Tampilkan postingan dengan label 20MP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 20MP. Tampilkan semua postingan
AneKamera - Sony kembali memperkenalkan kamera kompak dengan segudang fitur canggih yang sekaligus mnjadi generasi penerus kamera RX10 series. Kamera dengan lensa zoom yang mumpuni kembali akan menambah jajaran koleksi kamera Sony Cyber-shot. Kali ini kami akan memberikan review kamera Sony Cyber-shot DSC RX10 III, sebuah kamera yang cukup liar dan berbeda dari saudara pendahulunya. Meskipun harga yang diberikan lebih tinggi dari sebelumnya, namun produsen yakin bahwa para penggemarnya tidak akan mempermasalahkan harga yang diberikan dengan apa yang akan mereka dapatkan dari kamera baru nan canggih ini. Dijelaskan oleh produsen bahwasannya pengguna kamera ini akan rela merogoh kocek lebih banyak demi mendapatkan kinerja lensa yang lebih cepat, peningkatan kualitas video dan viewfinder elektronik. Dan untuk semua itu Sony RX10 III mampu mewakili nya dengan segudang teknologi dan fitur yang dibawanya.

Setahun sebelumnya kita tahu bahwa Sony mengeluarkan produk kamera pendahulunya yang kita kenal dengan nama Sony Cyber-shot DSC RX10 II. Pada tahun ini Sony merasa perlu menyempurnakan kamera tersebut dengan kamera yang baru dengan berbagai penyempurnaan yang bisa dibilang sangat signifikan. Pada RX10 III telah dilengkapi dengan prosesor gambar Bionz X terbaru, termasuk juga penyempurnaan fitur Lock-On (tracking) autofocus dan ukuran area autofokus yang disesuaikan. ntuk video shooting kamera ini menggabungkan bitrate tinggi hingga 50Mbps XAVC S codex selain yang sudah ada sebelumnya AVCHD dan MP4 codec. 
Untuk melihat lebih jauh bagaimana kualitas dan kinerja kamera baru milik Sony ini, mari kita kaji lebih jauh lagi apa yang ditawarkan oleh Sony Cyber-shot DSC RX10 III. Berikut penjelasannya.

Review Harga Kamera Sony Cyber-shot DSC RX10 III dan Spesifikasi

Sensor dan prosesor gambar

RX10 III merupakan kamera zoom ingkat tinggi yang dilengkapi dengan 1.0 type stacked 20.1 Megapixel sensor Exmor RS CMOS dengan chip DRAM dan advanced signal processing, bersama dengan prosesor gambar BIONZ X yang canggih. Komponen-komponen tersebut bekerjasama untuk memberikan kualitas gambar yang mungkin bisa dikatakan yang tertinggi sepanjang seluruh rentang zoom dari lensa 245-600mm. Selain itu komponen-komponen tersebut juga bertanggung jawab untuk menonjolkan fitur kaliber profesional, termasuk 40x super slow motion dalam menangkap gerakan video hingga 960fps, ultra-fast Anti-Distortion Shutter dengan kecepatan maksimum mencapai 1/32000 detik, dan resolusi tinggi 4K shooting film.

Lensa ZEISS® Vario-Sonnar T* 24-600mm F2.4 – F4
Sangat mengesankan lensa 24-600mm ZEISS® Vario-Sonnar T* yang terpasang pada kamera Sony RX10 III. Lensa ini memiliki aperture maksimum F2.3-F4.0, akan mampu membantu mencapai kualitas gambar yang luar biasa di seluruh rentang zoom hingga ultra tele. Hal ini sekaligus membedakan dari kamera dengan lensa high-zoom lain yang berjuang dangan mengumpulkan cahaya di focal length. Unit aperture sendiri memiliki nine blades yang dirancang untuk membuat lingkaran yang dekat dengan F2.4-F11 range. Hal ini memungkinkan penembak untuk membuat konten dengan bokeh yang indah, di mana subjek menonjol dengan latar belakang lembut defocused.

Secara total, lensa extended zoom dilengkapi dengan delapan elemen ED glass, termasuk di dalamnya satu elemen ED glass super, lima elemen ED glass dan dua lensa ED aspherical. Elemen-elemen tersebut bekerja bersama untuk meminimalisir chromatic abberation dan memberikan kontras tinggi serta kualitas gambar yang ultra tajam. Lensa ini juga memiliki ZEISS® T* Coating yang berguna untuk meminimalkan flare dan ghosting sekaligus memberikan keakuratan tinggi, serta mampu mereproduksi warna dengan sangat baik.

Lensa baru yang digunakan pada kamera RX10 III ini telah built-in stabilization Optical SteadyShot yang turut membantu untuk mengurangi guncangan kamera dan gambar kabur, khususnya saat melakukan pengambilan gambar pada focal length lebih panjang. Saat aktif, OSS setera dengan menembak pada kecepatan rana 4,5 berhenti lebih cepat dari setting kamera. Selain itu dengan jarak fokus minimum 72cm (2,36ft) dan 0.49x pembesaran maksimum pada perpanjangan penuh 600mm, lensa baru ini mampu menghasilkan gambar tele-makro dengan detail luar biasa.

Kualitas gambar detail tinggi

Sony RX10 III memiliki back-illuminated 20.1 Megapixel sensor 1.0 type stacked CMOS dan mesin pengolahan gambar BIONZ X yang memungkinkan kamera untuk mencapai berbagai macam sensitivitas ISO 64 hingga ISO 12800 dan menghasilkan gambar dengan noise rendah, bahkan pada pengaturan sensitivitas yang lebih tinggi.

Selain itu bagian belakang sensor memiliki chip DRAM yang memberi kemungkinan untuk membaca dan memproses data volume besar dengan sangat cepat, dengan demikian memungkinkan kamera untuk merekam video gerak super lambat hingga 960fps. Kekuatan chip DRAM juga memungkinkan RX10 III untuk menembak terus menerus hingga 14fps dengan minimal balckout.

Dengan kecepatan shutter mencapai 1/32000 detik, shutter elektronik pada RX10 III mampu meminimalkan distorsi gambar pada kecepatan rana yang lebih cepat. Kamera ini juga menawarkan silent shooting pada seua pengaturan dan kecepatan, memastikan bahwa semua konten dapat ditangkap dengan tenang tanpa mengganggu subjek. Ini merupakan fitur yang kuat jika dikombinasikan dengan lensa zoom luas.

Merekam video 4K kualitas tinggi
Model Sony RX10 III menjadi kamera terbaru dan yang paling serbaguna dari jajaran kamera Sony Cyber-shot RX series. Kamera ini menawarkan keuntungan dari 4K (QFHD memanfaatkan 3840x2160) perekaman film berkat lensa zoom panjang 24-600mm. Hal ini memberikan angin segar kepada videografer untuk mendapatkan kemewahan menembak 4K video berkualitas tinggi dari jarak yang ekstrim.

Dalam modus video 4K, kamera RX10 III memanfaatkan pembacaan pixel penuh tanpa binning pixel, dan mampu menangkap informasi sekitar 1.7x lebih dari yang diperlukan untuk output video 4K untuk meningkatkan detail gambar dan meminimalisir moiré dan jaggies. Ini akan mencapai hasil kualitas tinggi melalui penggunaan XAVC S codec, yang mencatat video dengan kecepatan data yang tinggi hingga 100Mbps selama 4K recording dan hingga 50Mbps selama perekaman video Full HD.

Kamera baru ini juga memiliki berbagai fitur video kaliber profesinal lainnya, termasuk Picture Profile, S-Log2/S-gamut, Gamma Display Assist, Time Code dan banyak lagi. Selain itu ada masukkan untuk mikrofon eksternal dan output untuk pemantauan headphone.

Super Slow Motion Video Recording

RX10 III juga memiliki kemampuan untuk merekam video super slow-motion hingga 40 kali lebih lambat dari tingkat standar. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menangkap dan memutar ulang momen singkat aksi dengan detail yang luar biasa, seta resolusi dan kejelasan tinggi. Dalam pengaturan HFR (High Frame Rate/Frame Rate Tinggi), RX10 III menawarkan pilihan untuk memilih antara 960fps, 480fps dan 240fps frame rate dan antara 60p, 30p dan 24p format pemutaran dengan pilihan untuk menggunakan tombol rekam film sebagai "start trigger" untuk mulai merekam atau 'end trigger' untuk merekam rekaman hingga tombol ditekan.

Autofokus kecepatan tinggi

Kamera baru Sony RX10 III ini juga dilengkapi dengan sistem autofokus yang sangat mengesankan dengan adanya deteksi obyek spasial. Hal ini memungkinkan kamera untuk mendetaksi dan memprediksi gerakan subjek sebelum tombol shutter ditekan, dengan demikian membantu kamera mencapai respon AF sangat cepat dan efisien keika shutter setengah ditekan, dengan demikian memungkinkan kamera megunci subyek dalam waktu 0,09 detik. Ini merupakan salah satu teknologi menarik, terutama ketika dipasangkan dengan lensa serbaguna berkemampuan 25x zoom dengan jangkauan hingga 600mm.

Ergonomik dan design

Kamera RX10 III ini dijejali sejumlah upgrade mumpuni dibandingkan dengan yang ada pada model RX10 yang sebelumnya, termasuk cincin triple lensa untuk mengarahkan fokus, zoom dan aperture dengan kontrol yang tepat. Bentuk pegangan tangan juga telah dioptimalkan untuk pembesaran tingkat tinggi, lensa dengan large-aperture untuk meningkatkan stabilitas ketika memegang kamera di eye level. Terdapat juga tombol hold focus pada lensa barrel yang memungkinkan fokus dan dapat dengan mudah terkunci pada subyek, sementara penembak me-reframe gambar.

Fitur terbaru high-contrast XGA OLED Tru-Finder dengan resolusi sekitar 2.35 juta dot, memastikan pratinjau true-to-life dan fungsi pemutaran. Kamera ini juga tahan debu dan kelembaban serta memiliki konektivitas Wi-FI dan NFC yang kompatibel. Konektivitas ini memberikan kemampuan untuk terhubung dengan aplikasi Sony PlayMemories.

Harga dan Ketersediaan

Kamera Sony Cyber-shot DSC RX10 III dengan extended zoom lens diperkirakan akan tersedian pada bulan Mei 2016 dengan kisaran harga $ 1500 di Amerika atau sekitar 19,8 juta. Sedangkan untuk informasi harga di Indonesia hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut. Jadi bagi anda yang tertarik segera sisihkan dana anda dengan kisaran harga yang tertera.Unuk melihat harga kamera Sony lebih lengkap kunjungi juga Daftar Harga Kamera Sony Terbaru. Berikut nya untuk melihat teknologi dan fitur yang ditawarkan simak spesifikasinya di bawah ini.

Spesifikasi Sony Cyber-shot DSC RX10 III
Body type
Body type SLR-like (bridge)
Body material Magnesium alloy, composite
Sensor
Max resolution 5472 x 3648
Other resolutions 4864 x 3648, 5472 x 3080, 3648 x 3648, 3648 x 2736, 3648 x 2592, 3648 x 2056, 2544 x 2544, 2736 x 1824, 2592 x 1944, 2720 x 1528, 1920 x 1920, 640 x 480
Image ratio w:h 1:1, 4:3, 3:2, 16:9
Effective pixels 20 megapixels
Sensor photo detectors 21 megapixels
Sensor size 1″ (13.2 x 8.8 mm)
Sensor size notes Stacked CMOS sensor
Sensor type BSI-CMOS
Processor Bionz X
Color space sRGB, AdobeRGB
Color filter array Primary color filter
Image
ISO Auto, 100 - 12800 (expands to 64-25600)
Boosted ISO (minimum) 64
Boosted ISO (maximum) 25600
White balance presets 9
Custom white balance Yes
Image stabilization Optical
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Extra fine, standard, fine
File format JPEG (DCF 2.0, EXIF 2.3)
Raw (Sony ARW 2.3)
Optics & Focus
Focal length (equiv.) 24–600 mm
Optical zoom 25×
Maximum aperture F2.4–4
Autofocus Contrast Detect (sensor)
Multi-area
Center
Selective single-point
Tracking
Single
Continuous
Face Detection
Live View
Autofocus assist lamp Yes
Digital zoom Yes (4X)
Manual focus Yes
Normal focus range 3 cm (1.18″)
Macro focus range 3 cm (1.18″)
Number of focus points 25
Screen / viewfinder
Articulated LCD Tilting
Screen size 3″
Screen dots 1,228,800
Touch screen No
Screen type TFT LCD
Live view Yes
Viewfinder type Electronic
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 0.7×
Viewfinder resolution 2,359,296
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/2000 sec
Maximum shutter speed (electronic) 1/32000 sec
Exposure modes Auto
Program auto
Aperture priority
Shutter priority
Manual
Scene modes Portrait
Sports Action
Macro
Landscape
Sunset
Night Scene
Handheld Twilight
Night Portrait
Anti Motion Blur
Built-in flash Yes
Flash range 10.80 m (at Auto ISO)
External flash Yes (Multi-interface shoe)
Flash modes Auto, fill-flash, slow sync, rear sync, off
Drive modes Single-shot
Continuous
Speed priority continuous
Self-timer
AE/WB/DRO Bracketing (single, continuous)
Continuous drive 14.0 fps
Self-timer Yes (2 or 10 sec, continuous)
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Exposure compensation ±3 (at 1/3 EV steps)
WB Bracketing Yes
Videography features
Resolutions 3840 x 2160 (30p, 25p, 24p), 1920 x 1080 (60p, 60i, 24p) ,1440 x 1080 (30p), 640 x 480 (30p)
Format MPEG-4, AVCHD, XAVC S
Videography notes High speed modes at 240, 480, 960 fps
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD/SDHC/SDXC, Memory Stick Duo/Pro Duo/Pro-HG Duo
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (micro-HDMI with 4K still and uncompressed HDMI output)
Microphone port Yes
Headphone port Yes
Wireless Built-In
Wireless notes 802.11b/g/n with NFC
Remote control Yes (via smartphone)
Physical
Environmentally sealed Yes
Battery Battery Pack
Battery description NP-FW50 lithium-ion battery and charger
Battery Life (CIPA) 420
Weight (inc. batteries) 1051 g (2.32 lb / 37.07 oz)
Dimensions 133 x 94 x 127 mm (5.24 x 3.7 x 5″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording No
GPS None
 
AneKamera - Nikon sebagai raja kamera digital mulai memasuki dunia fotografi baru dengan meluncurkan tiga kamera kompak premium Nikon DL series. Ketiga kamera Nikon terbaru tersebut antara lain adalah sebagai berikut Nikon DL18-50, Nikon DL24-85 serta Nikon DL24-500. Ketiga kamera kompak premium ini masing-masing memiliki kemampuan yang tangguh dalam mengambil gambar menakjubkan, ketiga nya mampu mengcover semua rentang panjang fokus dari wide angle hingga telephoto. Nikon DL series berbagai sensor yang sama, image processor, autofocus system serta dukungan video 4K UHD dengan keluaran HDMI yang jernih. Sedangkan untuk sisi desain ketiga kamera ini mengikuti desain kamera mirrorless yang sudah begitu dikenal dengan nama Nikon 1.

Ketiga kamera baru untuk seri DL ini menggunakan sensor (CX-format) BSI CMOS berukuran 1 inch dengan mengusung resolusi yang sama yiatu 20.8 Megapixel. Sensor dari ketiga kamera ini merupakan sensor yang sejenis dengan yang digunakan pada kamera mirrorless Nikon 1 J5. Sedangkan untuk mesin pengolah gambar atau image processor menggunakan yang paling baru yang disebut sebagai EXPEED 6A. Dengan berbagai perlengkapan tersebut ketiga kamera memberikan kemungkinan untuk mengambil foto sampai ISO 12800 serta mampu merekam video 4K UHD pada 30p. Yang juga tak kalah canggih, sebagai kamera kompak premium, ketiga kamera ini menggunakan teknologi Dual Detect VR yang dikombinasikan dengan data sensor dan obyek untuk mengurangi efek dari goyangan. Lensa untuk ketiga kamera tersebut memiliki lapisan flour yang berfungsi untuk menjaga kelembaban dan sekaligus sebagai anti minyak.

Kamera kompak premium yang diluncurkan oleh Nikon memiliki layar OLED berukuran 3-inch dengan fitur layar sentuh untuk pengoperasian kamera. Kedua dari tiga kamera DL series memiliki layar yang bisa dimiringkan, yaitu untuk Nikon DL18-50 dan DL24-85, sedangkan kamera Nikon DL24-500 menggunakan layar fully articulating. Sebagai generasi kamera baru digital kompak premium, kamera-kamera ini sudah mengusung Wi-Fi dengan NFC, juga telah ditambahkan teknologi SnapBridge Nikon yang dengan dihubungkan melalui Bluetooth untuk selalu terhubung antara kamera atau smartphone, memungkinkan agar tidak perlu melakukan re-pair lagi. Baterai yang digunakan untuk ketiga kamera Nikon DL series ini mampu digunakan untuk 290 tembakan/charge menurut standar CIPA.

Berbeda dengan jenis kamera dengan sensor 1 inch yang lain, kamera DL series ini memiliki salah satu fitur yang lain dari jenis kamera yang sama yaitu Hybris AF system, yang mengkombinasikan 105 phase deteksi dengan 171 poin deteksi kontras. Dengan sistem AF handal ini memberikan kemungknan untuk kamera menembak AF terus menerus dengan kecepatan 20 frame per detik, yang sejauh ini menjadi yang terbaik di kelasnya. Jika pengguna menginginkan hanya menggunakan single AF, kamera DL series memiliki kecepatan menembak lebih cepat hingga 60 frame per detik.

Nikon DL series dengan tiga anggotanya menempatkan kontrol kreatif bagi setiap pengguna dan semua bisa dioperasikan dengan mudah layaknya desain kontrol dan menu kamera DSLR Nikon. Seri DL juga telah mendukung pengambilan gambar RAW (NEF), kontrol penuh PSAM manual dan lebih dari 20 pilihan kreatif yang telah ditetapkan, yang bisa digunakan untuk foto maupun video (termasuk di dalamnya Pictur Control, Creative Mode dan Multiple Exposure Lighten) untuk membantu memberi tantangan bagi pengguna untuk memperluas cakrawala dunia fotografi.

Kemampuan merekam video dengan kualitas 4K UHD pada kamera kompak merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Nikon melalui DL series. Katiga kamera mampu merekam video 3840x2160 pada 30p, artinya kamera memberikan kepada pengguna kemampuan untuk menangkap video yang sangat menakjubkan dengan detail yang luar biasa, semua bisa dilakukan dengan sebuah kamera kompak. Fotografer multimedia akan memiliki perintah yang bebas atas visi kreatif mereka dengan kemampuan untuk memanfaatkan mode eksposur PSAM yang dipilih saat perekaman. Di samping itu fitur film populer seperti HDMI output untuk perekaman eksternal, slow motion 1200 fps, dan kemampuan untuk mengambil foto dari video. Fungsi video kreatif yang lain juga tersedia, antara lain Full HD Movie, HD Movie, Motion Snapshot, Slow Motion, 4-second movie, Time-lapse movie, Superlapse movie dan Jump cut.

Untuk mengetahui masing-masing karakter dari ketiga kamera Nikon DL series silahkan anda simak penjelasan singkatnya di bawah ini.

Nikon DL24-48
Nikon Luncurkan Tiga Kamera Premium Compact Nikon DL Series

Kamera ini cocok untuk perjalanan, potret dan fotografi umum. DL 24-85 menawarkan kekuatan pencitraan berukuran kompak dengan rentang fokal 24-85mm begitu cepat dan serbaguna. Kamera ini kompatibel dengan 40.5mm ulir filter, lensa NIKKOR baru dirancang (11 elemen dalam 9 kelompok) dilengkapi dengan jangkauan 3.6x zoom (7x dengan Dynamic Fine Zoom) dan lebar f/1,8-2.8 aperture, memberdayakan pengguna untuk menangkap berbagai subjek dengan detail yang luar biasa dan bokeh alami, bahkan dalam kondisi rendah cahaya. Lensa yang digunakan tanpa filter ND dan Nano Crystal Coating. Fitur lain yang menonjol adalah kemampuan untuk mengambil foto dengan ukuran sebenarnya  yaitu foto makro 1:1, dengan jarak fokus minimal 3cm. DL24-85 juga menawarkan fitur DUal Detect Optical VR, bracketin dan layar sentuh OLED yang bisa dimiringkan untuk membuat foto dengan sudut kreatif dengan cara mudah.

Nikon DL18-50

Nikon Luncurkan Tiga Kamera Premium Compact Nikon DL Series

Sangat cocok untuk fotografi landscape dan arsitektur. Dengan pilihan ultra-wide angle DL, DL18-50 memberikan solusi yang sesuai dengan mudah ke dalam saku para pengguna. Mulai di 18mm wide dan diperluas ke 50mm (2.8x zoom, 5,5x dengan Dynamic Fine Zoom) kamera sport dengan kekuatan lensa NIKKOR wide f/1.8-2.8 aperture yang lebih mudah dari sebelumnya untuk membuat bokeh alami. Lensa ini kompatibel dengan filter 46mm serta n=mengusung fitur Nikon Nano Crystal Coat untuk membantu mengurangi ghosting dan flare.

Lensa yang digunakan memiliki 7 blade aperture serta memiliki kecepatan shutter yang sangat tinggi mencapai 1/1600 detik. Di samping itu dengan adanya built-in koreksi perspektif pengguna bisa mengambil keuntungan untuk digunaakan pada pengambilan gambar arsitektur. Kamera DL18-50 ini memiliki kontrol penuh bagi para penggunanya antara lain adnya dukungan RAW, layar monitor yang bisa dimiringkan serta dukungan video 4K UHD di 30p. Untuk melengkapi kamera DL18-50 dan DL24-85, Nikon merancang viewfinder elektronik (EVF) DF-E1 dengan resolusi 2.358k-dot.

Nikon DL24-500
Kamera Premium Compact Nikon DL Series

DL24-500 menawarkan kemampuan zoom terpanjang kepada pengguna dibaning dengan dua kamera sebelumnya. Panjang fokal sangat luar biasa mencapai 500mm dan 21x optical zoom (42x dengan Dynamic Fine Zoom). Kamera yang satu ini mengabungkan kekuatan sensor 1 inch baru Nikon dengan lensa NIKKOR super-zoom yang sangat mengesankan. Kamera ini sangat cocok bagi para pengguna yang mencintai dunia satwa liar maupun konser. Menawarkan aperture f/2.8-5.6, lensa ini mengintegrasikan teknologi NIKKOR terbaru untuk membuat gambar yang menakjubkan dan blur background bahkan dari tempat yang jauh sekalipun.

DL24-500 juga memiliki fitur Dual Detect Optical VR, sangat berguna saat pengambilan gambar pada focal length yang sangat panjang atau tanpa menggunakan tripod, built-in viewfinder elektronik (EVF) dengan layar OLED 2.359k-dot, sensor mata dan layar OLED vari-angle 1.037k-dot juga membant pengguna dalam melakukan fotografi yang kreatif.

Kamera Nikon DL series ini akan tersedia pada pertengahan tahun ini dengan harga yang bervariasi, masing-masing $646.95 untuk DL24-85, $846.95 untuk DL18-50 dan $996.95 untuk DL24-500. Untuk melihat lebih dalam mengenai ketiga kamera kompak premium ini anda bia meyimak spesifikasi lengkapnya dibawah ini. Untuk harga kamera Nikon kunjungi Daftar Harga Kamera Nikon Terbaru. 

Spesifikasi Nikon DL Series

Spec Nikon DL24-500 Nikon DL25-85 Nikon DL18-50
Body type
Body type Large sensor compact Large sensor compact Large sensor compact
Sensor
Max resolution 5584 x 3712 5584 x 3712 5584 x 3712
Image ratio w:h 03.02 03.02 03.02
Effective pixels 21 megapixels 21 megapixels 21 megapixels
Sensor photo detectors 23 megapixels 23 megapixels 23 megapixels
Sensor size 1″ (13.2 x 8.8 mm) 1″ (13.2 x 8.8 mm) 1″ (13.2 x 8.8 mm)
Sensor type BSI-CMOS BSI-CMOS BSI-CMOS
Processor Expeed 6A Expeed 6A Expeed 6A
Image
ISO Auto, 100-12800 Auto, 100-12800 Auto, 100-12800
White balance presets 7 7 7
Custom white balance Yes Yes Yes
Image stabilization Optical Optical Optical
Uncompressed format RAW RAW RAW
Optics & Focus
Focal length (equiv.) 24–500 mm 24–85 mm 18–50 mm
Optical zoom 20.8× 3.5× 2.8×
Maximum aperture F2.8 - F5.6 F1.8 - F2.8 F1.8 - F2.8
Autofocus Contrast Detect (sensor) Contrast Detect (sensor) Contrast Detect (sensor)
Phase Detect Phase Detect Phase Detect
Multi-area Multi-area Multi-area
Center Center Center
Selective single-point Selective single-point Selective single-point
Tracking Tracking Tracking
Single Single Single
Continuous Continuous Continuous
Touch Touch Touch
Face Detection Face Detection Face Detection
Live View Live View Live View
Digital zoom Yes (4x) Yes (4x) Yes (4x)
Manual focus Yes Yes Yes
Normal focus range 30 cm (11.81″) 30 cm (11.81″) 15 cm (5.91″)
Macro focus range 1 cm (0.39″) 3 cm (1.18″) 3 cm (1.18″)
Number of focus points 171 171 171
Screen / viewfinder
Articulated LCD Fully articulated Tilting Tilting
Screen size 3″ 3″ 3″
Screen dots 1,037,000 1,037,000 1,037,000
Touch screen Yes Yes Yes
Screen type OLED OLED OLED
Live view Yes Yes Yes
Viewfinder type Electronic (optional) Electronic (optional) Electronic (optional)
Viewfinder coverage 97%

Viewfinder resolution 2,359,000

Photography features
Minimum shutter speed 30 sec 30 sec 30 sec
Maximum shutter speed 1/2000 sec 1/1600 sec 1/2000 sec
Maximum shutter speed (electronic) 1/16000 sec 1/16000 sec 1/16000 sec
Aperture priority Yes Yes Yes
Shutter priority Yes Yes Yes
Manual exposure mode Yes Yes Yes
Subject / scene modes Yes Yes Yes
Built-in flash Yes Yes No
Flash range 10.00 m (at ISO 100) 5.00 m (at ISO 100)
External flash Yes (via hot shoe) Yes (via hot shoe) Yes (via hot shoe)
Continuous drive 60.0 fps 60.0 fps 60.0 fps
Self-timer Yes (2 or 10 secs) Yes (2 or 10 secs) Yes (2 or 10 secs)
Metering modes Multi Multi Multi
Center-weighted Center-weighted Center-weighted
Spot Spot Spot
Exposure compensation ±5 (at 1/3 EV, 1 EV steps) ±5 (at 1/3 EV, 1 EV steps) ±5 (at 1/3 EV, 1 EV steps)
Videography features
Resolutions 3840 x 2160 (30p, 25p), 1920 x 1080 (60p, 50p, 30p, 25p), 1280 x 720 (60p, 50p, 30p, 25p) 3840 x 2160 (30p, 25p), 1920 x 1080 (60p, 50p, 30p, 25p), 1280 x 720 (60p, 50p, 30p, 25p) 3840 x 2160 (30p, 25p), 1920 x 1080 (60p, 50p, 30p, 25p), 1280 x 720 (60p, 50p, 30p, 25p)
Format MPEG-4, H.264 MPEG-4, H.264 MPEG-4, H.264
Videography notes Slow motion: 1080/120p, 720/240p, 800 x 296 (400p), 400 x 144 (1200p) Slow motion: 1080/120p, 720/240p, 800 x 296 (400p), 400 x 144 (1200p) Slow motion: 1080/120p, 720/240p, 800 x 296 (400p), 400 x 144 (1200p)
Microphone Stereo Stereo Stereo
Speaker Mono Mono Mono
Storage
Storage types SD/SDHC/SDXC SD/SDHC/SDXC SD/SDHC/SDXC
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec) USB 2.0 (480 Mbit/sec) USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (micro-HDMI) Yes (micro-HDMI) Yes (micro-HDMI)
Microphone port Yes No No
Headphone port No No No
Wireless Built-In Built-In Built-In
Wireless notes Wi-Fi with NFC and constant connection via Bluetooth Wi-Fi with NFC and constant connection via Bluetooth Wi-Fi with NFC and constant connection via Bluetooth
Remote control Yes (via smartphone) Yes (via smartphone) Yes (via smartphone)
Physical
Battery Battery Pack Battery Pack Battery Pack
Battery description EN-EL20A lithium-ion battery & charger EN-EL24 lithium-ion battery & charger EN-EL24 lithium-ion battery & charger
Battery Life (CIPA) 290 290 290
Weight (inc. batteries) 780 g (1.72 lb / 27.51 oz) 350 g (0.77 lb / 12.35 oz) 365 g (0.80 lb / 12.87 oz)
Dimensions 123 x 90 x 139 mm (4.84 x 3.54 x 5.47″) 105 x 61 x 50 mm (4.13 x 2.4 x 1.97″) 106 x 63 x 58 mm (4.17 x 2.48 x 2.28″)
Other features
Orientation sensor Yes Yes Yes
Timelapse recording Yes (video) Yes (video) Yes (video)
GPS None None None
AneKamera - Sebuah kamera DSLR Canon pro kembali hadir melanjutkan kesuksesan kamera yang hadir hampir 5 tahun sebelumnya. Sebuah kamera DSLR full frame milik Canon kembali hadir dengan inovasi penuh. Review kamera Canon EOS 1D X Mark II kali ini akan mengupas apa saja yang akan diberikan untuk para fotografer profesional dari kamera terbaru ini. Canon EOS 1D X Mark II hadir tahun ini meneruskan kesuksesan kamera DSLR full frame Canon EOS 1D X yang selama beberapa tahun menemani dengan setia para pecinta fotografi profesional. Pada kesempatan baru ini EOS 1D X Mark II hadir dengan berbagai inovsi dan peningkatan baru yang menunjang performa sebuah kamera. Perpaduan resolusi tinggi dan kecepatan menembak yang luar biasa akan sangat membantu pengguna dalam menciptakan seni imaging yang tak terkalahkan dan menakjubkan. Dibawah ini kami akan mencoba memberikan penjelasan mengenai apa saja yang akan ditawarkan pada kamera keren ini. Berikut ulasannya.

Sensor

Kamera penerus dari Canon EOS 1D X ini menawarkan sebuah peningkatan yang sangat signifikan dalam resolusi. Jika sebelumnya menggunakan resolusi sebesar 18.1 megapixel efektif, pada kamera Canon EOS 1D  X Mark II telah menggunakan sensor CMOS full frame 20.2 megapixel. Hal ini tidak saja membantu dalam merekam lebih banyak pixel, namun sekaligus juga mencakup lensa mikro gapless untuk meningkatkan performa kinerja dalam kondisi cahaya rendah. Beberapa hal yang di dapat dari peningkatan jumlah pixel ini adalah mampu mengurangi noise dibagian gelap gambar bahkan pada kecepatan ISO tinggi, sekaligus meningkatkan sensitivitas yang memberikan kontribusi langsung pada tingkat kecepatan saat pengambilan gambar dan juga mempercepat kinerja frame to frame saat merekam video 4K (60p/30p). Sensor yang digunakan merupakan sensor full frame pertama dari Canon yang menyertakan Dual Pixel CMOS AF untuk kecepatan tinggi, Auto fokus yang tepat selama live view diam dan perekaman video.

ISO Range

Kamera Canon EOS 1D X Mark II memberikan standar yang tinggi, ISO yang diperluas, dan opsi untuk meningkatkan kemampuan pengambilan gambar dalam berbagai kondisi pencahayaan. Rentang ISO standar EOS 1D X Mark II adalah dari 100-51200 dengan sensitivitas yang tinggi. Namun padakondisi tertentu Canon dapat memperluas rentang ISO dengan berbagai kepekaan mulai ISO 50 (L) hingga ISO 102400 (H1), 2014800 (H2) dan bahkan bisa mencapai 409600 (H3). Diluar berbagai keuntungan dari berbagai kepekaan rentang ISO yang luas, Canon EOS 1D X Mark II juga memiliki setting ISO otomatis, ini bisa ditemukan pada menu ISO yang berdedikasi. Dengan adanya pengaturan otomatis ini, pengaturan ISO minimum dan maksimum bisa ditentukan, seperti berbagai user difined dan ditambah dengan otomatis sepenuhnya dan manual.

Review Harga Kamera Canon EOS 1D X Mark II dan Spesifikasi Lengkap

Shutter Speed dan Processor

Kamera full frame terbaru milik Canon ini juga memberikan kinerja yang luar biasa pada kecepatan menembaknya. Kamera baru ini memberikan peningkatan dalam kecepatan menembak hingga 14 frame per detik untuk Full-resolusi RAW/JPEG, hingga 16 frame per detik untuk Live View Mode. Hal ini meningkat dua point dari kamera sebelumnya. Kamera penerus Canon EOS 1D X ini memang sarat dengan berbagai teknologi baru yang memfasilitasi pengoperasian cepat pada setiap langkah pengambilan gambar. Kamera ini memiliki mekanisme cermin baru yang dirancang untuk operasi dengan ketepatan tinggi dengan mengurangi getaran pada saat kecepatan yang sangat cepat. Unit shutter bekerja untuk 400.000 frame dan menangkap hingga 16 fps, sedangkan sensor CMOS memiliki kecepatan tinggi untuk membaca sinyal yang memungkinkan pengambilan gambar cepat.

Untuk memproses gambar pada kamera ini, Canon mempercayakan pada prosesor gambar Dual DIGIC 6+. Prosesor ini tidak hanya mengubah cahaya yang melewati sensor kamera menjadi foto maupun video berkualitas tinggi, akan tetapi juga mempengaruhi kinerja kamera secara keseluruhan. Berbagai perbaikan mencakup pengolahan gambar berkecepatan tinggi(hingga 16 fps untuk stills dan 4K/60p video), distorsi lensa dan koreksi difraksi selama pengoperasian dengan hampir tanpa mempengaruhi kecepatan kamera, masih ditambah lagi dengan penulisan yang cepat ke dalam media penyimpanan.

Sistem AF

Menjunjung tinggi kepuasan para pengguna, Canon juga memberikan perbaikan yang signifikan pada sistem autofokus. Sistem AF membantu memberikan ketepatan yang tinggi serta AF tracking dengan kecepatan tinggi dalam berbagai situasi penembakan. Dalam hal ini Canon mempercayakan kinerja sistem AF pada High Density Reticular AF II system dengan 61-point AF dan 41 cross-type point. Dengan sistem AF yang baru mampu memperluas area AF sekitar 8,6% di atas dan di bawah area AF pusat, dan sekiar 24% di bagian atas dan bawah  peripheral frame. Selain itu sistem AF ini memberikan peningkatan pada batas intensitas rendah AF hingga mencapai -3EV yang berarti meningkatkan performa pada kondisi cahaya yang sangat rendah.

Layar Display

Untuk mendukung pengguna dalam menggunakan dan mengoperasikan kamera, Canon EOS 1D X Mark II melengkapi dirinya dengan sebuah layar LCD multifungsi. Layar TFT LCD dengan ukuran 3.2 inch didukung dengan fitur layar sentuh memudahkan pengguna dalam menggunakan kamera. Layar ini menggunakan 1,62 juta dot, konstruksi anti-reflektif dan fitur teknologi Canon's Clear View LCD II untuk tampilan yang cerah dan tajam dalam situasi dan kondisi cahaya. Fungsi touchscreen baru memungkinkan AF point switching dan pembesaran gambar selama Live View mode dan merekam film. Tidak hanya untuk live view saja, layar sentuh juga dapat difungsikan untuk pengaturan selama melakukan proses pemotretan.

Body

Bagi para fotografer profesional, tidak hanya teknologi dan mekaisme saja yang paling penting. Justru body kamera juga menjadi prioritas utama sebagai pelindung mekanisme kamera itu sendiri. Menerima tuntutan tersebut Canon merancang body kamera terbarunya ini dengan material yang kuat dan kokoh untuk berbagai kondisi dan medan pemotretan. Body dibangun kaku dengan memanfaatkan bahan magnesium alloy berkekuatan tinggi untuk mendukung kinerja. Body kamera dirancang dengan memperhatikan fitur desain pegangan untuk menempatkan jari dengan tingkat kenyamanan dan ketahanan yang tinggi. Canon EOS 1D X Mark II yang sudah dilengkapi dengan aksesoris seperti Wireless File Transmitter baru WFT-E8A juga dilengkapi dengan segel anti debu dan air yang baik. Hal ini akan berpengaruh langsung pada kualitas foto maupun video, serta kenyaman dari pengguna itu sendiri.

Nah dari review kamera Canon EOS 1D X Mark II di atas, sedikitnya akan membantu para pecinta fotografi profesional untuk mengenal lebih jauh tentang kamera DSLR Full-Frame Canon EOS 1D X Mark II. Kamera Ini rencana baru akan dirilis pada bulan April 2016 dengan harga $5,999 (body) atau sekitar 79,7 jutaan. Tunggu saja hingga kamera ini masuk ke Indonesia sambil mempersiapkan dana yng cukup besar. Untuk anda yang ingin melihat harga kamera Canon selengkapnya, kunjungi Daftar Harga Kamera Canon.  

Spesifikasi Kamera Canon EOS 1D X Mark II

Body type
Body type Large SLR
Body material Magnesium alloy
Sensor
Max resolution 5472 x 3648
Other resolutions 4368 x 2912, 3648 x 2432, 2736 x 1824
Image ratio w:h 3:02
Effective pixels 20 megapixels
Sensor photo detectors 22 megapixels
Sensor size Full frame (36 x 24 mm)
Sensor type CMOS
Processor Dual DIGIC 6+
Color space sRGB, Adobe RGB
Color filter array Primary color filter
Image
ISO Auto, 100-51200 (expands to 50-409600)
Boosted ISO (minimum) 50
Boosted ISO (maximum) 409600
White balance presets 6
Custom white balance Yes (5 slots)
Image stabilization No
Uncompressed format RAW
File format JPEG (Exif v2.3)
Raw (Canon CR2, 14-bit)
Optics & Focus
Autofocus Contrast Detect (sensor), Phase Detect, Multi-area, Center,  Selective single-point, Tracking, Single, Continuous, Touch, Face Detection, Live View
Manual focus Yes
Number of focus points 61
Lens mount Canon EF
Focal length multiplier 1×
Screen / viewfinder
Articulated LCD Fixed
Screen size 3.2″
Screen dots 1,620,000
Touch screen Yes (for AF point selection only)
Screen type TFT LCD
Live view Yes
Viewfinder type Optical (pentaprism)
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 0.76×
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/8000 sec
Exposure modes Program
Aperture priority
Shutter priority
Manual
Built-in flash No
External flash Yes (via hot shoe or flash sync)
Flash X sync speed 1/250 sec
Continuous drive 16.0 fps
Self-timer Yes
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Exposure compensation ±5 (at 1/3 EV, 1/2 EV steps)
AE Bracketing ±3 (3 frames at 1/3 EV, 1/2 EV steps)
Videography features
Resolutions 4096 x 2160 (60p, 30p, 25p, 24p, 23.98p), 1920 x 1080 (120p, 60p, 50p, 25p, 24p, 23.98p)
Format MPEG-4, H.264, Motion JPEG
Microphone Mono
Speaker Mono
Storage
Storage included CompactFlash + CFast 2.0
Connectivity
USB USB 3.0 (5 GBit/sec)
HDMI Yes
Microphone port Yes
Headphone port Yes
Wireless Optional
Wireless notes requires WFT-E8
Remote control Yes
Physical
Environmentally sealed Yes
Battery Battery Pack
Battery description LP-E19 lithium-ion battery & charger
Battery Life (CIPA) 1210
Weight (inc. batteries) 1530 g (3.37 lb / 53.97 oz)
Dimensions 158 x 168 x 83 mm (6.22 x 6.61 x 3.27″)
Other features
Orientation sensor Yes
GPS BuiltIn
GPS notes with e-compass

Diberdayakan oleh Blogger.

Item Promo dari :