Tampilkan postingan dengan label Kamera Compact. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kamera Compact. Tampilkan semua postingan
AneKamera - Nikon sebagai raja kamera digital mulai memasuki dunia fotografi baru dengan meluncurkan tiga kamera kompak premium Nikon DL series. Ketiga kamera Nikon terbaru tersebut antara lain adalah sebagai berikut Nikon DL18-50, Nikon DL24-85 serta Nikon DL24-500. Ketiga kamera kompak premium ini masing-masing memiliki kemampuan yang tangguh dalam mengambil gambar menakjubkan, ketiga nya mampu mengcover semua rentang panjang fokus dari wide angle hingga telephoto. Nikon DL series berbagai sensor yang sama, image processor, autofocus system serta dukungan video 4K UHD dengan keluaran HDMI yang jernih. Sedangkan untuk sisi desain ketiga kamera ini mengikuti desain kamera mirrorless yang sudah begitu dikenal dengan nama Nikon 1.

Ketiga kamera baru untuk seri DL ini menggunakan sensor (CX-format) BSI CMOS berukuran 1 inch dengan mengusung resolusi yang sama yiatu 20.8 Megapixel. Sensor dari ketiga kamera ini merupakan sensor yang sejenis dengan yang digunakan pada kamera mirrorless Nikon 1 J5. Sedangkan untuk mesin pengolah gambar atau image processor menggunakan yang paling baru yang disebut sebagai EXPEED 6A. Dengan berbagai perlengkapan tersebut ketiga kamera memberikan kemungkinan untuk mengambil foto sampai ISO 12800 serta mampu merekam video 4K UHD pada 30p. Yang juga tak kalah canggih, sebagai kamera kompak premium, ketiga kamera ini menggunakan teknologi Dual Detect VR yang dikombinasikan dengan data sensor dan obyek untuk mengurangi efek dari goyangan. Lensa untuk ketiga kamera tersebut memiliki lapisan flour yang berfungsi untuk menjaga kelembaban dan sekaligus sebagai anti minyak.

Kamera kompak premium yang diluncurkan oleh Nikon memiliki layar OLED berukuran 3-inch dengan fitur layar sentuh untuk pengoperasian kamera. Kedua dari tiga kamera DL series memiliki layar yang bisa dimiringkan, yaitu untuk Nikon DL18-50 dan DL24-85, sedangkan kamera Nikon DL24-500 menggunakan layar fully articulating. Sebagai generasi kamera baru digital kompak premium, kamera-kamera ini sudah mengusung Wi-Fi dengan NFC, juga telah ditambahkan teknologi SnapBridge Nikon yang dengan dihubungkan melalui Bluetooth untuk selalu terhubung antara kamera atau smartphone, memungkinkan agar tidak perlu melakukan re-pair lagi. Baterai yang digunakan untuk ketiga kamera Nikon DL series ini mampu digunakan untuk 290 tembakan/charge menurut standar CIPA.

Berbeda dengan jenis kamera dengan sensor 1 inch yang lain, kamera DL series ini memiliki salah satu fitur yang lain dari jenis kamera yang sama yaitu Hybris AF system, yang mengkombinasikan 105 phase deteksi dengan 171 poin deteksi kontras. Dengan sistem AF handal ini memberikan kemungknan untuk kamera menembak AF terus menerus dengan kecepatan 20 frame per detik, yang sejauh ini menjadi yang terbaik di kelasnya. Jika pengguna menginginkan hanya menggunakan single AF, kamera DL series memiliki kecepatan menembak lebih cepat hingga 60 frame per detik.

Nikon DL series dengan tiga anggotanya menempatkan kontrol kreatif bagi setiap pengguna dan semua bisa dioperasikan dengan mudah layaknya desain kontrol dan menu kamera DSLR Nikon. Seri DL juga telah mendukung pengambilan gambar RAW (NEF), kontrol penuh PSAM manual dan lebih dari 20 pilihan kreatif yang telah ditetapkan, yang bisa digunakan untuk foto maupun video (termasuk di dalamnya Pictur Control, Creative Mode dan Multiple Exposure Lighten) untuk membantu memberi tantangan bagi pengguna untuk memperluas cakrawala dunia fotografi.

Kemampuan merekam video dengan kualitas 4K UHD pada kamera kompak merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Nikon melalui DL series. Katiga kamera mampu merekam video 3840x2160 pada 30p, artinya kamera memberikan kepada pengguna kemampuan untuk menangkap video yang sangat menakjubkan dengan detail yang luar biasa, semua bisa dilakukan dengan sebuah kamera kompak. Fotografer multimedia akan memiliki perintah yang bebas atas visi kreatif mereka dengan kemampuan untuk memanfaatkan mode eksposur PSAM yang dipilih saat perekaman. Di samping itu fitur film populer seperti HDMI output untuk perekaman eksternal, slow motion 1200 fps, dan kemampuan untuk mengambil foto dari video. Fungsi video kreatif yang lain juga tersedia, antara lain Full HD Movie, HD Movie, Motion Snapshot, Slow Motion, 4-second movie, Time-lapse movie, Superlapse movie dan Jump cut.

Untuk mengetahui masing-masing karakter dari ketiga kamera Nikon DL series silahkan anda simak penjelasan singkatnya di bawah ini.

Nikon DL24-48
Nikon Luncurkan Tiga Kamera Premium Compact Nikon DL Series

Kamera ini cocok untuk perjalanan, potret dan fotografi umum. DL 24-85 menawarkan kekuatan pencitraan berukuran kompak dengan rentang fokal 24-85mm begitu cepat dan serbaguna. Kamera ini kompatibel dengan 40.5mm ulir filter, lensa NIKKOR baru dirancang (11 elemen dalam 9 kelompok) dilengkapi dengan jangkauan 3.6x zoom (7x dengan Dynamic Fine Zoom) dan lebar f/1,8-2.8 aperture, memberdayakan pengguna untuk menangkap berbagai subjek dengan detail yang luar biasa dan bokeh alami, bahkan dalam kondisi rendah cahaya. Lensa yang digunakan tanpa filter ND dan Nano Crystal Coating. Fitur lain yang menonjol adalah kemampuan untuk mengambil foto dengan ukuran sebenarnya  yaitu foto makro 1:1, dengan jarak fokus minimal 3cm. DL24-85 juga menawarkan fitur DUal Detect Optical VR, bracketin dan layar sentuh OLED yang bisa dimiringkan untuk membuat foto dengan sudut kreatif dengan cara mudah.

Nikon DL18-50

Nikon Luncurkan Tiga Kamera Premium Compact Nikon DL Series

Sangat cocok untuk fotografi landscape dan arsitektur. Dengan pilihan ultra-wide angle DL, DL18-50 memberikan solusi yang sesuai dengan mudah ke dalam saku para pengguna. Mulai di 18mm wide dan diperluas ke 50mm (2.8x zoom, 5,5x dengan Dynamic Fine Zoom) kamera sport dengan kekuatan lensa NIKKOR wide f/1.8-2.8 aperture yang lebih mudah dari sebelumnya untuk membuat bokeh alami. Lensa ini kompatibel dengan filter 46mm serta n=mengusung fitur Nikon Nano Crystal Coat untuk membantu mengurangi ghosting dan flare.

Lensa yang digunakan memiliki 7 blade aperture serta memiliki kecepatan shutter yang sangat tinggi mencapai 1/1600 detik. Di samping itu dengan adanya built-in koreksi perspektif pengguna bisa mengambil keuntungan untuk digunaakan pada pengambilan gambar arsitektur. Kamera DL18-50 ini memiliki kontrol penuh bagi para penggunanya antara lain adnya dukungan RAW, layar monitor yang bisa dimiringkan serta dukungan video 4K UHD di 30p. Untuk melengkapi kamera DL18-50 dan DL24-85, Nikon merancang viewfinder elektronik (EVF) DF-E1 dengan resolusi 2.358k-dot.

Nikon DL24-500
Kamera Premium Compact Nikon DL Series

DL24-500 menawarkan kemampuan zoom terpanjang kepada pengguna dibaning dengan dua kamera sebelumnya. Panjang fokal sangat luar biasa mencapai 500mm dan 21x optical zoom (42x dengan Dynamic Fine Zoom). Kamera yang satu ini mengabungkan kekuatan sensor 1 inch baru Nikon dengan lensa NIKKOR super-zoom yang sangat mengesankan. Kamera ini sangat cocok bagi para pengguna yang mencintai dunia satwa liar maupun konser. Menawarkan aperture f/2.8-5.6, lensa ini mengintegrasikan teknologi NIKKOR terbaru untuk membuat gambar yang menakjubkan dan blur background bahkan dari tempat yang jauh sekalipun.

DL24-500 juga memiliki fitur Dual Detect Optical VR, sangat berguna saat pengambilan gambar pada focal length yang sangat panjang atau tanpa menggunakan tripod, built-in viewfinder elektronik (EVF) dengan layar OLED 2.359k-dot, sensor mata dan layar OLED vari-angle 1.037k-dot juga membant pengguna dalam melakukan fotografi yang kreatif.

Kamera Nikon DL series ini akan tersedia pada pertengahan tahun ini dengan harga yang bervariasi, masing-masing $646.95 untuk DL24-85, $846.95 untuk DL18-50 dan $996.95 untuk DL24-500. Untuk melihat lebih dalam mengenai ketiga kamera kompak premium ini anda bia meyimak spesifikasi lengkapnya dibawah ini. Untuk harga kamera Nikon kunjungi Daftar Harga Kamera Nikon Terbaru. 

Spesifikasi Nikon DL Series

Spec Nikon DL24-500 Nikon DL25-85 Nikon DL18-50
Body type
Body type Large sensor compact Large sensor compact Large sensor compact
Sensor
Max resolution 5584 x 3712 5584 x 3712 5584 x 3712
Image ratio w:h 03.02 03.02 03.02
Effective pixels 21 megapixels 21 megapixels 21 megapixels
Sensor photo detectors 23 megapixels 23 megapixels 23 megapixels
Sensor size 1″ (13.2 x 8.8 mm) 1″ (13.2 x 8.8 mm) 1″ (13.2 x 8.8 mm)
Sensor type BSI-CMOS BSI-CMOS BSI-CMOS
Processor Expeed 6A Expeed 6A Expeed 6A
Image
ISO Auto, 100-12800 Auto, 100-12800 Auto, 100-12800
White balance presets 7 7 7
Custom white balance Yes Yes Yes
Image stabilization Optical Optical Optical
Uncompressed format RAW RAW RAW
Optics & Focus
Focal length (equiv.) 24–500 mm 24–85 mm 18–50 mm
Optical zoom 20.8× 3.5× 2.8×
Maximum aperture F2.8 - F5.6 F1.8 - F2.8 F1.8 - F2.8
Autofocus Contrast Detect (sensor) Contrast Detect (sensor) Contrast Detect (sensor)
Phase Detect Phase Detect Phase Detect
Multi-area Multi-area Multi-area
Center Center Center
Selective single-point Selective single-point Selective single-point
Tracking Tracking Tracking
Single Single Single
Continuous Continuous Continuous
Touch Touch Touch
Face Detection Face Detection Face Detection
Live View Live View Live View
Digital zoom Yes (4x) Yes (4x) Yes (4x)
Manual focus Yes Yes Yes
Normal focus range 30 cm (11.81″) 30 cm (11.81″) 15 cm (5.91″)
Macro focus range 1 cm (0.39″) 3 cm (1.18″) 3 cm (1.18″)
Number of focus points 171 171 171
Screen / viewfinder
Articulated LCD Fully articulated Tilting Tilting
Screen size 3″ 3″ 3″
Screen dots 1,037,000 1,037,000 1,037,000
Touch screen Yes Yes Yes
Screen type OLED OLED OLED
Live view Yes Yes Yes
Viewfinder type Electronic (optional) Electronic (optional) Electronic (optional)
Viewfinder coverage 97%

Viewfinder resolution 2,359,000

Photography features
Minimum shutter speed 30 sec 30 sec 30 sec
Maximum shutter speed 1/2000 sec 1/1600 sec 1/2000 sec
Maximum shutter speed (electronic) 1/16000 sec 1/16000 sec 1/16000 sec
Aperture priority Yes Yes Yes
Shutter priority Yes Yes Yes
Manual exposure mode Yes Yes Yes
Subject / scene modes Yes Yes Yes
Built-in flash Yes Yes No
Flash range 10.00 m (at ISO 100) 5.00 m (at ISO 100)
External flash Yes (via hot shoe) Yes (via hot shoe) Yes (via hot shoe)
Continuous drive 60.0 fps 60.0 fps 60.0 fps
Self-timer Yes (2 or 10 secs) Yes (2 or 10 secs) Yes (2 or 10 secs)
Metering modes Multi Multi Multi
Center-weighted Center-weighted Center-weighted
Spot Spot Spot
Exposure compensation ±5 (at 1/3 EV, 1 EV steps) ±5 (at 1/3 EV, 1 EV steps) ±5 (at 1/3 EV, 1 EV steps)
Videography features
Resolutions 3840 x 2160 (30p, 25p), 1920 x 1080 (60p, 50p, 30p, 25p), 1280 x 720 (60p, 50p, 30p, 25p) 3840 x 2160 (30p, 25p), 1920 x 1080 (60p, 50p, 30p, 25p), 1280 x 720 (60p, 50p, 30p, 25p) 3840 x 2160 (30p, 25p), 1920 x 1080 (60p, 50p, 30p, 25p), 1280 x 720 (60p, 50p, 30p, 25p)
Format MPEG-4, H.264 MPEG-4, H.264 MPEG-4, H.264
Videography notes Slow motion: 1080/120p, 720/240p, 800 x 296 (400p), 400 x 144 (1200p) Slow motion: 1080/120p, 720/240p, 800 x 296 (400p), 400 x 144 (1200p) Slow motion: 1080/120p, 720/240p, 800 x 296 (400p), 400 x 144 (1200p)
Microphone Stereo Stereo Stereo
Speaker Mono Mono Mono
Storage
Storage types SD/SDHC/SDXC SD/SDHC/SDXC SD/SDHC/SDXC
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec) USB 2.0 (480 Mbit/sec) USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (micro-HDMI) Yes (micro-HDMI) Yes (micro-HDMI)
Microphone port Yes No No
Headphone port No No No
Wireless Built-In Built-In Built-In
Wireless notes Wi-Fi with NFC and constant connection via Bluetooth Wi-Fi with NFC and constant connection via Bluetooth Wi-Fi with NFC and constant connection via Bluetooth
Remote control Yes (via smartphone) Yes (via smartphone) Yes (via smartphone)
Physical
Battery Battery Pack Battery Pack Battery Pack
Battery description EN-EL20A lithium-ion battery & charger EN-EL24 lithium-ion battery & charger EN-EL24 lithium-ion battery & charger
Battery Life (CIPA) 290 290 290
Weight (inc. batteries) 780 g (1.72 lb / 27.51 oz) 350 g (0.77 lb / 12.35 oz) 365 g (0.80 lb / 12.87 oz)
Dimensions 123 x 90 x 139 mm (4.84 x 3.54 x 5.47″) 105 x 61 x 50 mm (4.13 x 2.4 x 1.97″) 106 x 63 x 58 mm (4.17 x 2.48 x 2.28″)
Other features
Orientation sensor Yes Yes Yes
Timelapse recording Yes (video) Yes (video) Yes (video)
GPS None None None
AneKamera - Kamera compact Sony yang paling banyak dilirik oleh para pecinta fotografi point and shot adalah Sony RX100 yang kini hadir seri baru keempatnya Sony RX100 IV. Ini merupakan kamera baru yang melanjutkan ketiga kamera sebelumnya yang sukses justru pada kamera generasi kedua yang di duduki oleh Sony RX100 II, justru Sony RX100 III tidak tenggelam sebelum mencapai kepopuleran seperti pendahulunya. Kali ini melalui Sony RX100 IV, Sony benar-benar melakukan evolusi besar dari kamera compact dengan sensor besarnya. Sony berharap agar inovasi baru yang dibuatnya mampu meningkatkan kesuksesannya pada RX100 II.

Melanjutkan kamera Sony RX100 series, RX100 IV masih menawarkan body kamera ramping, pocket-friendly seperti yang diusung oleh generasi pendahulunya. Namun yang kali ini ditambah dengan berbagai peningkatan yang cukup signifikan dibanding pendahulunya, dan ada beberapa tambahan fitur yang semakin canggih dan lebih mampu dalam menghasilkan kualitas yang menakjubkan. Salah satu yang begitu nampak ke permukaan adalah adanya viewfinder yang kini tampak lebih futuristik dengan kejelasan yang lebih baik.

Sesuatu yang benar-benar baru dari kamera Sony kali ini bisa dilihat dari sensor yang digunakannya. Sony RX100 IV hadir dengan image sensor Sony Exmor RS, ini merupakan sensor baru yang menggantikan Exmor R pada kamera sebelumnya RX100 III. Sensor baru mengusung teknologi CMOS stacked desain DRAM. Dengan teknologi baru yang digunakan memungkinkan kamera mampu menangkap gambar dengan kecepatan meningkat secara signifikan, hal ini dibuktikan dengan kemampuan menembak terus menerus hingga  16 frame per detik pada resolusi penuh. Selain itu dengan penanaman teknologi baru yang digunakan juga memberikan kemampuan shutter elektronik hingga 1/32000 detik. Dengan sensor yang digunakan pada RX100 IV juga memungkinkan kamera untuk merekam video dengan kualitas 4K dengan frame rate tertinggi perekaman video mencapai hingga 1000 frame per detik.

Review Kamera Sony RX100 IV Harga dan Spesifikasi Lengkap

Pada kamera baru yaitu Sony RX100 IV juga banyak tweak firmware yang didapatkan, salah satunya adalah perluasan pada fungsi autofokus yang lebih fleksibel dan pilihan self-timer dengan tambahan durasi lima detik.  Saat pengguna menembak dengan program atau aperture-priority mode, pengguna dapat mengakses kecepatan rana hingga 30 detik, bagaimana hal ini dibatasi pada kamera pendahulunya hanya pada shutter prioritas atau tembakan manual saja. Tambahan yang juga sangat menarik dalam kamera baru ini adalah adanya tujuh pilihan profil gambar yang memungkinkan pengguna memanfaatkan pilihan gambar dengan tingkat warna yang berbeda.

Berbagai fitur baru yang melekat pada kamera baru ini dipadukan bersama dengan lensa zoom 24-70mm yang sama dengan kamera terdahulu dengan Steadyshot image stabilization. Kamera ini memiliki rentang ISO antara 125-12800 dan dapat ditingkatkan hingga 80. Memanfaatkan prosesor BIONZ X kamera ini mampu melakukan operasi dan penembakan dengan kecepatan tinggi. Selain itu kamera ini juga dilengkapi dengan LCD monitor dengan ukuran 3 inci yang bisa di miringkan dan juga dilengkapi dengan popo-up flash yang simpel.

Sony RX100 IV menyediakan pilihan frame rate saat menagkap maupun frame rate file video secara terpisah, sehingga pengguna memiliki efek slow motion berbeda yang bisa dipilih. Frame rate capture dapat dipilih pada 240fps, 480fps,960fps. Jika pengguna mengatur kamera untuk video PAL, maka dapat memilih frame rate dari 250fps, 500fpsh hingga 1000fps. Video ini bisa diputar dengan pilihan 24/30/60fps pada mode NTSC sedangkan pada mode PAL bisa 25/50fps.

Kamer terbaru milik Sony terbaru ini menurut rencana akan segera hadir bulan ini, namun kabar untuk sampai ke pasar kamera dalam negeri belum bisa di jadwalkan. Sebaiknya kita tunggu saja kapan kamera ini akan masuk ke Indonesia. Harga yang ditawarkan untuk RX100 IV berkisar pada harga 12 jutaan. Untuk melihat secara detail apa saja yang dibawa oleh kamera ini bisa anda lihat di spesifikasi dibawah ini. Sedangkan untuk melihat harga kamera Sony yang lain silahkan kunjungi daftar harga kamera Sony terbaru.

Spesifikasi Sony RX100 IV

Body type
Body type Compact
Sensor
Max resolution 5472 x 3648
Other resolutions 3:2 (3888 x 2592, 2736 x 1824), 4:3 (4864 x 3648, 3648 x 2736, 2592 x 1944), 16:9 (5472 x 3080, 3648 x 2056, 2720 x 1528), 1:1 (3648 x 3648, 2544 x 2544, 1920 x 1920)
Image ratio w:h 1:1, 4:3, 3:2, 16:9
Effective pixels 20 megapixels
Sensor photo detectors 21 megapixels
Sensor size 1″ (13.2 x 8.8 mm)
Sensor type BSI-CMOS
Processor Bionz X
Image
ISO Auto, 125-12800
White balance presets 9
Custom white balance Yes
Image stabilization Optical
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Extra fine, fine, standard
Optics & Focus
Focal length (equiv.) 24–70 mm
Optical zoom 2.9×
Maximum aperture F1.8 - F2.8
Autofocus Contrast Detect (sensor), Multi-area, Center, Selective single-point, Tracking, Single, Continuous, Face Detection, Live View
Digital zoom Yes (3.8x)
Manual focus Yes
Normal focus range 5 cm (1.97″)
Macro focus range 5 cm (1.97″)
Number of focus points 25
Screen / viewfinder
Articulated LCD Tilting
Screen size 3″
Screen dots 1,228,800
Touch screen No
Screen type WhiteMagic TFT LCD
Live view Yes
Viewfinder type Electronic
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 0.59×
Viewfinder resolution 2,359,296
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/32000 sec
Aperture priority Yes
Shutter priority Yes
Manual exposure mode Yes
Subject / scene modes Yes
Built-in flash Yes
Flash range 10.20 m (at Auto ISO)
External flash No
Continuous drive 16.0 fps
Self-timer Yes
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Exposure compensation ±3 (at 1/3 EV steps)
AE Bracketing ±3 (3 frames )
WB Bracketing Yes
Videography features
Resolutions 3840 x 2160 (30p, 25p, 24p), 1920 x 1080 (60p/60i/24p), 1280 x 720 (60p/30p/24p/120p), 1440 x 1080 (30 fps), 640 x 480 (30 fps)
Format MPEG-4, AVCHD, XAVC S
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD/ SDHC/SDXC, Memory Stick Pro Duo/ Pro-HG Duo
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (micro-HDMI with uncompressed 4K/30p output)
Microphone port No
Headphone port No
Wireless Built-In
Wireless notes 802.11b/g/n with NFC
Remote control Yes (wired or via smartphone)
Physical
Environmentally sealed No
Battery Battery Pack
Battery description NP-BX1 lithium-ion battery & USB charger
Battery Life (CIPA) 280
Weight (inc. batteries) 298 g (0.66 lb / 10.51 oz)
Dimensions 102 x 58 x 41 mm (4.02 x 2.28 x 1.61″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording No
GPS None
Anekamera - Dalam dunia fotografi kita banyak mengenal berbagai jenis kamera yang digunakan untuk menangkap dan mengabadikan setiap momen dalam hidup kita. Berbagai macam kamera dapat di kelompok kan menjadi beberapa kelompok yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Hal ini mungkin berguna untuk anda yang sedang bingung untuk memilih kamera mana yang cocok untuk keseharian anda. Berikut adalah jenis-jenis kamera berdasarkan fungsinya.


  1. Kamera polaroid


Kamera polaroid adalah kamera yang mampu menangkap gambar tanpa menggunakan film sekaligus mampu mencetak gambar secara langsung. Kelebihan dari kamera polaroid adalah pengguna tidak perlu repot untuk melakukan cuci cetak foto karena foto bisa langsung jadi beberapa saat setelah pengambilan gambar. Kekurangan dari kamera jenis ini adalah apabila foto hasil cetakan rusak, anda tidak bisa mencetak ulang karena kamera jenis ini bisa langsung membuat gambar positif dan tidak ada media penyimpanan seperti film atau memory card.


2. Kamera film


Kamera fil adalah kamera yang mampu menangkap gambar kemudian menuliskan hasilnya dalam sebuah film dan menjadi gambar negatif. Untuk mendapatkan gambar positif dari kamera ini diperlukan proses cuci cetak film. Kamera jenis ini hingga sekarang masih ada yang menggunakan, namun keberadaannya kian ditinggalkan dengan muncul nya kamera jenis digital. Kamera jenis ini umumnya berukuran lebih kecil dan ada yang sudah mendukung pertukaran lensa. Kelebihan ukuran biasanya lebih ringkas. Kekurangan pengguna harus membeli film untuk media penyimpanan gambar.


Mengenal Berbagai Macam Jenis Kamera


3. Kamera Digital


Kamera digital adalah kamera yang paling banyak digunakan pada saat ini. Dengan kamera ini pengguna dapat lebih mudah berekspresi untuk menghasilkan gambar yang sesuai dengan keinginan. Kamera jenis ini sudah tidak memerlukan film lagi untuk media penyimpanan, sebagai gantinya tersedia slot memori card untuk menyimpan data. Kamera digital sendiri dikelompokkan menjadi beberapa jenis, sebagai berikut.


  • Kamera pocket atau kamera saku


Kamera jenis ini umumnya memiliki ukuran kecil dan mudah dibawa bahkan bisa masuk kantong saku seperti namanya. Kemampuan kamera ini cukup baik dalam mengambil gambar dengan hasil yang cukup lumayan. Kebanyakan kamera ini digunakan oleh pengguna yang suka dengan cara berfoto point and shot. Memang dalam penggunaan nya cukup praktis, semua  fitur telah di atur secara otomatis tanpa harus susah mengatur pencahayaan dan lain sebagainya. Penambahan fitur seperti perekam video menjadi keuntungan tersendiri bagi pengguna. Secara garis besar maka dapat disimpulkan bahwa kelebihan dari kamera pocket ini antara lain, ukuran kecil, praktis dan mudah dibawa dan mudah digunakan. Dari segi harga cukup murah dan terjangkau. Kekurangan kemampuan menembak dalam kondisi rendah cahaya cukup rendah, kemampuan zoom sangat terbatas, tidak bisa pengaturan manual.


  • Kamera super zoom


Setingkat berada di atas kamera pocket, kamera ini memiliki kemampuan yang lebih baik, terutama saat melakukan pengambilan gambar jarak jauh. Kamera jenis ini memiliki kemampuan zoom optik yang cukup tinggi bahkan ada yang mencapai 41,7x. Kamera ini umumnya diciptakan untuk mengambil momen terbaik dari jarak jauh dengan jarak puluhan meter. Kamera ini juga sudah dilengkapi dengan viewfinder yang membantu pengguna saat mengambil gambar pada kondisi cahaya yang terik. Dilengkapi dengan layar LCD yang bisa diputar membantu pengguna membuat gambar dari berbagai sudut menarik. Kelebihan dari kamera ini adalah mampu mengambil gambar dari jarak jauh, dengan LCD yang bisa diputar memberikan kemudahan untuk mengambil gambar dari sudut yang menarik. Kekurangan masih menggunakan sensor kecil sehingga hasil gambar kurang maksimal, ukuran agak besar tidak mungkin masuk dalam saku.


  • Kamera Digital SLR (DSLR)


Kamera yang satu ini adalah salah satu kamera yang banyak 'diimpikan'. Kamera ini memiliki segudang keunggulan yang diperlukan untuk pecinta fotografi baik pemula maupun pro. Kualitas kamera ini tidak perlu dipertanyakan lagi, sebab dengan kamera DSLR ini anda bisa melihat gambar-gambar yang menakjubkan di berbagai media. Sensor yang digunakan umumnya lebih besar daripada kamera yang dijelaskan sebelumnya. Pengguna dapat mengatur mode pengambilan gambar sesuka hati secara manual untuk hasil yang diinginkan. Fitur pertukaran lensa juga sangat menguntungkan pengguna agar lebih mudah mengambil gambar untuk berbagai keperluan. Secara garis besar kamera DSLR memberikan banyak kelebihan yang lain selain yang telah dituliskan, namun bukan berarti tidak memiliki kekurangan. Kekurangan kamera ini adalah harga sangat mahal terutama untuk kelas pro, ukuran besar, bobot berat, dibutuhkan tas khusus untuk membawa kamera ini.
  • Kamera Mirrorless

Kamera yang satu ini muncul baru-baru, kira-kira pada tahun 2008 yang lalu. Apa sih kamera mirrorless itu? Kamera mirrorless merupakan kamera yang mirip dengan kamera DSLR namun menghilangkan cermin atau pentaprima yang umum ada di kamera DSLR. Dengan dihilangkan nya cermin tersebut maka kamera mirrorless memiliki cara kerja di mana cahaya yang masuk tidak dipantulkan ke viewfinder oleh cermin, melainkan langsung diterima oleh sensor. Kualitas hasil bidikan kamera ini sudah mendekati hasil kamera DSLR karena beberapa kamera sudah mengusung sensor full frame. Umumnya ukuran dari kamera ini relatif lebih kecil bahkan sama dengan kamera pocket. Yang cukup menarik dari kamera mirrorless ini adalah memiliki fitur pertukaran lensa. Jadi kamera mirrorles diciptakan sebagai jalan tengah antara kamera pocket dan kamera mirrorless. Kelebihan ukuran kecil, lensa bisa ditukar, kualitas mendekati DSLR. Kekurangan harga lumayan mahal hingga mahal.


Nah dengan penjelasan berbagai jenis kamera di atas anda bisa mempertimbangkan kamera mana yang sebaiknya dipilih.  Semoga artikel ini membantu anda untuk memilih kamera sesuai dengan kebutuhan dan sesuai dengan dana yang anda sediakan.

AneKamera - Kali ini kita akan membahas review kamera Fujifilm X100T. Kamera X100T merupakan kamera kompak yang menjadi tonggak dalam industri fotografi sebagai kamera compact pertama yang mengusung sensor besar, juga dilengkapi dengan lensa prime untuk membawa pengguna pada pengalaman fotografi yang lebih luas. X100T dibangun dengan desain klasik nan menawan, rasanya anda akan melihat tampilan kamera-kamera Jerman pada masa lalu. Kamera baru ini tidak hanya memberikan tampilan fisik klasik yang menarik saja, akan tetapi kualitas gambar yang dihasilkan juga sangat baik setara dengan hasil dari lensa 35mm f/2.

Melalui kamera compact X100T, Fujifilm ingin mengatakan bahwa perusahaan nya terus melakukan proses perbaikan dalam berbagai hal. Sehingga yang tampak pada X100T akan terlihat sama dengan versi aslinya, namun komponen dari kamera ini mengalami sejumlah perubahan, modifikasi dan penambahan yang tidak hanya bisa dipandang sebelah mata. Jadi satu kesimpulan awal dapat dikatakan bahwa X100T membuat Fujifilm terlihat lebih baik daripada kamera versi aslinya yang sudah hadir beberapa waktu sebelumnya. Seperti yang telah dikatakan diatas bahwa kamera ini merupakan kamera compact pertama yang menggunakan sensor besar. Dengan menanamkan sensor CMOS 16 megapixel, ditambah X-Trans color filter array dan lensa 23mm f/2 yang sama dengan pendahulunya X100S. Namun segala sesuatu mengenai X100T telah mengalami perbaikan drastis.

Namun bagaimanapun kamera ini mengalami perubahan view finderlah yang benar-benar mengalami perubahan secara signifikan. Menanamkan viewfinder hybrid adalah sesuatu yang sangat jarang dilakukan oleh kamera lain. Dengan ini viewfinder memiliki mode bidik elektronik dan optik. Namun pada X100T mendapat keuntungan melalui panel LCD 2,3 juta dot yang juga menambahkan darkened tab yang dapat muncul pada finder optik. Dengan demikian memungkinkan informasi yang diproyeksikan akan nampak lebih jelas pada semua kondisi pencahayaan yang ada. Tab disini artinya bahwa Digital Split Image sistem manual fokus dapat digunakan bersama dengan mode bidik optik yang memberikan rangefinder layaknya manual fokus.

Seperti sebelumnya dijelaskan bahwa kamera X100T mengalami banyak penambahan yang sangat berati, salah satunya yang bisa kita manfaatkan adalah mode shutter full elektronik. Dengan mode ini memungkinkan pengguna melakukan operasi kamera dengan sangat tenang dan memberikan peningkatan kecepatan rana maksimum hingga 1/32000 detik. Tentunya saat digunakan mode shutter elektronik juga bisa mengalami resiko yang membuat hasil gambar tidak sempurna, maka mode ini bisa diaktifkan atau di non aktifkan kapanpun sesuai kebutuhan pengguna.

Review Kamera Compact Fujifilm X100T Harga dan Spesifikasi Lengkap

Nah dari Review Kamera Fujifilm X100T di atas setidaknya memberikan gambaran yang sedikit bisa membantu anda dalam memilih kamera sesuai kebutuhan. Harga yang ditawarkan juga tidak terlalu murah namun masih terjangkau. Untuk memiliki kamera kompak bersensor besar ini anda hanya cukup merogoh kocek Rp. 15 jutaan. Namun kita tunggu saja kabar selanjutnya hingga harga resminya dirilis di Indonesia.

Spesifikasi Kamera Fujifilm X100T

Body type
Body type Large sensor compact
Sensor
Max resolution 4896 x 3264
Other resolutions 4896x2760,264 × 3264, 3456x2304, 3456x1944, 2304 × 230, 2496x1664, 2496x1408 , 1664 × 1664
Image ratio w:h 1:1, 3:2, 16:9
Effective pixels 16 megapixels
Sensor size APS-C (23.6 x 15.8 mm)
Sensor type CMOS
Processor EXR Processor II
Color space sRGB, Adobe RGB
Color filter array X-Trans
Image
ISO Auto, 200-6400 (expands to 100-51200)
White balance presets 7
Custom white balance Yes
Image stabilization No
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Fine, Normal
File format JPEG (Exif v2.3)
RAW (RAF format)
Optics & Focus
Maximum aperture F2.0
Autofocus Contrast Detect (sensor), Phase Detect, Multi-area, Center,  Single, Continuous, Face Detection, Live View
Autofocus assist lamp Yes
Digital zoom No
Manual focus Yes
Normal focus range 50 cm (19.69″)
Macro focus range 10 cm (3.94″)
Number of focus points 49
Screen / viewfinder
Articulated LCD Fixed
Screen size 3″
Screen dots 1,040,000
Touch screen No
Screen type TFT-LCD
Live view Yes
Viewfinder type Electronic and Optical (tunnel)
Viewfinder coverage 92%
Viewfinder magnification 0.5×
Viewfinder resolution 2,360,000
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/32000 sec
Exposure modes Program AE, Shutter priority, Aperture priority, Manual exposure
Built-in flash Yes
Flash range 9.00 m (at ISO 1600)
External flash Yes (hot-shoe)
Flash modes Auto, forced, suppressed, slow synchro, commander
Continuous drive 6.0 fps
Self-timer Yes (2 or 10 sec)
Metering modes Multi
Average
Spot
Exposure compensation ±2 (at 1/3 EV steps)
AE Bracketing ±3 (at 1/3 EV, 2/3 EV, 1 EV steps)
WB Bracketing Yes
Videography features
Resolutions 1920 x 1080 (60p, 50p, 30p, 25p, 24p)
Format H.264
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD/SDHC/SDXC
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (micro-HDMI)
Microphone port Yes
Headphone port No
Wireless Built-In
Wireless notes 802.11b/g/n with smartphone control
Remote control Yes
Physical
Environmentally sealed No
Battery Battery Pack
Battery description Lithium-Ion NP-95 rechargeable battery & charger
Battery Life (CIPA) 330
Weight (inc. batteries) 440 g (0.97 lb / 15.52 oz)
Dimensions 127 x 74 x 52 mm (5 x 2.91 x 2.05″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording Yes
GPS None
Diberdayakan oleh Blogger.

Item Promo dari :