo/Pro Duo/Pro-HG Duo
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (micro-HDMI with 4K still and uncompressed HDMI output)
Microphone port Yes
Headphone port Yes
Wireless Built-In
Wireless notes 802.11b/g/n with NFC
Remote control Yes (via smartphone)
Physical
Environmentally sealed Yes
Battery Battery Pack
Battery description NP-FW50 lithium-ion battery and charger
Battery Life (CIPA) 420
Weight (inc. batteries) 1051 g (2.32 lb / 37.07 oz)
Dimensions 133 x 94 x 127 mm (5.24 x 3.7 x 5″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording No
GPS None
 
AneKamera - Nikon sebagai raja kamera digital mulai memasuki dunia fotografi baru dengan meluncurkan tiga kamera kompak premium Nikon DL series. Ketiga kamera Nikon terbaru tersebut antara lain adalah sebagai berikut Nikon DL18-50, Nikon DL24-85 serta Nikon DL24-500. Ketiga kamera kompak premium ini masing-masing memiliki kemampuan yang tangguh dalam mengambil gambar menakjubkan, ketiga nya mampu mengcover semua rentang panjang fokus dari wide angle hingga telephoto. Nikon DL series berbagai sensor yang sama, image processor, autofocus system serta dukungan video 4K UHD dengan keluaran HDMI yang jernih. Sedangkan untuk sisi desain ketiga kamera ini mengikuti desain kamera mirrorless yang sudah begitu dikenal dengan nama Nikon 1.

Ketiga kamera baru untuk seri DL ini menggunakan sensor (CX-format) BSI CMOS berukuran 1 inch dengan mengusung resolusi yang sama yiatu 20.8 Megapixel. Sensor dari ketiga kamera ini merupakan sensor yang sejenis dengan yang digunakan pada kamera mirrorless Nikon 1 J5. Sedangkan untuk mesin pengolah gambar atau image processor menggunakan yang paling baru yang disebut sebagai EXPEED 6A. Dengan berbagai perlengkapan tersebut ketiga kamera memberikan kemungkinan untuk mengambil foto sampai ISO 12800 serta mampu merekam video 4K UHD pada 30p. Yang juga tak kalah canggih, sebagai kamera kompak premium, ketiga kamera ini menggunakan teknologi Dual Detect VR yang dikombinasikan dengan data sensor dan obyek untuk mengurangi efek dari goyangan. Lensa untuk ketiga kamera tersebut memiliki lapisan flour yang berfungsi untuk menjaga kelembaban dan sekaligus sebagai anti minyak.

Kamera kompak premium yang diluncurkan oleh Nikon memiliki layar OLED berukuran 3-inch dengan fitur layar sentuh untuk pengoperasian kamera. Kedua dari tiga kamera DL series memiliki layar yang bisa dimiringkan, yaitu untuk Nikon DL18-50 dan DL24-85, sedangkan kamera Nikon DL24-500 menggunakan layar fully articulating. Sebagai generasi kamera baru digital kompak premium, kamera-kamera ini sudah mengusung Wi-Fi dengan NFC, juga telah ditambahkan teknologi SnapBridge Nikon yang dengan dihubungkan melalui Bluetooth untuk selalu terhubung antara kamera atau smartphone, memungkinkan agar tidak perlu melakukan re-pair lagi. Baterai yang digunakan untuk ketiga kamera Nikon DL series ini mampu digunakan untuk 290 tembakan/charge menurut standar CIPA.

Berbeda dengan jenis kamera dengan sensor 1 inch yang lain, kamera DL series ini memiliki salah satu fitur yang lain dari jenis kamera yang sama yaitu Hybris AF system, yang mengkombinasikan 105 phase deteksi dengan 171 poin deteksi kontras. Dengan sistem AF handal ini memberikan kemungknan untuk kamera menembak AF terus menerus dengan kecepatan 20 frame per detik, yang sejauh ini menjadi yang terbaik di kelasnya. Jika pengguna menginginkan hanya menggunakan single AF, kamera DL series memiliki kecepatan menembak lebih cepat hingga 60 frame per detik.

Nikon DL series dengan tiga anggotanya menempatkan kontrol kreatif bagi setiap pengguna dan semua bisa dioperasikan dengan mudah layaknya desain kontrol dan menu kamera DSLR Nikon. Seri DL juga telah mendukung pengambilan gambar RAW (NEF), kontrol penuh PSAM manual dan lebih dari 20 pilihan kreatif yang telah ditetapkan, yang bisa digunakan untuk foto maupun video (termasuk di dalamnya Pictur Control, Creative Mode dan Multiple Exposure Lighten) untuk membantu memberi tantangan bagi pengguna untuk memperluas cakrawala dunia fotografi.

Kemampuan merekam video dengan kualitas 4K UHD pada kamera kompak merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Nikon melalui DL series. Katiga kamera mampu merekam video 3840x2160 pada 30p, artinya kamera memberikan kepada pengguna kemampuan untuk menangkap video yang sangat menakjubkan dengan detail yang luar biasa, semua bisa dilakukan dengan sebuah kamera kompak. Fotografer multimedia akan memiliki perintah yang bebas atas visi kreatif mereka dengan kemampuan untuk memanfaatkan mode eksposur PSAM yang dipilih saat perekaman. Di samping itu fitur film populer seperti HDMI output untuk perekaman eksternal, slow motion 1200 fps, dan kemampuan untuk mengambil foto dari video. Fungsi video kreatif yang lain juga tersedia, antara lain Full HD Movie, HD Movie, Motion Snapshot, Slow Motion, 4-second movie, Time-lapse movie, Superlapse movie dan Jump cut.

Untuk mengetahui masing-masing karakter dari ketiga kamera Nikon DL series silahkan anda simak penjelasan singkatnya di bawah ini.

Nikon DL24-48
Nikon Luncurkan Tiga Kamera Premium Compact Nikon DL Series

Kamera ini cocok untuk perjalanan, potret dan fotografi umum. DL 24-85 menawarkan kekuatan pencitraan berukuran kompak dengan rentang fokal 24-85mm begitu cepat dan serbaguna. Kamera ini kompatibel dengan 40.5mm ulir filter, lensa NIKKOR baru dirancang (11 elemen dalam 9 kelompok) dilengkapi dengan jangkauan 3.6x zoom (7x dengan Dynamic Fine Zoom) dan lebar f/1,8-2.8 aperture, memberdayakan pengguna untuk menangkap berbagai subjek dengan detail yang luar biasa dan bokeh alami, bahkan dalam kondisi rendah cahaya. Lensa yang digunakan tanpa filter ND dan Nano Crystal Coating. Fitur lain yang menonjol adalah kemampuan untuk mengambil foto dengan ukuran sebenarnya  yaitu foto makro 1:1, dengan jarak fokus minimal 3cm. DL24-85 juga menawarkan fitur DUal Detect Optical VR, bracketin dan layar sentuh OLED yang bisa dimiringkan untuk membuat foto dengan sudut kreatif dengan cara mudah.

Nikon DL18-50

Nikon Luncurkan Tiga Kamera Premium Compact Nikon DL Series

Sangat cocok untuk fotografi landscape dan arsitektur. Dengan pilihan ultra-wide angle DL, DL18-50 memberikan solusi yang sesuai dengan mudah ke dalam saku para pengguna. Mulai di 18mm wide dan diperluas ke 50mm (2.8x zoom, 5,5x dengan Dynamic Fine Zoom) kamera sport dengan kekuatan lensa NIKKOR wide f/1.8-2.8 aperture yang lebih mudah dari sebelumnya untuk membuat bokeh alami. Lensa ini kompatibel dengan filter 46mm serta n=mengusung fitur Nikon Nano Crystal Coat untuk membantu mengurangi ghosting dan flare.

Lensa yang digunakan memiliki 7 blade aperture serta memiliki kecepatan shutter yang sangat tinggi mencapai 1/1600 detik. Di samping itu dengan adanya built-in koreksi perspektif pengguna bisa mengambil keuntungan untuk digunaakan pada pengambilan gambar arsitektur. Kamera DL18-50 ini memiliki kontrol penuh bagi para penggunanya antara lain adnya dukungan RAW, layar monitor yang bisa dimiringkan serta dukungan video 4K UHD di 30p. Untuk melengkapi kamera DL18-50 dan DL24-85, Nikon merancang viewfinder elektronik (EVF) DF-E1 dengan resolusi 2.358k-dot.

Nikon DL24-500
Kamera Premium Compact Nikon DL Series

DL24-500 menawarkan kemampuan zoom terpanjang kepada pengguna dibaning dengan dua kamera sebelumnya. Panjang fokal sangat luar biasa mencapai 500mm dan 21x optical zoom (42x dengan Dynamic Fine Zoom). Kamera yang satu ini mengabungkan kekuatan sensor 1 inch baru Nikon dengan lensa NIKKOR super-zoom yang sangat mengesankan. Kamera ini sangat cocok bagi para pengguna yang mencintai dunia satwa liar maupun konser. Menawarkan aperture f/2.8-5.6, lensa ini mengintegrasikan teknologi NIKKOR terbaru untuk membuat gambar yang menakjubkan dan blur background bahkan dari tempat yang jauh sekalipun.

DL24-500 juga memiliki fitur Dual Detect Optical VR, sangat berguna saat pengambilan gambar pada focal length yang sangat panjang atau tanpa menggunakan tripod, built-in viewfinder elektronik (EVF) dengan layar OLED 2.359k-dot, sensor mata dan layar OLED vari-angle 1.037k-dot juga membant pengguna dalam melakukan fotografi yang kreatif.

Kamera Nikon DL series ini akan tersedia pada pertengahan tahun ini dengan harga yang bervariasi, masing-masing $646.95 untuk DL24-85, $846.95 untuk DL18-50 dan $996.95 untuk DL24-500. Untuk melihat lebih dalam mengenai ketiga kamera kompak premium ini anda bia meyimak spesifikasi lengkapnya dibawah ini. Untuk harga kamera Nikon kunjungi Daftar Harga Kamera Nikon Terbaru. 

Spesifikasi Nikon DL Series

Spec Nikon DL24-500 Nikon DL25-85 Nikon DL18-50
Body type
Body type Large sensor compact Large sensor compact Large sensor compact
Sensor
Max resolution 5584 x 3712 5584 x 3712 5584 x 3712
Image ratio w:h 03.02 03.02 03.02
Effective pixels 21 megapixels 21 megapixels 21 megapixels
Sensor photo detectors 23 megapixels 23 megapixels 23 megapixels
Sensor size 1″ (13.2 x 8.8 mm) 1″ (13.2 x 8.8 mm) 1″ (13.2 x 8.8 mm)
Sensor type BSI-CMOS BSI-CMOS BSI-CMOS
Processor Expeed 6A Expeed 6A Expeed 6A
Image
ISO Auto, 100-12800 Auto, 100-12800 Auto, 100-12800
White balance presets 7 7 7
Custom white balance Yes Yes Yes
Image stabilization Optical Optical Optical
Uncompressed format RAW RAW RAW
Optics & Focus
Focal length (equiv.) 24–500 mm 24–85 mm 18–50 mm
Optical zoom 20.8× 3.5× 2.8×
Maximum aperture F2.8 - F5.6 F1.8 - F2.8 F1.8 - F2.8
Autofocus Contrast Detect (sensor) Contrast Detect (sensor) Contrast Detect (sensor)
Phase Detect Phase Detect Phase Detect
Multi-area Multi-area Multi-area
Center Center Center
Selective single-point Selective single-point Selective single-point
Tracking Tracking Tracking
Single Single Single
Continuous Continuous Continuous
Touch Touch Touch
Face Detection Face Detection Face Detection
Live View Live View Live View
Digital zoom Yes (4x) Yes (4x) Yes (4x)
Manual focus Yes Yes Yes
Normal focus range 30 cm (11.81″) 30 cm (11.81″) 15 cm (5.91″)
Macro focus range 1 cm (0.39″) 3 cm (1.18″) 3 cm (1.18″)
Number of focus points 171 171 171
Screen / viewfinder
Articulated LCD Fully articulated Tilting Tilting
Screen size 3″ 3″ 3″
Screen dots 1,037,000 1,037,000 1,037,000
Touch screen Yes Yes Yes
Screen type OLED OLED OLED
Live view Yes Yes Yes
Viewfinder type Electronic (optional) Electronic (optional) Electronic (optional)
Viewfinder coverage 97%

Viewfinder resolution 2,359,000

Photography features
Minimum shutter speed 30 sec 30 sec 30 sec
Maximum shutter speed 1/2000 sec 1/1600 sec 1/2000 sec
Maximum shutter speed (electronic) 1/16000 sec 1/16000 sec 1/16000 sec
Aperture priority Yes Yes Yes
Shutter priority Yes Yes Yes
Manual exposure mode Yes Yes Yes
Subject / scene modes Yes Yes Yes
Built-in flash Yes Yes No
Flash range 10.00 m (at ISO 100) 5.00 m (at ISO 100)
External flash Yes (via hot shoe) Yes (via hot shoe) Yes (via hot shoe)
Continuous drive 60.0 fps 60.0 fps 60.0 fps
Self-timer Yes (2 or 10 secs) Yes (2 or 10 secs) Yes (2 or 10 secs)
Metering modes Multi Multi Multi
Center-weighted Center-weighted Center-weighted
Spot Spot Spot
Exposure compensation ±5 (at 1/3 EV, 1 EV steps) ±5 (at 1/3 EV, 1 EV steps) ±5 (at 1/3 EV, 1 EV steps)
Videography features
Resolutions 3840 x 2160 (30p, 25p), 1920 x 1080 (60p, 50p, 30p, 25p), 1280 x 720 (60p, 50p, 30p, 25p) 3840 x 2160 (30p, 25p), 1920 x 1080 (60p, 50p, 30p, 25p), 1280 x 720 (60p, 50p, 30p, 25p) 3840 x 2160 (30p, 25p), 1920 x 1080 (60p, 50p, 30p, 25p), 1280 x 720 (60p, 50p, 30p, 25p)
Format MPEG-4, H.264 MPEG-4, H.264 MPEG-4, H.264
Videography notes Slow motion: 1080/120p, 720/240p, 800 x 296 (400p), 400 x 144 (1200p) Slow motion: 1080/120p, 720/240p, 800 x 296 (400p), 400 x 144 (1200p) Slow motion: 1080/120p, 720/240p, 800 x 296 (400p), 400 x 144 (1200p)
Microphone Stereo Stereo Stereo
Speaker Mono Mono Mono
Storage
Storage types SD/SDHC/SDXC SD/SDHC/SDXC SD/SDHC/SDXC
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec) USB 2.0 (480 Mbit/sec) USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (micro-HDMI) Yes (micro-HDMI) Yes (micro-HDMI)
Microphone port Yes No No
Headphone port No No No
Wireless Built-In Built-In Built-In
Wireless notes Wi-Fi with NFC and constant connection via Bluetooth Wi-Fi with NFC and constant connection via Bluetooth Wi-Fi with NFC and constant connection via Bluetooth
Remote control Yes (via smartphone) Yes (via smartphone) Yes (via smartphone)
Physical
Battery Battery Pack Battery Pack Battery Pack
Battery description EN-EL20A lithium-ion battery & charger EN-EL24 lithium-ion battery & charger EN-EL24 lithium-ion battery & charger
Battery Life (CIPA) 290 290 290
Weight (inc. batteries) 780 g (1.72 lb / 27.51 oz) 350 g (0.77 lb / 12.35 oz) 365 g (0.80 lb / 12.87 oz)
Dimensions 123 x 90 x 139 mm (4.84 x 3.54 x 5.47″) 105 x 61 x 50 mm (4.13 x 2.4 x 1.97″) 106 x 63 x 58 mm (4.17 x 2.48 x 2.28″)
Other features
Orientation sensor Yes Yes Yes
Timelapse recording Yes (video) Yes (video) Yes (video)
GPS None None None
Diberdayakan oleh Blogger.

Item Promo dari :