Tampilkan postingan dengan label 16 MP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 16 MP. Tampilkan semua postingan
AneKamera - Kamera baru milik Panasonic ini merupakan kamera penerus dari kamera mirrorless pertama. Namun pada kamera yang baru ini Panasonic bisa dianggap sebagai kamera interchangeable lens non-spesifik, artinya bahwa pengguna tidak perlu memikirkan apakah kamera ini memiliki cermin atau tidak. Dengan demikian kamera Panasonic Lumix DMC-G7 ini layaknya sebuah miniatur kamera DSLR yang memberikan kontrol yang mudah dan lengkap. Bisa dikatakan kamera ini adalah iniatur dari kamera DSLR kelas menengah. Berbagai teknologi tentunya memegang peranan penting dari kamera ini, yang sekaligus bisa dimanfaatkan sepenuhnya untuk membuat gambar yang menakjubkan. Pa saja yang dibawa oleh kamera Panasonic Lumix DMC-G7, berikut reviewnya.

Kamera ini dilengkapi dengan spesifikasi yang cukup solid, hal ini bisa dibuktikan dengan diusungnya sensor 16 megapixel yang sangat canggih. Dikatakan canggih karena sangat jarang sensor 16 megapixel memiliki kemampuan merekam video berkualitas 4K (UHD). Selain itu kamera Panasonic ini juga menawarkan peaking focus dan zebra highlight warning, yang merupakan dua alat utama yang sangat diperlukan untuk mengambil gambar maupun video, yang umumnya sering absen pada kamera yang lain. Kemampuan yang lain yang perlu juga digaris bawahi bahwa Panasonic juga memberikan nilai plus bagi pengguna ang tidak terlalu suka dengan videografi, yaitu sebuah iterasi baru dari Panasonic "4K Photo" mode. Ini merupakan cara pengambilan foto 4K dari perekaman video yang langsung tersimpan ke dalam memori ketika menekan tombol shutter.

Desain dari kamera Panasnic Lumix G7 yang baru ini diharapkan mampu memberikan daya tarik kepada para peminat DSLR, tidak hanya dari bodynya saja, namun tingkat kontrol langsung dari kamera juga diharapkan mampu berkompetisi dengan para pesaingnya seperti Sony Alpha 6000 (dalam hal ini juga menawarkan built-in viewfinder dan tingkat kontrol langsung), juga Fujifilm X-T10. Panasonic cukup menyadari bahwa desain yang dibawa bukan satu-satunya yang mengesankan, akan tetapi Panasonic berani menawarkan yang terbaik di kelasnya dengan kemampuan merekam video dan foto yang layak diperhitungkan. Selain itu Panasonic juga menambahkan kelebihan yang mengatakan bahwa Panasonic Lumix DMC-G7 erupakan yang terkecil di kelasnya.

Panasonic Lumix DMC-G7 juga menawarkan built-in viewfinder EVF (Electronic Viewfinder), dalam hal ini EVF ini setara dengan 2.36 juta dot LCD hingga mampu memberikan 1024x768 resolusi efektif. Panel G7 membawa layar OLED sehingga terbebas dari bias pelangi yang sering timbul pada panel yang lain seperti pada model sebelumnya. Panel yang digunakan cukup cerah dan mampu menghindari efek terlalu kontras yang sering terjadi pada implementasi OLED pada kamera yang terdahulu.

Nah secara singkat demikian review kamera Pansonic Lumix DMC-G7. Selengkapnya anda bisa melihat lebih detail pada spesifikasi di bawah ini. Hingga saat ini kamera ini belum ada di pasaran tanah air, namun sebagai informsi harga yang ditawarkan adalah $997.99 atau sekitar 13,5 juta (dengan lensa 14-14mm kit). Kita tunggu saja kabar selanjutnya.

Review Kamera Panasonic Lumix DMC-G7 Harga dan Spesifikasi Lengkap

Spesifikasi Panasonis Lumix DMC-G7

Body type
Body type SLR-style mirrorless
Sensor
Max resolution 4592 x 3448
Other resolutions 4592 x 3448, 3232 x 2424, 2272 x 1704, 1824 x 1368
Image ratio w:h 1:1, 4:3, 3:2, 16:9
Effective pixels 16 megapixels
Sensor photo detectors 17 megapixels
Sensor size Four Thirds (17.3 x 13 mm)
Sensor type CMOS
Color space sRGB, Adobe RGB
Color filter array Primary color filter
Image
ISO Auto, 160, 200, 400, 800, 1600, 3200, 6400, 12800, 25600
White balance presets 5
Custom white balance Yes (2)
Image stabilization Unknown
Uncompressed format RAW
File format RAW, RAW + Fine, RAW + Standard, JPEG Fine, JPEG Standard, MPO + Fine, MPO + Standard (with 3D lens in Micro Four Thirds System standard)
Optics & Focus
Autofocus Contrast Detect (sensor), Multi-area, Selective single-point, Tracking, Single, Continuous, Touch, Face Detection, Live View
Autofocus assist lamp Yes
Digital zoom No (2x, 4x)
Manual focus Yes
Number of focus points 49
Lens mount Micro Four Thirds
Focal length multiplier 2×
Screen / viewfinder
Articulated LCD Fully articulated
Screen size 3″
Screen dots 1,040,000
Touch screen Yes
Screen type TFT Color LCD with wide-viewing angle
Live view Yes
Viewfinder type Electronic
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 1.4×
Viewfinder resolution 2,360,000
Photography features
Minimum shutter speed 60 sec
Maximum shutter speed 1/16000 sec
Exposure modes Program, Aperture Priority, Shutter Priority, Manual
Scene modes Clear Portrait, Silky Skin, Backlit Softness, Clear in Backlight, Relaxing Tone, Sweet Child's Face, Distinct Scenery, Bright Blue Sky, Romantic Sunset Glow, Vivid Sunset Glow, Glistening Water, Clear Nightscape, Cool Night Sky, Warm Glowing Nightscape, Artistic Nightscape, Glittering Illuminations, Clear Night Portrait, Soft Image of a Flower, Appetizing Food, Cute Dessert, Freeze Animal Motion, Clear Sports Shot, Monochrome
Built-in flash Yes (Pop-up)
Flash range 9.30 m
External flash Yes (Hot-shoe)
Flash modes Auto, On, Off, Red-Eye, Slow Sync
Flash X sync speed 1/160 sec
Continuous drive 7.0 fps
Self-timer Yes (2 or 10 sec, 10 sec (3 images))
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Exposure compensation ±5 (at 1/3 EV steps)
AE Bracketing ±3 (3, 5, 7 frames at 1/3 EV, 2/3 EV, 1 EV steps)
WB Bracketing Yes (3 frames in either blue/amber or magenta/green axis)
Videography features
Resolutions 3840 x 2160 (30, 25, 24, 20fps) 1920 x 1080 (60, 50, 30, 25fps) 1280 x 720 (60, 50, 30, 25fps), 640 x 480 (30, 25 fps)
Format MPEG-4, AVCHD
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD/SDHC/SDXC
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (microHDMI TypeD)
Microphone port Yes
Wireless Built-In
Physical
Environmentally sealed No
Battery Battery Pack
Battery description Lithium-Ion rechargeable battery & charger
Battery Life (CIPA) 350
Weight (inc. batteries) 410 g (0.90 lb / 14.46 oz)
Dimensions 125 x 86 x 77 mm (4.92 x 3.39 x 3.03″)
Other features
Orientation sensor Yes
GPS None

AneKamera - Kemunculan terbaru dari legenda kamera Fujifilm kembali menambah koleksi kamera digital dunia. Beberapa waktu lalu Fujfilm memperkenalkan sebuah kamera mirrorless dengan teknologi baru. Kamera tersebut diberi nama Fujifilm X-T1 IR. Berbagai spesifikasi yang diusung oleh kamera baruFujifilm tersebut tampak identik dengan pendahulunya Fujifilm X-T1, namun dalam kamera barunya Fujifilm menambahkan teknologi infrared canggih untuk melihat cahaya ultra violet (UV) yang nampak dan infrared (IR) dari bagian spektrum cahaya (sekitar 380nm-1000nm). Fujifilm X-T1 IR merupakan kamera mirrorless premium yang dirancang khusus untuk para profesional yang sangat baik dikombinasikan dengan lensa berkualitas tinggi Fujinon XF dengan hasil yang dapat di andalkan dan kualitas yang mumpuni.

Para pengguna kamera profesional dapat menggunakan Fujifilm X-T1 IR untuk mendukung pekerjaan sehari-hari, dan bisa langsung medapatkan keuntungan dari X-Trans CMOS sensor II, ultra wide Real Time EVF dan layar miring beresolusi tinggi. X-T1 IR masih mempertahankan 100% silent shutter elektronik yang telah digunakan pada Fujifilm X-T1, demikian juga dengan viewfinder elektronik yang memungkinkan fungsi night vision yang sempurna dengan sumber cahaya infrared yang pada umumnya tidak terlihat oleh mata manusia. Body eksterior Fujifilm X-T1 IR dibangun dengan 100% magnesium alloy dan dirancang untuk tahan terhadap cuaca, sehingga sangat cocok digunakan untuk kondisi yang sangat menantang dalam kondisi panas dan dingin, basah dan berdebu sekalipun. X-T1 IR memiliki 80 titik penyegelan terhadap cuaca untuk penggunaan luar ruangan dan dapat menahan suhu beku hingga 14°F (-10°C).

Fujifilm X-T1 IR ini berfokus pada kedua kualitas gambar yang sangat baik serta memberikan kemampuan menembak berkecepatan tinggi. Kemampuan yang sangat canggih tersebut menggunakan sistem autofokus yang sangat cepat dan akurat. Perangkat kamera terbaru milik Fujifilm ini sudah kompatibel dengan memori SD Ultra High Speed UHS-II. Kecepatan menembak yang dimiliki oleh kamera baru ini bisa mencapai hingga 8 frame per detik. Dengan kemampuan yang super cepat dan canggih ini, X-T1 IR cocok untuk setiap pengguna dengan berbagai keperluan dan profesi kerja yang membutuhkan kualitas foto tingkat tinggi, daya tahan serta kinerja yang maksimal.

Dari review Fujifilm X-T1 IR yang singkat di atas maka dapat disimpulkan bahwa kamera mirrorless generasi penerus X-T1 ini selain masih mempertahankan kekuatan dari oendahulunya juga telah menambahkan teknologi infrared yang mampu membantu pengguna untuk mendapatkan gambar yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kamera ini akan segera tersedia pada Oktober 2015 dengan harga USD 1.699 atau sekitar 25 jutaan mengikuti kurs sekarang. Untuk lebih detail mengenai Fujifilm X-T1 IR silahkan anda simak spesifikasi lengkapnya berikut ini.

Review Kamera Fujifilm X-T1 IR Harga dan Spesifikasi Lengkap

Spesifikasi Fujifilm X-T1 IR

Body type
Body type SLR-style mirrorless
Sensor
Max resolution 4896 x 3264
Image ratio w:h 1:1, 3:2, 16:9
Effective pixels 16 megapixels
Sensor photo detectors 17 megapixels
Sensor size APS-C (23.6 x 15.6 mm)
Sensor type CMOS
Processor EXR Processor II
Image
ISO 200-6400 (RAW), 100-51200 (JPEG)
White balance presets 8
Custom white balance Yes
Image stabilization No
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Large, Medium, Small
Optics & Focus
Autofocus Contrast Detect (sensor), Phase Detect, Multi-area, Center, Selective single-point, Single, Continuous, Face Detection, Live View
Manual focus Yes (MF Distance Indicator)
Lens mount Fujifilm X
Focal length multiplier 1.5×
Screen / viewfinder
Articulated LCD Tilting
Screen size 3″
Screen dots 1,040,000
Touch screen No
Screen type TFT LCD (RGBW)
Live view Yes
Viewfinder type Electronic
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 0.77×
Viewfinder resolution 2,360,000
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/4000 sec
Aperture priority Yes
Shutter priority Yes
Manual exposure mode Yes
Built-in flash No (External flash EF-X8 included)
Flash range 8.00 m (ISO 100)
External flash Yes (via hot shoe or built-in flash)
Flash modes Auto, Forced Flash, Slow Synchro, Suppressed Flash, Rear-curtain Synchro, Commander
Continuous drive 8.0 fps
Self-timer Yes (10sec. / 2sec. Delay)
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Exposure compensation ±3 (at 1/3 EV steps)
AE Bracketing (at 1/3 EV, 2/3 EV, 1 EV steps)
WB Bracketing Yes (+/- 1 to +/- 3)
Videography features
Resolutions 1920 x 1080 (30, 60p), 1280 x 720 (30p, 60p)
Format H.264
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD / SDHC / SDXC (UHS-II)
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (mini HDMI)
Microphone port Yes
Headphone port No
Wireless Built-In
Wireless notes Geotagging / Wireless communication (Image transfer) / View & Obtain Images / Remote camera shooting / PC Autosave
Remote control Yes (RR-90 remote release (not included))
Physical
Environmentally sealed Yes
Battery Battery Pack
Battery description NP-W126
Battery Life (CIPA) 350
Weight (inc. batteries) 440 g (0.97 lb / 15.52 oz)
Dimensions 129 x 90 x 47 mm (5.08 x 3.54 x 1.85″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording Yes (Setting: Interval, Number of shots, Starting time)
GPS Optional
GPS notes via smartphone

AneKamera - Masa liburan telah habis, bagaimana pengalaman liburan anda dengan kamera untuk mengabadikan moment menarik dalam liburan anda? Pastinya hari yang indah dimana anda dapat mengabadikan setiap saat bersejarah dalam hidup anda. Sama hal nya dengan hari ini, di mana kita akan membuat review kamera Fujifilm X-T10 yang mungkin akan menggantikan kamera lama anda. Fujifilm X-T10 merupakan kamera mirrorless yang meneruskan sukses pendahulunya Fujifilm X-T1.

Fujifilm X-T1 merupakan tonggak sejarah kamera Fujifilm. Hadir dengan viewfinder elektronik beresolusi tinggi, kualitas gambar menakjubkan, segel body tahan cuaca dan sistem kontrol yang menarik. Sebagai generasi penerus di lini kamera high-end X-T10 hadir dengan berbagai perbaikan yang canggih, namun cukup murah dari segi harga meskipun banyak komponen yang mirip dengan pendahulunya. Hal yang sangat disayangkan dari X-T10 adalah dihilangkannya weather sealed yang ada di X-T1. Itulah yang bisa digambarkan secara singkat dari Fujifilm X-T10.

Lebih jauh lagi tentang apa yang diusung oleh Fujifilm X-T10 adalah mengenai sensor, kamera ini memanfaatkan sensor X-Trans CMOS II setinggi 16 megapixel dan dikombinasikan dengan EXR Processor II. Dengan ini bisa dikatakan bahwa X-T10 memanfaatkan tradisi seperti SLR, dan menawarkan titik kontrol yang menarik, tombol operasi yang bisa disesuaikan, LCD yang bisa dimiringkan, dan yang paling disukai dari Fujifilm adalah adanya film emulations. Kamera ini mengincar pasar pengguna dengan jiwa muda dan kreatif, dasarnya adalah kamera keren namun dengan harga yang terjangkau. Secara garis besar kamera ini membawa fitur utama seperti yang ada dibawah ini.

Fitur utama Fujifilm X-T10
  •     16MP X-Trans CMOS II sensor
  •     EXR Processor II
  •     ISO 200-6400, plus 100 - 51200 expanded (JPEG only)
  •     2.36M dot OLED viewfinder elektronik dengan 0.62x (equiv.) pembesaran
  •     3" 920k dot tilting LCD
  •     7 tombol fungsi programmable
  •     Digital Split Image dan Focus Highlight Peaking
  •     Zona baru AF in AF-S/AF-C; wide (tracking) untuk AF-C; Eye Detection
  •     Merekam Full HD movie (1080/60p, 36Mbps bitrate), dengan built-in microphone stereo
  •     Built-in pop-up flash
  •     Konektivitas Wi-Fi dengan remote control dari smartphone atau tablet
  •     Magnesium alloy body
Seperti yang diharapkan oleh para pengguna, sejumlah fitur kunci yang digunakan pada X-T10 sangat identik dengan pendahulunya X-T1. Namun salah satu fitur utama yang ada yaitu sistem AF telah ditingkatkan jauh lebih baik. Setelah beberapa waktu sebelumnya diumumkan update firmware untuk X-T1, salah satu  dari update AF kemudian menjadi standar yang digunakan untuk X-T10. Salah satu fokus utma dari X-T10 adalah konsentrasi pada peningkatan AF dalam kondisi kontras rendah serta menambahkan kemampuan untuk melacak subjek di frame. Hal ini merupakan pertama kali nya di mana Fujifilm menawarkan segala macam kemampuan pelacakan subjek nyata untuk kamera nya.

FUjifilm X-T10 juga didukung dengan teknologi antar muka pengguna gafis yang baru, hal ini menawarkan ikon displai yang dapat disesuaikan. Fitur lain yang termasuk di dalamnya adalah kontrol cepat depan dan belakang  yang bisa diklik ke dalam, pada dasarnya adalah masing-masing untuk memanggil fungsi sekunder. Di saat peluncurannya Fujifilm mengklaim bahwa EVF yang digunakan di X-T10 memiliki waktu lag tersingkay di dunia, hanya 0,005 detik.

Perbandingan Fujifilm X-T10 dan Fujifilm X-T1

Pembanding Fujifilm X-T10 Fujifilm X-T1
Sensor 16MP X-Trans CMOS II sensor 16MP X-Trans CMOS II sensor
Processor EXR Processor II EXR Processor II
ISO range (expanded) ISO 200-6400, plus 100 - 51200 expanded (JPEG only) ISO 200-6400, plus 100 - 51200 expanded (JPEG only)
Body material Magnesium alloy Magnesium alloy
Weather sealing No Yes
Custom function buttons 7 6
Viewfinder specs 2.36M dot OLED EVF with 0.62x magnification 2.36M dot OLED EVF with 0.77x magnification
LCD specs 3 inch, 920k dots 3 inch 1040k dots
Pop-up flash Yes No
Flash sync port No Yes
Burst rate 8fps 8fps
Size 400cm3 541cm3
Weight 381g 440g

Dari tabel perbandingan di atas kita bisa melihat bahwa meskipun kedua kamera ini menawarkan 2.36M dot EVF OLED yang sama namun X-T10 memiliki perbesaran optik yang lebih kecil dengan 0,62x dibanding dengan X-T1 yang mencapai 0,77x. Yang senilai dengan perbesaran dari X-T10 adalah perbesaran dari kamera kompak Fujifilm X30 dengan EVF yang sama persis, demikian juga dengan perbesaran yang sama juga.

Dengan melihat tabel di atas anda juga patut kecewa dengan dihilangkannya weather-sealed yang ada di X-T1. Ini merupakan pengorbanan yang sangat disayangkan mengingat pentingnya weather-sealed tersebut bagi para pengguna. Perbedaan yang lain adalah jika kita melihat dari resolusi layar LCD yang digunakan. Fujifilm X-T10 memiliki resolusi yang lebih rendah dengan 920k dot, bandingkan dengan yang ada pada Fujifilm X-T1 yang menggunakan 1040k dot.

Namun diantara kekurangan yang dimilikinya, X-T10 menawarkan beberapa keunggulan yang layak menjadi nilai lebih dibanding pendahulunya. Dalam hal ini X-T10 mamsukkan flash pop-up, user interface grafis baru pada viewfinder, ditambah dengan body yang lebih ringan dan lebih kecil dari X-T1. Jika X-T1 memiliki berat mencapai 440g, X-T10 hanya 381g, tidak terpaut banyak namun hal itu nyata telihat perbedaannya.

Kedua kamera kakak beradik ini secara keseluruhan memang didesain mirip satu sama lain. Kedua kamera ini menawarkan 3 kontrol dial di bagian atas kamera, selain itu juga terdapat banyak tombol fungsi yang berada sikitar body kamera. Dalam hal ini X-T10 memiliki keunggulan dengan 7 tombol yang bisa disesuaikan secara total, sedangngkan X-T1 hanya memiliki 6 tombol. Sedangkan dalam hal kontrol langsung, XT10 memiliki kecepatan shutter khusus, kompensasi eksposur dan drive mode dial.

Review Kamera Mirrorless Fujifilm X-T10 Harga dan Spesifikasi Lengkap

Setelah melihat review kamera fujifilm X-T10 di atas maka dapat disimpulkan bahwa dalam beberapa hal X-T10 memiliki kekurangan seperti tidak adanya weather-sealed, perbesaran optik EVF lebih kecil, resolusi LCD lebih rendah dari X-T1. Namun berbagai kelebihan juga ditawarkan oleh X-T10 seperti lebih ringan dan lebih kecil, adanya flas pop-up, user interface garfis baru pada jendela bidik dan masih banyak lagi. Namun secara garis besar disimpulkan bahwa Fujifilm X-T10 merupakan versi murah dari Fujifilm X-T1.

Kamera Fujifilm X-T10 dikabarkan akan mulai dipasarkan pada bulan Juni 2015 mendatang. Kamera X-T10 ini akan ditawarkan dengan dua warna pilihan yang menarik yaitu warna hitam dan silver. Kamera ini akan dipasarkan dengan pilihan kit yang berbeda. Fujifilm X-T10 ditawarkan dengan harga $800 (10,5 juta/body only), $899 (11,8 juta/ kit Fujinon 16-50mm f/3.5-5.6 OIS) dan $1099 (14,4 juta/kit Fujinon 18-55mm f / 2,8-4 R LM OIS). Kita lihat saja pada saat peluncuran nanti dan kapan akan tersedia di Indonesia belum ada informasi lanjut. Nah untuk melihat lebih jauh tentang Fujifilm X-T10 kita lihat pada spesifikasi di bawah ini.

Spesifikasi Fujifilm X-T10

Body type
Body type SLR-style mirrorless
Body material Magnesium alloy
Sensor
Max resolution 4896 x 3264
Image ratio w:h 1:1, 3:2, 16:9
Effective pixels 16 megapixels
Sensor photo detectors 17 megapixels
Sensor size APS-C (23.6 x 15.6 mm)
Sensor type CMOS
Processor EXR Processor II
Color space sRGB, AdobeRGB
Color filter array X-Trans II CMOS with primary color filter
Image
ISO Auto, 100-51000 (JPEG), 200-6400 (Raw)
White balance presets 8
Custom white balance Yes
Image stabilization No
Uncompressed format RAW
File format JPEG (Exif 2.3)
Raw (RAF format)
Optics & Focus
Autofocus Contrast Detect (sensor), Phase Detect, Multi-area, Center, Selective single-point, Tracking, Single, Continuous, Face Detection, Live View
Autofocus assist lamp Yes
Manual focus Yes
Number of focus points 77
Lens mount Fujifilm X
Focal length multiplier 1.5×
Screen / viewfinder
Articulated LCD Tilting
Screen size 3″
Screen dots 920
Touch screen No
Screen type TFT LCD (RGBW)
Live view Yes
Viewfinder type Electronic
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 0.62×
Viewfinder resolution 2,360,000
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/4000 sec
Exposure modes Program
Shutter priority
Aperture priority
Manual
Built-in flash Yes
Flash range 5.00 m (ISO 100)
External flash Yes (via hot shoe or wireless)
Flash modes Auto, forced flash, slow synchro, flash off, rear-curtain synchro, commander
Flash X sync speed 1/180 sec
Drive modes Single
Continuous High
Continuous Low
Continuous drive 8.0 fps
Self-timer Yes (10sec. / 2sec. Delay)
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Exposure compensation ±3 (at 1/3 EV steps)
AE Bracketing (at 1/3 EV, 2/3 EV, 1 EV steps)
WB Bracketing Yes (+/- 1 to +/- 3)
Videography features
Resolutions 1920 x 1080 (60p, 30p, 24p), 1280 x 720 (60p, 30p, 24p)
Format H.264
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD / SDHC / SDXC (UHS-I)
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (HDMI Micro (Type D))
Microphone port No
Headphone port No
Wireless Built-In
Wireless notes 802.11b/g/n
Remote control Yes (via smartphone, cable release)
Physical
Environmentally sealed No
Battery Battery Pack
Battery description NP-W126 lithium-ion battery & charger
Battery Life (CIPA) 350
Weight (inc. batteries) 381 g (0.84 lb / 13.44 oz)
Dimensions 118 x 83 x 41 mm (4.65 x 3.27 x 1.61″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording Yes (Setting: Interval, Number of shots, Starting time)
GPS Optional
GPS notes via smartphone
AneKamera - Setelah mengalami berbagai iterasi dalam beberapa tahun terakhir, Panasonic kembali memperkenalkan produk terbarunya pada awal tahun ini dengan Panasonic Lumix DMC-GF7. Kali ini kita akan membuat review kamera mirrorless Panasonic Lumix DMC-GF7 dan membedah apa saja yang dimiliki oleh kamera ini. Kamera GF-series secara bertahap telah membentuk akraktenya dan saat ini sudah menetap pada posisi yang layak diperhitungkan di pasaran kamera. Kamera ini menandai lahirnya Panasonic sebagai salah satu merek yang patut mendapat apresiasi para pecinta fotografi dunia. Kamera ini tidak saja memberikan kemampuan point-and-shoot yang sempurna namun sekaligus menawarkan sepenuhnya kontrol pengaturan jika dibutuhkan. Panasonic Lumix DMC-GF7 memegang trend terkini dibanding dengan seri sebelumnya.

GF7 dibangun dengan sensor sebtinggi 16 megapixel yang sama dengan beberapa seri yang lain seperti GX7, GM1 dan GM5. Hal ini bermaksud agar kamera-kamera tersebut menghasilkan kualitas gambar yang setara dengan seri yang lain. Dalam hal ini GF7 menyimpang dari tubuh GF-series yang lain dengan gaya baru. Untuk lebih jelasnya mengenai body akan dijelaskan lebih lanjut dibawah. Secara singkat kamera ini memiliki spesifikasi utama yang sangat menarik seperti yang dijelaskan berikut ini.

Spesifikasi utama Panasonic Lumix DMC-GF7
  •     16MP Four Thirds sensor
  •     Focus down to -4EV
  •     3" 1.04M dot rear LCD
  •     180 degree tilt "selfie" screen
  •     5.8 fps burst shooting
  •     1080/60p video in AVCHD or MP4 format
  •     "No Password" Wi-Fi connectivity
  •     "Face" and "Buddy" shutter modes
Selanjutnya kita akan membahas satu persatu apa saja yang ditawarkan oleh Panasonic untuk GF7 sebagai berikut :

Body

Seperti yang dikatakan sebelumnya GF7 menggunakan body dengan style yang benar-benar baru. Dengan style ini GF7 berhasil menawarkan dimensi baru ang lebih kecil darpada yang digunakan oleh pendahulunya GF6. Hal yang paling penting adalah bahwa dengan style baru yang dimiliki oleh GF7 telah membuat setengan sentimeter menjadi lebih tipis, selain itu body yang tipis tersebut juga menempatkan layar LCD yang bisa dimiringkan. Namun sayangnya adalah jika pedahulunya layar yang ada bisa dimiringkan ke atas dan ke bawah, yang dimiliki GF7 hanya bisa dimiringkan ke atas. Hal ini nampak sekali bahwa GF7 dioptimalkan untuk mereka yang suka selfie. Dan GF7 sepertinya konsisten dengan seri yang lain dengan tidak adanya viewfinder optik maupun elektronik.

Duduk di bawah tonjolan dibagian atas tubuh di tengah adalah flash pop-up. Kamera GF-series secara tradisional tetap menggunakan fitur built-in flash ini, dan hal ini ternyata lebih menarik untuk dipertahankan daripada harus menggunakan flash asesoris seperti yang digunakan oleh GM5 dan LX100. Namun sayangnya flash sync hanya terbatas 1/50 detik atau lebih lambat, yang artinya fitur tersebut sama atau diwarisi dari mekanisme shutter dari GM1.

Hal yang berbeda ditunjukkan oleh GF7 sekaligus membedakan dengan GF6 sebagai pendahulunya. Dalah hal konektivitas GF7 tidak menggunakan NFC untuk terkonekasi dengan Wi-Fi, namun sebaliknya memilih metode QR code yang mana aplikasi Panasonic pada smartphone memindai kode QR pada layar kamera untuk memasangkan perangkat. Hal ini jelas tidak berteknologi tinggi layaknya NFC, namun bisa jadi lebih handal dan bekerja cukup baik untuk pengguna perangkat iOS Apple.

Berbicara mengenai baterai yang digunakan oleh GF7, menurut CIPA mampu untuk 230 tembakan yang artinya kurang dari 100 tembakan dibanding dengan pendahulunya.

Body Atas

Permukaan atas kamera mungusung mode konvensional, lengkap dengan berbagai tombol pengaturan adegan dan fungsi tombol program, yang secara default mengaktifkan Wi-Fi. Disitu terdapat juga  tombol iA (intelligent auto), atau biasanya sering juga disebut sebagai tombol Hand to Grandma, tombol ini berfungsi untuk mengalihkan sepenuhnya ke mode otomatis, lengkap dengan scene recognition. Flash pop-up mendominasi bagian pemukaan atas bagian tengah. Hal ini konsisten sebagai inkarnasi
terbaru untuk GF-series yang tidak ada hot shoe.

Dalam pegangan tangan

Panasonic GF7 dengan body kecil standarnya sebagai kamera mirrorless sangat nyaman saat digunakan. Hal ini juga dilengkapi dengan berbagai tombol yang yang kompak dan cukup dekat satu dengan yang lain, meskipun tidak seramai yang ada pada GM1. Meskipun secara umum body yang digunakan meminjam dari seri GM, saat digunakan untuk menembak akan berasa seperti layaknya seri GF sebelumnya. Artinya kamera yang dibangun dengan tubuh dari seri yang lain, namun tetap familiar bagi pengguna yang setia menggunakan GF-series.

Selain tombol fisik layar LCD tilt yang memiliki array kontrol sentuh seperti biasa, termasuk full area touch focus, GF7 dapat menampilkan tools yang berguna seperti histogram real-time, guide lines, level gauge dan highlight display.

Review Kamera Mirrorless Panasonic Lumix DMC-GF7 Harga dan Spesifikasi

Fitur fotografi

Panasonic Lumix DMC-GF7 memiliki burst rate maksimum 5,8 fps (5 fps dengan focus tracking), akan tetapi tidak termasuk teknologi Depth from Defocus Panasonic yang mempercepat fokus seperti pada DMC-GH4 dan kompak yang lebih tinggi. Ada mode diam yan memanfaatkan sebuah rana elektronik untuk gambar yang seharusnya tidak menyebabkan noise, dan Panasonic mengklaim  GF7 mampu fokus hingga -4EV.

Selain beberapa hal di atas, ada beberapa fitur fotografi baru yang ada bersamaan dengan layar selfie built-in. Face Shutter melakukan lebih dari apa yang pengguna harapkan untuk mengcapture foto wajah. Hal tersebut bisa dilakukan setelah pengguna melambaikan tangan bolak-balik di depan wajah untuk memberitahukan kamera bahwa subjek sudah siap. Buddy Shutter adalah fitur untuk mengambil foto ketika mendeteksi dua wajah yang bersebelahan di dalam frame.

Untuk penggunaan secara kreatif pada teknologi mobile, Jump Snap mengambil keuntungan dari smartphone yang dipasangkan, baik yang berada di tangan maupun berada dalam saku. Ketika pengguna melompat di udara, aplikasi Panasonic pada ponsel akan menggunakan accelerometer untuk menentukan titik puncak pada lompatan, dan kamera dapat melakukan snap foto di saat yang tepat.

Yang terakhir adalah adanya beauty effect termasuk di dalamnya Soft Skin, Slimming Mode dan Defocus (untuk pengguna yang suka latar belakang blur). Time Lapse dan stop motion setting juga tersedia di GF7.

Fitur Video

Kamera ini mampu merekam video dengan kualitas hingga 1920x1080/60p baik dengan format MP4 atau format AVCHD, sampai dengan 28 Mbps. Pengguna juga dapat menangkap video 24p di 28MBps, pengguna harus menggunakan format AVCHD untuk hasil yang lebih baik jika dibanding dengan format MP4. Kamera mencakup beberapa alat yang berguna untuk pengambilan gambar video, termasuk zebra pattern, level gauge, guide lines dan focus peaking serta pilihan untuk autofokus terus menerus selama perekaman. Untuk mendukung hasil yang lebih baik juga disediakan built-in microphone stereo dengan wind-cut filter.

Melanjutkan tema media sosial, Snap Movie mode memungkinkan pengguna merekam video pendek untuk pre-set durasi 2,4,6 atau 8 detik yang dapat di bagi ke berbagai situs media sosial langsung dari app smartphone Panasonic. Tidak ada pilihan video 4K di GF7 karena dianggap terlalu banyak untuk kamera sekecil GF7.

Dari review kamera Panasonic Lumix DMC-GF7 di atas maka ada beberapa hal yang patut disimpulkan yaitu secara keseluruhan tubuh kecil dari GF7 merupakan hal yang cukup menarik dengan keuntungan mudah dibawa kemana pun. selanjutnya adalah hal yang patut di sayangkan untuk fitur layar LCD yang hanya bisa dimiringkan ke atas, hal ini termasuk langkah mundur jika dibanding pendahulunya meskipun mendukung langkah sebagai kamera untuk selfie dan media sosial. secara keseluruhan kamera ini cukup memberikan berbagai pengingkatan dalam hal fitur fotografi, fitur video maupun kemampuan kontrolnya.

Harga yang ditawarkan untuk Panasonic Lumix DMC-GF7 masih sangat terjangkau, saat ini kamera tersebut ditawarkan dengan harga Rp. 7.299.000 dengan lensa 12-32mm F/3.5-5.6 ASPH. Untuk lebih lengkapnya silahkan lihat spesifikasi lengkapnya dibawah ini.

Spesifikasi Kamera Panasonic Lumix DMC-GF7

Body type
Body type Rangefinder-style mirrorless
Sensor
Max resolution 4592 x 3448
Other resolutions 4:3 (3232 x 2424, 2272 x 1704), 3:2 (4592 x 3064, 3232 x 2160, 1824 x 1216), 3:2 (4592 x 2584, 3840 x 2160, 1920 x 1080), 1:1 (3424 x 3224, 2416 x 2416, 1712 x 1712)
Image ratio w:h 1:1, 4:3, 3:2, 16:9
Effective pixels 16 megapixels
Sensor photo detectors 17 megapixels
Sensor size Four Thirds (17.3 x 13 mm)
Sensor type CMOS
Processor Venus Engine
Image
ISO Auto, 200-25600 (extends to 100-25600)
White balance presets 5
Custom white balance Yes (2 slots)
Image stabilization No
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Fine, standard
Optics & Focus
Autofocus Contrast Detect (sensor), Multi-area, Center, Selective single-point, Tracking, Single, Continuous, Touch, Face Detection, Live View
Digital zoom Yes (2x-4x)
Manual focus Yes
Number of focus points 23
Lens mount Micro Four Thirds
Focal length multiplier 2×
Screen / viewfinder
Articulated LCD Tilting
Screen size 3″
Screen dots 1,040,000
Touch screen Yes (with touch AF, shutter, playback, menus)
Screen type TFT LCD
Live view Yes
Viewfinder type None
Photography features
Minimum shutter speed 60 sec
Maximum shutter speed 1/16000 sec
Aperture priority Yes
Shutter priority Yes
Manual exposure mode Yes
Subject / scene modes Yes
Built-in flash Yes
Flash range 4.00 m (at ISO 100)
External flash No
Flash modes Auto, auto w/redeye reduction, flash on, flash on w/redeye reduction, slow sync, slow sync w/redeye reduction, flash off
Continuous drive 5.8 fps
Self-timer Yes (2 or 10 secs, 3-shot/10 sec)
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Exposure compensation ±5 (at 1/3 EV steps)
AE Bracketing ±3 (3, 5, 7 frames at 1/3 EV, 2/3 EV, 1 EV steps)
WB Bracketing Yes (3 shots in blue/amber and magenta/green axes)
Videography features
Resolutions 1920 x 1080 (60p, 60i, 50p, 50i, 30p, 25p, 24p), 1280 x 720 (30p, 25p), 640 x 480 (30p, 25p)
Format MPEG-4, AVCHD
Videography notes 24p only available with AVCHD
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD/SDHC/SDXC card
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (micro-HDMI)
Microphone port No
Headphone port No
Wireless Built-In
Wireless notes 802.11b/g/n with NFC
Remote control Yes (wired, via smartphone)
Physical
Environmentally sealed No
Battery Battery Pack
Battery description Lithium-ion battery & charger
Battery Life (CIPA) 230
Weight (inc. batteries) 266 g (0.59 lb / 9.38 oz)
Dimensions 107 x 65 x 33 mm (4.21 x 2.56 x 1.3″)
Other features
Orientation sensor Yes
GPS None
Diberdayakan oleh Blogger.

Item Promo dari :