Tampilkan postingan dengan label Fujifilm. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fujifilm. Tampilkan semua postingan
oleh AneKamera - Jarang sekali kita membahas brand kamera semacam Fujifilm yang memang tidak terlalu banyak hadir variannya di pasaran. Namun meskipun begitu merk dagang dalam dunia imaging ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Beberapa tahun yang lalu siapa yang tidak mengenal Fujifilm yang sudah berpengalaman selama 80 tahun dalam dunia fotografi, kamera dengan pengguna terbesar hingga saat ini masih mampu menunjukkan taringnya di antara gempuran para kompetitiornya. Nah kali ini kami akan mencoba membahas mengenai review kamera Fujifilm X-Pro2 yang di dalam jajaran kamera Fujifilm masuk ke dalam jajaran kamera mirrorless X Series. Kamera ini serasa unik saat anda gunakan, sebab anda serasa memegang kamera dari generasi jaman dahulu atau jadul.

Fujifilm X-Pro2 memang sengaja di desain dengan body retro setidaknya untuk mengenang kejayaan masa lalu. Namun di balik desain retro dan jadul tersebut, kamera ini menyimpan teknologi dan fitur yang sangat canggih. Kecanggihan yang diusung oleh Fujifilm X-Pro2 bahkan mampu bersaing dengan kamera digital masa kini atau kamera pendatang baru. Ingat kamera ini pernah menjadi raja nya kamera di Indonesia pada beberapa tahun yang lalu dari sekarang, bahkan kamera ini memiliki pengalaman selama 80 tahun dalam dunia fotografi film, maka tak heran jika kamera ini bisa jadi menjadi kamera yang mampu merebut hati pengguna yang ada pada saat ini.

X-Pro2 merupakan salah satu kamera dari empat kamera yang hadir bagi para pecinta setianya di tahun 2016 ini. Kamera dengan berbagai fitur dan teknologi baru nan canggih dan serbaguna akan menjadi kamera yang tak akan kalah dari para kompetitor pendatang baru. Hanya dilihat dari desain retronya saja sudah mampu membangkitkan antusias, apalagi jika melihat berbagai kekuatan yang di usungnya. Nah untuk lebih jelasnya mengenai kamera Fujifilm X-Pro2 ini mari kita simak penjelasan singkat yang berikut ini.

Sensor X-Trans CMOS III

Mengusung sensor hasil pengembangan terbaru yaitu sensor X-Trans CMOS III APS-C setinggi 24.3 Megapixel cukup membanggakan. Sensor yang digunakan pada kamera ini merupakan sensor dengan pixel tertinggi dari semua kamera X-series yang ada. Sensor canggih ini dikombinasikan dengan lensa XF, memberikan gambar dengan resolusi yang dirasakan jauh lebih besar dari jumlah pixel yang digunakan. Selain itu phase detection pixel telah diposisikan di atas area yang lebih besar untuk kinerja AF yang lebih cepat dan deteksi fase yang lebih tepat. Kinerja sensitivitas ISO tinggi juga telah ditingkatkan ke titik di mana seluruh sensitivitas sekarang bisa digunakan secara yakin hingga pada tingkat maksimum ISO 12800 (output sensitivitas bisa diperpanjang hingga 51200).

X Processor Pro

Juga merupakan hasil pengembangan terbaru, sebuah mesin pengolahan gambar yang kemudian disebut sebagai X-Processor Pro. Sangat jauh meninggalkan mesin pengolahan dari kamera mirrorless sebelumnya Fujifilm X-T1 IR yang masih menggunakan EXR Processor II. Fujifilm X-Pro2 dengan X-Processor Pro sekarang memiliki kecepatan 4x lebih cepat dari model konvensional. Hal ini sekaligus mampu memaksimalkan sensor X-Trans CMOS III untuk memastikan sensor tersebut memberikan kualitas gambar tertinggi dengan waktu respon yang super cepat.

Lebih lanjut lagi, berkat teknologi membaca kecepatan tinggi dari sensor, kecepatan tampilan EVF konvensional yang sebelumnya 54fps telah ditingkatkan menjadi 85fps (dalam mode High Performance). Hal ini secara substansial mampu mengurangi fenomena gambar delay ketika pelacakan subjek yang bergerak. Blackout setelah rilis juga telah berkurang sekitar setengah dan kompresi RAW juga telah didukung, dengan demikian meningkatkan kemudahan dalam penanganan data RAW tersebut. Fujifilm X-Pro2 juga memiliki CPU baru untuk memproses dalam kecepatan tinggi, juga memori buffer telah ditingkatkan untuk resepon lebih cepat.

Advanced Hybrid Multi Viewfinder

Fotografer handal sangat suka melihat subjek dari jendela bidik (viewfinder) untuk mengambil foto, itulah alasan mengapa model X-series telah menggunakan finder dari awal. Menggabungkan keunggulan dari OVF dan EVF, Fujifilm telah disempurnakan dengan hadirnya Advanced Hybrid Multi Viewfinder dengan tiga pilihan tampilan yang menarik. Kini pengguna dapat kembali ke akar fotografi dengan viewfinder canggih yang pernah ada di dunia. Dengan kecanggihan dari Hybrid Multi Viewfinder memungkinkan pengguna untuk beralih antara pilihan optikal maupun elektronik melalui tuas tunggal. Fitur rangefinder baru bisa dipilih dengan cara yang sama.

Electronic Rangefinder

Electronic Rangfinder (ERF) secara bersamaan menampilkan jendela EVF kecil pada viewfinder optik. Hal ini dapat ditampilkan dalam tiga cara yang berbeda, yaitu : 100% field of view, 2.5x pembesaran dan 6x pembesaran. Dengan kelebihan ini memungkinkan pengguna untuk memeriksa fokus, sudut pandang, exposure dan white balance secara real time, bahkan ketikan mengambil foto melalui OVF. Hal serupa juga bisa digunakan dengan MF Assist, MF yang tepat sangat mungkin dalam OVF mode.

Diopter Adjustment

Sistem viewfinder optik canggih semakin tampak nyata dalam kamera Fujifilm X-Pro2 terbaru. Desain jendela bidik optikal kini telah diperbaiki, memindahkan titik mata dari 14mm pada model sebelumnya menjadi 16mm. Sebuah tombol diopter koreksi juga disertakan, hal ini membuat jendela bidik akan semakin nyaman untuk digunakan.

Sistem fokus menggabungkan kecepatan dan akurasi AF dengan MF sederhana

Menonjolkan sbjek dari foto yang diambil. Untuk para fotografer, fokus merupakan pekerjaan yang sangat penting. Meskipun saat ini autofokus bereaksi lebih cepat daripada mata manusia, daya tarik dan tingkat kepercayaan pada manual fokus tidak pernah akan hilang karena memberi tantangan tersendiri kepada para fotografer. Operasi cincin manual fokus untuk memilih elemen tertentu dalam bingkai seringkali sangat penting, sedangkan kecepatan tidak selalu menjadi segalanya bagi seorang fotografer handal.

Review Harga Kamera Fujifilm X-Pro2 dan Spesifikasi

Fokus Lever

Fokus Lever memungkinkan pengguna untuk langsung mengubah area fokus. Berada di bagian belakang body kamera fokus lever dapat dipindahkan layaknya joystick di delapan arah untuk segera memindahkan area fokus. Dan sekarang, perubahan area fokus yang cepat bisa dilakukan, bahkan pada saat menyusun gambar. Hal ini tidak hanya tersedia untuk memindahkan titik autofokus selama mode AF, tetapi juga bisa digunakan selama mode MF untuk segera memindahkan area tampilan diperbesar bila menggunakan MF Assist.

Phase Detection area AF diperluas 7x7


Jumlah titik fokus yang dipilih telah diperluas dari 49 pada model kamera sebelumnya menjadi 77. Hal ini menjadi sekitar 40% dari luas pencitraan sekarang tercakup dengan cepat, fase deteksi AF pixel presisi, yang artinya kecepatan fokus saat memotret subjek yangbergerak telah meningkat secara dramatis.

Desain body memaksimalkan kepraktisan

Tidak ada satupun fotografer ingin melepas mata mereka dari jendela bidik dengan alasan takut kehilangan momen yang sempurna. Dengan dasar alasan tersebut, aspek desain utama telah terkonsentrasi pada sisi bagian kanan kamera. Pengaturan exposure utama yang tersedia pada dial untuk kontrol ujung jari secara cepat. Perubahan juga dapat dibuat saat kamera dimatikan, sehingga pengguna akan selalu siap untuk kesempatan foto berikutnya. Berkat kesederhanaan kamera Fujifilm X-Pro2, pengguna akan dengan mudah menciptakan karya yang menakjubkan.

kompensasi eksposure


Kompensasi eksposur begitu sering digunakan, kini kompensasi eksposur telah dibuat menjadi dual-purpose dial. Kompensasi up ± 3 stop di 1/3 langkah menjadi sangat mungkin bahkan dengan kamera yang sedang digunakan untuk membidik melalui jendela bidik, ini berkat dial bentuk knurled (menonjol). Tetapi jika posisi C dipilih, kompesasi hingga ± 5 stop mungkin menggunakan perintah dial bagian depan.

Dual-Fungsi ISO Dial

Kecepatan rana dan ISO kini telah digabungkan menjadi satu dial, yang tentunya akan mengingatkan pada penemuan pada kamera model film sebelumnya. Mengubah ISO dilakukan dengan mengangkat bagian terluar dari dial. Sekarang semua pengaturan exposure dapat dilakukan dengan cara mudah dan cepat.

Perintah dial depan untuk penanganan lebih nyaman


Fujifilm X-Pro2 memiliki perintah dial baru dibagian depan. Hal ini digunakan untuk mengatur kecepatan rana menengah yang tidak tersedia pada shutter speed dial pada saat pengambilan gambar manual atau Shutter Speed Priority Mode. Ini juga digunakan untuk menggeser kombinasi eksposur terprogram saat pengambilan gambar dalam mode program.

Body Magnesium

Dilapisi dengan cat semi gloss yang sama dengan X-Pro1, body mewah model ini terbuat dari magnesium alloy yang sangat kuat dan kokoh, selain itu bahan ini akan terasa nyaman, solid dan handal dalam pegangan tangan. Tombol dial terbuat dari aluminium dan dioperasikan dengan klik yang meyakinkan. Selain itu, Fujifilm X-Pro2 memiliki banyak prasyarat dari sebuah kamera profesional, termasuk tahan terhadap debu, tahan air dan kemampuan untuk bekerja pada suhu rendah, smua berkat 61 segel cuaca disekitar body. Dengan demikian pengguna dapat menembak gambar dengan penuh keyakinan tanpa takut dengan cuaca ekstrim.

1/8000 sec. Shutter Speed

Kamera baru Fujifilm ini telah dilengkapi dengan focal plane shutter yang membanggakan, dengan daya tahan 150.000 tembakan, kecepatan maksimum 1/8000 detik dan kecepatan sync flash 1/250 detik. Selanjutnya, kamera ini juga mencakup shutter elektronik dengan operasi benar-benar diam dan kecepatan maksimum 1/32000 detik, yang memungkinkan pengguna untuk memilih apertur maksimum bahkan dalam kondisi terang.

Movie Shooting

Frame rate bisa dipilih dari 60fps, 30fps, 35fps dan 24fps untuk film Full HD dan jua mendukung format film di seluruh dunia. Ha ini juga memungkinkan untuk mengubah pengaturan aperture, shutter speed, dan kompensasi eksposure saat pemotretan film. Sama seperti pada gambar diam, program, aperture priority, shutter priority dan mode manual dapat dipilih, juga mode simulasi film. Berbagai ekspresi dapat dinikmati seperti gaya dokumenter dengan Classic Chrome.

Aplikasi dan Konektivitas

Memanfaatkan dedikasi aplikasi baru 'Fujifilm Camera Remote', pengguna bisa melakukan fokus dan trigger release kamera menggunakan smartphone atau tablet. Aplikasi ini tidak hanya memungkinkan pengguna menyesuaikan fokus, tetapi juga bisa untuk mengontrol pengaturan seperti kecepatan rana, aperture, kompensasi exposure, dan sensitivitas ISO. Bahkan pengguna dapat menerapkan pengaturan lainnya seperti simulasi film, self timer dan flash, sementara sentuhan AF memungkinkan pengguna fokus dari ponsel atau tablet.

Fungsi lain dari 'Fujifilm Camera Remote' adalah untuk mentranfer secara nirkabel dengan cara mudah dari kamera ke smartphone atau tablet. Tanpa harus memasukkan ID atau password. Hanya dengan sentuhan tombol, pengguna bisa mentransfer gambar berkualitas tinggi ke ponsel atau tablet untuk siap di upload ke blog atau situs jejaring sosian favorit pengguna.

Konektivitas lain yang juga bisa digunakan dengan mudah dan sederhana adalah mentransfer secara otomatis dan menyimpan foto pada PC melalui Wi-Fi. Hanya dengan menghidupkan PC dan pilih PC AutoSave dari menu kamera untuk mentransfer dan menyimpan secara nirkable foto dan film ke PC di rumah.

Kamera ini sudah hadir di Indonesia dengan harga yang lumayan agak tinggi, mengingat berbagai pengembangan baru yang menempel pada kamera keren ini. Meski dibalut dengan body mungil namun harga tak semungil body kamera tersebut. Harga yang berlaku di Indonesia berada pada kisaran 23 jutaan. Siap untuk dunia fotografi modern? Segera siapkan kocek untuk kamera keren ini.

Spesifikasi Fujifilm X-Pro2

Model Name FUJIFILM X-Pro2
Number of effective pixels 24.3 millions pixels
Image sensor 23.6mm x 15.6mm(APS-C)X-Trans CMOS III with primary color filter.
Sensor Cleaning system
Ultra Sonic Vibration
Storage media SD memory card(up to 2GB) / SDHC memory card(up to 32GB) / SDXC memory card( to 256GB)
UHS-I/UHS-II(Only Slot 1)
File format Still image
JPEG (Exif Ver.2.3), RAW : 14bit RAW(RAF original format), RAW+JPEG (Design rule for Camera File system compliant / DPOF-compatible)
Movie
Movie File Format: MOD
Movie Video Compression: MPEG-4 AVC / H.264
Audio: Linear PCM/ Stereo sound 48KHz sampling
Number of recorded pixels L: (3:2) 6000 x 4000 / (16:9) 6000 x 3376 / (1:1) 4000 x 4000
M: (3:2) 4240 x 2832 / (16:9) 4240 x 2384 / (1:1) 2832 x 2832
S: (3:2) 3008 x 2000 / (16:9) 3008 x 1688 / (1:1) 2000 x 2000
Lens mount FUJIFILM X mount
Sensitivity AUTO1 / AUTO2 / AUTO3(up to ISO12800) / ISO200 to 12800(1/3 step)(Standard Output Sensitivity)
Extended output sensitivity : ISO100 / 25600 / 51200
Exposure control TTL 256-zone metering, Multi / Spot / Average / Center Weighted
Exposure mode P(Program AE) / A(Aperture Priority AE) / S(Shutter Speed Priority AE) / M(Manual Exposure)
Exposure compensation -5.0EV - +5.0EV, 1/3EV step
(movie recording : -2.0EV - +2.0EV)
Image Stabilizer Supported with OIS type lenses
Shutter speed Mechanical Shutter
4 sec. to 1/8000 sec.(P mode), 30 sec. to 1/8000 sec.(All modes)
Bulb mode(up to 60 min), TIME : 30 sec. to 1/8000 sec.
Electronic Shutter
1 sec. to 1/32000 sec.(P / A / S / M modes)
Bulb mode : 1 sec. fixed, TIME : 1 sec to 1/32000sec
Mechanical + Electronic Shutter
4 sec. to 1/32000 sec.(P mode), 30 sec. to 1/32000 sec.(All modes)
Bulb mode(up to 60 min), TIME : 30 sec. to 1/32000 sec.
Synchronized shutter speed for flash
1/250 sec. or slower
Continuous shooting Approx. 8.0 fps(JPEG : 83 frames Lossless compression RAW : 33 frames Uncompressed RAW : 27 frames)
Approx 3.0 fps(JPEG : endless Lossless Compression RAW : endless Uncompressed RAW : 36 frames)
* recordable frames depends on recording media
* Speed of continuous shooting depends on shooting environment and shooting frames
Auto bracketing AE Bracketing(±2EV / ±5/3EV / ±4/3EV / ±1EV / ±2/3EV / ±1/3EV)
Film simulation bracketing(Any 3 types of film simulation selectable)
Dynamic Range Bracketing (100% · 200% · 400%)
ISO sensitivity Bracketing (±1/3EV / ±2/3EV / ±1EV)
White Balance Bracketing (±1 / ±2 / ±3)
Focus mode
Single AF / Continuous AF / MF
type
Intelligent Hybrid AF (TTL contrast AF / TTL phase detection AF)
AF frame selection
Single point AF : EVF / LCD / OVF : 11x7/21x13(Changeable size of AF frame among 5 types),
Zone AF : 3x3 / 5x5 / 7x7 from 77 areas on 11x 7 grid,
Wide / Tracking AF : (up to 18 area) 
* AF-S : Wide
* AF-C : Tracking
White balance Automatic Scene recognition /
Custom1 to 3 / Color temperature selection(2500K - 10000K) /
Preset : Fine, Shade, Fluorescent light (Daylight), Fluorescent light (Warm White), Fluorescent light (Cool White), Incandescent light, Underwater
Self-timer 10 sec. / 2 sec. Delay
Interval timer shooting Yes (Setting : Interval, Number of shots, Startinng time)
Flash modes Red-eye removal OFF
Auto / Forced Flash / Slow Synchro / Suppressed Flash / Rear-curtain Synchro / Commander
Red-eye removal ON
Red-eye Reduction Auto / Red-eye Reduction & Forced Flash / Red-eye Reduction & Slow Synchro / Suppressed Flash / Red-eye Reduction & Rear-curtain Synchro / Commander
* Red-eye removal is active when Face Detection is set to ON.
Hot shoe Yes (Dedicated TTL Flash compatible)
Viewfinder OVF
Reverse Galilean viewfinder with electronic bright frame display
Coverage of frame area v.s. capturing area: approx.92% Magnifications approx x0.36 / x0.60
EVF
0.48-in TFT color viewfinder Approx 2.36 millions dots(4:3) Coverage of viewing area vs. capturing area : approx. 100%
Eyepoint : approx 16mm(from the rear end of the camera's eyepiece) Diopter adjustment : -4 to +2m-1
Magnification : 0.59x with 50 mm lens (35mm equivalent) at infinity and diopter set to -1.0m-1
Diagonal angle of view : approx 29.1°(Horizontal angle of view : approx 24.4°)
Built-in eye sensor
LCD monitor 3.0-inch, aspect ratio 3:2, approx 1.62 millions dots
Movie recording Full HD 1920x1080 60p / 50p / 30p / 25p / 24p up to 14 min.
HD 1280x720 60p / 50p / 30p / 25p / 24p up to 28 min
* Use a card with SD Speed Clas
Film Simulation mode 15 modes (PROVIA / Standard, Velvia / Vivid, ASTIA / Soft, CLASSIC CHROME, PRO Neg.Hi, PRO Neg.Std, Black& White, Black& White+Ye Filter, Black& White+R Filter, Black& White+GFilter, Sepia, ACROS, ACROS+Ye Filter, ACROS+R Filter, ACROS+G Filter)
Dynamic range setting AUTO, 100%, 200%, 400%
ISO restriction(DR100% : No limit, DR200% : ISO400 or more, DR400% : ISO800 ore more )
Advanced filter Toy camera / Miniature / Pop color / High-key / Low-key / Dynamic tone / Soft focus / Partial color (Red / Orange / Yellow / Green / Blue / Purple)
Wireless transmitter Standard
IEEE 802.11b / g / n (standard wireless protocol)
Encryption
WEP / WPA / WPA2 mixed mode
Access mode
Infrastructure
Wireless function Geotagging, Wireless communication (Image transfer), View & Obtain Images, Remote camera shooting, PC Autosave, instax printer print
Other functions Exif Print, PRINT Image Matching II, Language(35 languages including JP / EN), Time difference, exposure preview on LCD during Manual mode, EVF brightness, EVF color, LCD brightness, LCD color, Mode effect on monitor, Customize
Terminal Digital interface
USB 2.0 High-Speed / Micro USB
* connectable with Remote Release RR-90 (sold separately)
HDMI output
HDMI micro connector (Type D)
Others
Microphone / shutter release input: ø2.5mm, stereo mini connector
Hot shoe, Syncronized terminal *Mechanical release S1 button
Power supply NP-W126 Li-ion battery (included)
Dimensions 140.5mm (W) x 82.8mm (H) x 45.9mm (D) / 5.5in. (W) x 3.3in. (H) x 1.8in. (D)
(Minimum depth: 34.8mm / 1.4 in.)
Weight Approx. 495g / 15.7 oz. (including battery and memory card)
Approx. 445g / 17.5 oz. (excluding accessories, battery and memory card)
Operating Temperature -10°C - 40°C / +32°F - +104°F
Operating Humidity 10 - 80% (no condensation)
Battery life for still images Approx. 250 / 350 frames (EVF / OVF, When XF35mmF1.4 R is set)
Battery life for movies*4 single consecutive movie: approx. 110 min. (Face detection is set to OFF)
Starting up period Approx 0.4sec.
* Fujifilm research
Accessories included Li-ion battery NP-W126
Battery Charger BC-W126
Shoulder strap
Body cap
Strap clip
Protective cover
Clip attaching tool
Owner's manual
Warranty+D66

AneKamera - Kemunculan terbaru dari legenda kamera Fujifilm kembali menambah koleksi kamera digital dunia. Beberapa waktu lalu Fujfilm memperkenalkan sebuah kamera mirrorless dengan teknologi baru. Kamera tersebut diberi nama Fujifilm X-T1 IR. Berbagai spesifikasi yang diusung oleh kamera baruFujifilm tersebut tampak identik dengan pendahulunya Fujifilm X-T1, namun dalam kamera barunya Fujifilm menambahkan teknologi infrared canggih untuk melihat cahaya ultra violet (UV) yang nampak dan infrared (IR) dari bagian spektrum cahaya (sekitar 380nm-1000nm). Fujifilm X-T1 IR merupakan kamera mirrorless premium yang dirancang khusus untuk para profesional yang sangat baik dikombinasikan dengan lensa berkualitas tinggi Fujinon XF dengan hasil yang dapat di andalkan dan kualitas yang mumpuni.

Para pengguna kamera profesional dapat menggunakan Fujifilm X-T1 IR untuk mendukung pekerjaan sehari-hari, dan bisa langsung medapatkan keuntungan dari X-Trans CMOS sensor II, ultra wide Real Time EVF dan layar miring beresolusi tinggi. X-T1 IR masih mempertahankan 100% silent shutter elektronik yang telah digunakan pada Fujifilm X-T1, demikian juga dengan viewfinder elektronik yang memungkinkan fungsi night vision yang sempurna dengan sumber cahaya infrared yang pada umumnya tidak terlihat oleh mata manusia. Body eksterior Fujifilm X-T1 IR dibangun dengan 100% magnesium alloy dan dirancang untuk tahan terhadap cuaca, sehingga sangat cocok digunakan untuk kondisi yang sangat menantang dalam kondisi panas dan dingin, basah dan berdebu sekalipun. X-T1 IR memiliki 80 titik penyegelan terhadap cuaca untuk penggunaan luar ruangan dan dapat menahan suhu beku hingga 14°F (-10°C).

Fujifilm X-T1 IR ini berfokus pada kedua kualitas gambar yang sangat baik serta memberikan kemampuan menembak berkecepatan tinggi. Kemampuan yang sangat canggih tersebut menggunakan sistem autofokus yang sangat cepat dan akurat. Perangkat kamera terbaru milik Fujifilm ini sudah kompatibel dengan memori SD Ultra High Speed UHS-II. Kecepatan menembak yang dimiliki oleh kamera baru ini bisa mencapai hingga 8 frame per detik. Dengan kemampuan yang super cepat dan canggih ini, X-T1 IR cocok untuk setiap pengguna dengan berbagai keperluan dan profesi kerja yang membutuhkan kualitas foto tingkat tinggi, daya tahan serta kinerja yang maksimal.

Dari review Fujifilm X-T1 IR yang singkat di atas maka dapat disimpulkan bahwa kamera mirrorless generasi penerus X-T1 ini selain masih mempertahankan kekuatan dari oendahulunya juga telah menambahkan teknologi infrared yang mampu membantu pengguna untuk mendapatkan gambar yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kamera ini akan segera tersedia pada Oktober 2015 dengan harga USD 1.699 atau sekitar 25 jutaan mengikuti kurs sekarang. Untuk lebih detail mengenai Fujifilm X-T1 IR silahkan anda simak spesifikasi lengkapnya berikut ini.

Review Kamera Fujifilm X-T1 IR Harga dan Spesifikasi Lengkap

Spesifikasi Fujifilm X-T1 IR

Body type
Body type SLR-style mirrorless
Sensor
Max resolution 4896 x 3264
Image ratio w:h 1:1, 3:2, 16:9
Effective pixels 16 megapixels
Sensor photo detectors 17 megapixels
Sensor size APS-C (23.6 x 15.6 mm)
Sensor type CMOS
Processor EXR Processor II
Image
ISO 200-6400 (RAW), 100-51200 (JPEG)
White balance presets 8
Custom white balance Yes
Image stabilization No
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Large, Medium, Small
Optics & Focus
Autofocus Contrast Detect (sensor), Phase Detect, Multi-area, Center, Selective single-point, Single, Continuous, Face Detection, Live View
Manual focus Yes (MF Distance Indicator)
Lens mount Fujifilm X
Focal length multiplier 1.5×
Screen / viewfinder
Articulated LCD Tilting
Screen size 3″
Screen dots 1,040,000
Touch screen No
Screen type TFT LCD (RGBW)
Live view Yes
Viewfinder type Electronic
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 0.77×
Viewfinder resolution 2,360,000
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/4000 sec
Aperture priority Yes
Shutter priority Yes
Manual exposure mode Yes
Built-in flash No (External flash EF-X8 included)
Flash range 8.00 m (ISO 100)
External flash Yes (via hot shoe or built-in flash)
Flash modes Auto, Forced Flash, Slow Synchro, Suppressed Flash, Rear-curtain Synchro, Commander
Continuous drive 8.0 fps
Self-timer Yes (10sec. / 2sec. Delay)
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Exposure compensation ±3 (at 1/3 EV steps)
AE Bracketing (at 1/3 EV, 2/3 EV, 1 EV steps)
WB Bracketing Yes (+/- 1 to +/- 3)
Videography features
Resolutions 1920 x 1080 (30, 60p), 1280 x 720 (30p, 60p)
Format H.264
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD / SDHC / SDXC (UHS-II)
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (mini HDMI)
Microphone port Yes
Headphone port No
Wireless Built-In
Wireless notes Geotagging / Wireless communication (Image transfer) / View & Obtain Images / Remote camera shooting / PC Autosave
Remote control Yes (RR-90 remote release (not included))
Physical
Environmentally sealed Yes
Battery Battery Pack
Battery description NP-W126
Battery Life (CIPA) 350
Weight (inc. batteries) 440 g (0.97 lb / 15.52 oz)
Dimensions 129 x 90 x 47 mm (5.08 x 3.54 x 1.85″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording Yes (Setting: Interval, Number of shots, Starting time)
GPS Optional
GPS notes via smartphone

AneKamera - Masa liburan telah habis, bagaimana pengalaman liburan anda dengan kamera untuk mengabadikan moment menarik dalam liburan anda? Pastinya hari yang indah dimana anda dapat mengabadikan setiap saat bersejarah dalam hidup anda. Sama hal nya dengan hari ini, di mana kita akan membuat review kamera Fujifilm X-T10 yang mungkin akan menggantikan kamera lama anda. Fujifilm X-T10 merupakan kamera mirrorless yang meneruskan sukses pendahulunya Fujifilm X-T1.

Fujifilm X-T1 merupakan tonggak sejarah kamera Fujifilm. Hadir dengan viewfinder elektronik beresolusi tinggi, kualitas gambar menakjubkan, segel body tahan cuaca dan sistem kontrol yang menarik. Sebagai generasi penerus di lini kamera high-end X-T10 hadir dengan berbagai perbaikan yang canggih, namun cukup murah dari segi harga meskipun banyak komponen yang mirip dengan pendahulunya. Hal yang sangat disayangkan dari X-T10 adalah dihilangkannya weather sealed yang ada di X-T1. Itulah yang bisa digambarkan secara singkat dari Fujifilm X-T10.

Lebih jauh lagi tentang apa yang diusung oleh Fujifilm X-T10 adalah mengenai sensor, kamera ini memanfaatkan sensor X-Trans CMOS II setinggi 16 megapixel dan dikombinasikan dengan EXR Processor II. Dengan ini bisa dikatakan bahwa X-T10 memanfaatkan tradisi seperti SLR, dan menawarkan titik kontrol yang menarik, tombol operasi yang bisa disesuaikan, LCD yang bisa dimiringkan, dan yang paling disukai dari Fujifilm adalah adanya film emulations. Kamera ini mengincar pasar pengguna dengan jiwa muda dan kreatif, dasarnya adalah kamera keren namun dengan harga yang terjangkau. Secara garis besar kamera ini membawa fitur utama seperti yang ada dibawah ini.

Fitur utama Fujifilm X-T10
  •     16MP X-Trans CMOS II sensor
  •     EXR Processor II
  •     ISO 200-6400, plus 100 - 51200 expanded (JPEG only)
  •     2.36M dot OLED viewfinder elektronik dengan 0.62x (equiv.) pembesaran
  •     3" 920k dot tilting LCD
  •     7 tombol fungsi programmable
  •     Digital Split Image dan Focus Highlight Peaking
  •     Zona baru AF in AF-S/AF-C; wide (tracking) untuk AF-C; Eye Detection
  •     Merekam Full HD movie (1080/60p, 36Mbps bitrate), dengan built-in microphone stereo
  •     Built-in pop-up flash
  •     Konektivitas Wi-Fi dengan remote control dari smartphone atau tablet
  •     Magnesium alloy body
Seperti yang diharapkan oleh para pengguna, sejumlah fitur kunci yang digunakan pada X-T10 sangat identik dengan pendahulunya X-T1. Namun salah satu fitur utama yang ada yaitu sistem AF telah ditingkatkan jauh lebih baik. Setelah beberapa waktu sebelumnya diumumkan update firmware untuk X-T1, salah satu  dari update AF kemudian menjadi standar yang digunakan untuk X-T10. Salah satu fokus utma dari X-T10 adalah konsentrasi pada peningkatan AF dalam kondisi kontras rendah serta menambahkan kemampuan untuk melacak subjek di frame. Hal ini merupakan pertama kali nya di mana Fujifilm menawarkan segala macam kemampuan pelacakan subjek nyata untuk kamera nya.

FUjifilm X-T10 juga didukung dengan teknologi antar muka pengguna gafis yang baru, hal ini menawarkan ikon displai yang dapat disesuaikan. Fitur lain yang termasuk di dalamnya adalah kontrol cepat depan dan belakang  yang bisa diklik ke dalam, pada dasarnya adalah masing-masing untuk memanggil fungsi sekunder. Di saat peluncurannya Fujifilm mengklaim bahwa EVF yang digunakan di X-T10 memiliki waktu lag tersingkay di dunia, hanya 0,005 detik.

Perbandingan Fujifilm X-T10 dan Fujifilm X-T1

Pembanding Fujifilm X-T10 Fujifilm X-T1
Sensor 16MP X-Trans CMOS II sensor 16MP X-Trans CMOS II sensor
Processor EXR Processor II EXR Processor II
ISO range (expanded) ISO 200-6400, plus 100 - 51200 expanded (JPEG only) ISO 200-6400, plus 100 - 51200 expanded (JPEG only)
Body material Magnesium alloy Magnesium alloy
Weather sealing No Yes
Custom function buttons 7 6
Viewfinder specs 2.36M dot OLED EVF with 0.62x magnification 2.36M dot OLED EVF with 0.77x magnification
LCD specs 3 inch, 920k dots 3 inch 1040k dots
Pop-up flash Yes No
Flash sync port No Yes
Burst rate 8fps 8fps
Size 400cm3 541cm3
Weight 381g 440g

Dari tabel perbandingan di atas kita bisa melihat bahwa meskipun kedua kamera ini menawarkan 2.36M dot EVF OLED yang sama namun X-T10 memiliki perbesaran optik yang lebih kecil dengan 0,62x dibanding dengan X-T1 yang mencapai 0,77x. Yang senilai dengan perbesaran dari X-T10 adalah perbesaran dari kamera kompak Fujifilm X30 dengan EVF yang sama persis, demikian juga dengan perbesaran yang sama juga.

Dengan melihat tabel di atas anda juga patut kecewa dengan dihilangkannya weather-sealed yang ada di X-T1. Ini merupakan pengorbanan yang sangat disayangkan mengingat pentingnya weather-sealed tersebut bagi para pengguna. Perbedaan yang lain adalah jika kita melihat dari resolusi layar LCD yang digunakan. Fujifilm X-T10 memiliki resolusi yang lebih rendah dengan 920k dot, bandingkan dengan yang ada pada Fujifilm X-T1 yang menggunakan 1040k dot.

Namun diantara kekurangan yang dimilikinya, X-T10 menawarkan beberapa keunggulan yang layak menjadi nilai lebih dibanding pendahulunya. Dalam hal ini X-T10 mamsukkan flash pop-up, user interface grafis baru pada viewfinder, ditambah dengan body yang lebih ringan dan lebih kecil dari X-T1. Jika X-T1 memiliki berat mencapai 440g, X-T10 hanya 381g, tidak terpaut banyak namun hal itu nyata telihat perbedaannya.

Kedua kamera kakak beradik ini secara keseluruhan memang didesain mirip satu sama lain. Kedua kamera ini menawarkan 3 kontrol dial di bagian atas kamera, selain itu juga terdapat banyak tombol fungsi yang berada sikitar body kamera. Dalam hal ini X-T10 memiliki keunggulan dengan 7 tombol yang bisa disesuaikan secara total, sedangngkan X-T1 hanya memiliki 6 tombol. Sedangkan dalam hal kontrol langsung, XT10 memiliki kecepatan shutter khusus, kompensasi eksposur dan drive mode dial.

Review Kamera Mirrorless Fujifilm X-T10 Harga dan Spesifikasi Lengkap

Setelah melihat review kamera fujifilm X-T10 di atas maka dapat disimpulkan bahwa dalam beberapa hal X-T10 memiliki kekurangan seperti tidak adanya weather-sealed, perbesaran optik EVF lebih kecil, resolusi LCD lebih rendah dari X-T1. Namun berbagai kelebihan juga ditawarkan oleh X-T10 seperti lebih ringan dan lebih kecil, adanya flas pop-up, user interface garfis baru pada jendela bidik dan masih banyak lagi. Namun secara garis besar disimpulkan bahwa Fujifilm X-T10 merupakan versi murah dari Fujifilm X-T1.

Kamera Fujifilm X-T10 dikabarkan akan mulai dipasarkan pada bulan Juni 2015 mendatang. Kamera X-T10 ini akan ditawarkan dengan dua warna pilihan yang menarik yaitu warna hitam dan silver. Kamera ini akan dipasarkan dengan pilihan kit yang berbeda. Fujifilm X-T10 ditawarkan dengan harga $800 (10,5 juta/body only), $899 (11,8 juta/ kit Fujinon 16-50mm f/3.5-5.6 OIS) dan $1099 (14,4 juta/kit Fujinon 18-55mm f / 2,8-4 R LM OIS). Kita lihat saja pada saat peluncuran nanti dan kapan akan tersedia di Indonesia belum ada informasi lanjut. Nah untuk melihat lebih jauh tentang Fujifilm X-T10 kita lihat pada spesifikasi di bawah ini.

Spesifikasi Fujifilm X-T10

Body type
Body type SLR-style mirrorless
Body material Magnesium alloy
Sensor
Max resolution 4896 x 3264
Image ratio w:h 1:1, 3:2, 16:9
Effective pixels 16 megapixels
Sensor photo detectors 17 megapixels
Sensor size APS-C (23.6 x 15.6 mm)
Sensor type CMOS
Processor EXR Processor II
Color space sRGB, AdobeRGB
Color filter array X-Trans II CMOS with primary color filter
Image
ISO Auto, 100-51000 (JPEG), 200-6400 (Raw)
White balance presets 8
Custom white balance Yes
Image stabilization No
Uncompressed format RAW
File format JPEG (Exif 2.3)
Raw (RAF format)
Optics & Focus
Autofocus Contrast Detect (sensor), Phase Detect, Multi-area, Center, Selective single-point, Tracking, Single, Continuous, Face Detection, Live View
Autofocus assist lamp Yes
Manual focus Yes
Number of focus points 77
Lens mount Fujifilm X
Focal length multiplier 1.5×
Screen / viewfinder
Articulated LCD Tilting
Screen size 3″
Screen dots 920
Touch screen No
Screen type TFT LCD (RGBW)
Live view Yes
Viewfinder type Electronic
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 0.62×
Viewfinder resolution 2,360,000
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/4000 sec
Exposure modes Program
Shutter priority
Aperture priority
Manual
Built-in flash Yes
Flash range 5.00 m (ISO 100)
External flash Yes (via hot shoe or wireless)
Flash modes Auto, forced flash, slow synchro, flash off, rear-curtain synchro, commander
Flash X sync speed 1/180 sec
Drive modes Single
Continuous High
Continuous Low
Continuous drive 8.0 fps
Self-timer Yes (10sec. / 2sec. Delay)
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Exposure compensation ±3 (at 1/3 EV steps)
AE Bracketing (at 1/3 EV, 2/3 EV, 1 EV steps)
WB Bracketing Yes (+/- 1 to +/- 3)
Videography features
Resolutions 1920 x 1080 (60p, 30p, 24p), 1280 x 720 (60p, 30p, 24p)
Format H.264
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD / SDHC / SDXC (UHS-I)
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (HDMI Micro (Type D))
Microphone port No
Headphone port No
Wireless Built-In
Wireless notes 802.11b/g/n
Remote control Yes (via smartphone, cable release)
Physical
Environmentally sealed No
Battery Battery Pack
Battery description NP-W126 lithium-ion battery & charger
Battery Life (CIPA) 350
Weight (inc. batteries) 381 g (0.84 lb / 13.44 oz)
Dimensions 118 x 83 x 41 mm (4.65 x 3.27 x 1.61″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording Yes (Setting: Interval, Number of shots, Starting time)
GPS Optional
GPS notes via smartphone
AneKamera - Kali ini kita akan membahas review kamera Fujifilm X100T. Kamera X100T merupakan kamera kompak yang menjadi tonggak dalam industri fotografi sebagai kamera compact pertama yang mengusung sensor besar, juga dilengkapi dengan lensa prime untuk membawa pengguna pada pengalaman fotografi yang lebih luas. X100T dibangun dengan desain klasik nan menawan, rasanya anda akan melihat tampilan kamera-kamera Jerman pada masa lalu. Kamera baru ini tidak hanya memberikan tampilan fisik klasik yang menarik saja, akan tetapi kualitas gambar yang dihasilkan juga sangat baik setara dengan hasil dari lensa 35mm f/2.

Melalui kamera compact X100T, Fujifilm ingin mengatakan bahwa perusahaan nya terus melakukan proses perbaikan dalam berbagai hal. Sehingga yang tampak pada X100T akan terlihat sama dengan versi aslinya, namun komponen dari kamera ini mengalami sejumlah perubahan, modifikasi dan penambahan yang tidak hanya bisa dipandang sebelah mata. Jadi satu kesimpulan awal dapat dikatakan bahwa X100T membuat Fujifilm terlihat lebih baik daripada kamera versi aslinya yang sudah hadir beberapa waktu sebelumnya. Seperti yang telah dikatakan diatas bahwa kamera ini merupakan kamera compact pertama yang menggunakan sensor besar. Dengan menanamkan sensor CMOS 16 megapixel, ditambah X-Trans color filter array dan lensa 23mm f/2 yang sama dengan pendahulunya X100S. Namun segala sesuatu mengenai X100T telah mengalami perbaikan drastis.

Namun bagaimanapun kamera ini mengalami perubahan view finderlah yang benar-benar mengalami perubahan secara signifikan. Menanamkan viewfinder hybrid adalah sesuatu yang sangat jarang dilakukan oleh kamera lain. Dengan ini viewfinder memiliki mode bidik elektronik dan optik. Namun pada X100T mendapat keuntungan melalui panel LCD 2,3 juta dot yang juga menambahkan darkened tab yang dapat muncul pada finder optik. Dengan demikian memungkinkan informasi yang diproyeksikan akan nampak lebih jelas pada semua kondisi pencahayaan yang ada. Tab disini artinya bahwa Digital Split Image sistem manual fokus dapat digunakan bersama dengan mode bidik optik yang memberikan rangefinder layaknya manual fokus.

Seperti sebelumnya dijelaskan bahwa kamera X100T mengalami banyak penambahan yang sangat berati, salah satunya yang bisa kita manfaatkan adalah mode shutter full elektronik. Dengan mode ini memungkinkan pengguna melakukan operasi kamera dengan sangat tenang dan memberikan peningkatan kecepatan rana maksimum hingga 1/32000 detik. Tentunya saat digunakan mode shutter elektronik juga bisa mengalami resiko yang membuat hasil gambar tidak sempurna, maka mode ini bisa diaktifkan atau di non aktifkan kapanpun sesuai kebutuhan pengguna.

Review Kamera Compact Fujifilm X100T Harga dan Spesifikasi Lengkap

Nah dari Review Kamera Fujifilm X100T di atas setidaknya memberikan gambaran yang sedikit bisa membantu anda dalam memilih kamera sesuai kebutuhan. Harga yang ditawarkan juga tidak terlalu murah namun masih terjangkau. Untuk memiliki kamera kompak bersensor besar ini anda hanya cukup merogoh kocek Rp. 15 jutaan. Namun kita tunggu saja kabar selanjutnya hingga harga resminya dirilis di Indonesia.

Spesifikasi Kamera Fujifilm X100T

Body type
Body type Large sensor compact
Sensor
Max resolution 4896 x 3264
Other resolutions 4896x2760,264 × 3264, 3456x2304, 3456x1944, 2304 × 230, 2496x1664, 2496x1408 , 1664 × 1664
Image ratio w:h 1:1, 3:2, 16:9
Effective pixels 16 megapixels
Sensor size APS-C (23.6 x 15.8 mm)
Sensor type CMOS
Processor EXR Processor II
Color space sRGB, Adobe RGB
Color filter array X-Trans
Image
ISO Auto, 200-6400 (expands to 100-51200)
White balance presets 7
Custom white balance Yes
Image stabilization No
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Fine, Normal
File format JPEG (Exif v2.3)
RAW (RAF format)
Optics & Focus
Maximum aperture F2.0
Autofocus Contrast Detect (sensor), Phase Detect, Multi-area, Center,  Single, Continuous, Face Detection, Live View
Autofocus assist lamp Yes
Digital zoom No
Manual focus Yes
Normal focus range 50 cm (19.69″)
Macro focus range 10 cm (3.94″)
Number of focus points 49
Screen / viewfinder
Articulated LCD Fixed
Screen size 3″
Screen dots 1,040,000
Touch screen No
Screen type TFT-LCD
Live view Yes
Viewfinder type Electronic and Optical (tunnel)
Viewfinder coverage 92%
Viewfinder magnification 0.5×
Viewfinder resolution 2,360,000
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/32000 sec
Exposure modes Program AE, Shutter priority, Aperture priority, Manual exposure
Built-in flash Yes
Flash range 9.00 m (at ISO 1600)
External flash Yes (hot-shoe)
Flash modes Auto, forced, suppressed, slow synchro, commander
Continuous drive 6.0 fps
Self-timer Yes (2 or 10 sec)
Metering modes Multi
Average
Spot
Exposure compensation ±2 (at 1/3 EV steps)
AE Bracketing ±3 (at 1/3 EV, 2/3 EV, 1 EV steps)
WB Bracketing Yes
Videography features
Resolutions 1920 x 1080 (60p, 50p, 30p, 25p, 24p)
Format H.264
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD/SDHC/SDXC
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (micro-HDMI)
Microphone port Yes
Headphone port No
Wireless Built-In
Wireless notes 802.11b/g/n with smartphone control
Remote control Yes
Physical
Environmentally sealed No
Battery Battery Pack
Battery description Lithium-Ion NP-95 rechargeable battery & charger
Battery Life (CIPA) 330
Weight (inc. batteries) 440 g (0.97 lb / 15.52 oz)
Dimensions 127 x 74 x 52 mm (5 x 2.91 x 2.05″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording Yes
GPS None
Diberdayakan oleh Blogger.

Item Promo dari :