Tampilkan postingan dengan label 12Mp. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 12Mp. Tampilkan semua postingan
AneKamera - Satu lagi kejutan dari Sony dengan diumumkan nya kamera mirrorless baru full frame yang diperuntukkan bagi para penggemar videografi. Kamera terbaru ini merupakan generasi penerus dari Sony Alpha 7S series. Nama baru untuk generasi penerusnya adalah Sony Alpha 7S II. Kamera mirrorless terbaru besutan Sony ini menawarkan sensitivitas ultra tinggi dan dinamik range yang lebar di seluruh rentang ISO. Ditambah lagi kamera Sony terbaru juga dilengkapi dengan 5-axis image sabilization sama seperti yang disematkan pada Sony Alpha 7R II. Fungsi 5-axis image stabilization adalah untuk mengontrol penembakan untuk hasil dan kualitas yang lebih baik. Sehingga pada saatnya dirilis nanti Sony Alpha 7S II diharapkan memberikan kualitas gambar yang menakjubkan bagi fotografer yang gemar menembak pada kondisi pencahayaan yang jauh lebih menantang dari sebelumnya.

Selain berbagai fitur yang disematkan di atas Sony Alpha 7S II juga menggabungkan sejumlah fungsi film yang lebih profesional. Hal ini bisa dibuktikan dengan kemampuan merekam internal video 4K dalam format full frame dengan pembacaan pixel penuh dan tanpa binnng pixel. Hal ini sekaligus menobatkan Sony Alpha 7S II sebagai kamera pertama di dunia yang mampu melakukan perekaman video dengan kemampuan tersebut. Dengan penggabungan yang seimbang antara sensitivitas, kontrol kamera dalam berfokus dan kualitas gambar yang luar biasa membuat kamera ini menajdi kamera yang sangat efektif bag para pecinta videografi.

Kemampuan merekam video dari Alpha 7S II ini juga wajib ditambahkan sebagai yang pertama diantara kamera Sony Alpha 7 series yang mampu merekam video dengan kualitas full HD pada 120 fps di 100 Mbps dalam format full frame. Hasil perekaman video full HD tersebut dapat langsung dilihat pada layaryang terpampang dikamera, dan ketika diedit bisa dilakukan perlambatan antara 4x/5x dalam resolusi full HD (24p/30p). Fungsi video yang lain juga telah mengalami peningkatan dengan pengaturan profil gambar baru. Pengaturan tersebut antara lain S-Gamut3.Cine/S-Log3 dan S-Gamut3/S-Log3. Profil ini memberikan jangkauan dinamis yang lebar dan koreksi warna yang lebih sederhana. Sony Alpha 7S II juga menawarkan fitur yang sangat mengesankan yaitu 14-stop latitude pada pengaturan S-Log3, sementara juga mendukung profil populer lainnya untuk keperluan sinematografi termasuk S-Gamut/S-Log2.

Selain dari apa yang telah dpaparkan di atas Sony Alpha 7S II juga memberikan berbagai sensitivitas rentang ISO yang luar biasa. Tercatat kamer ini menggunakan ISO range dari ISO 50-409600 berkat kombinasi yang unik antara sensor 35mm full frame sebesar 12,2 megapixel dan prosesor gambar BIONZ X. Sensor dalam hal ini mengoptimalkan rentang dinamis di seluruh rentang ISO, memperluas jumlah grdasi tonal paa kondisi cahaya terang dan meminimalisir noise di area gelap. Sedangkan BIONZ X memiliki algoritma pengolahan gambar upgrade yang memaksimalkan kemampuan sensor secara keseluruhan. Kedua kombinasi unik tersebut mampu menghasilkan gambar dengan detail yang tinggi namun dengan nise yang sangat rendah.

Secara garis besar review kamera Sony Alpha 7S II bisa anda lihat pada artikel di atas. Yang bisa disimpulkan dari penjelasan di atas bahwasannya kamera penerus dari Sony Alpha 7S ini telah mengalami berbagai peningkatan dengan berbagai fitur tambahan seperti 5-axis image stabilization dan berbagai kemampuan merekam video yang telah meningkat tajam dari sebelumnya. Untuk mengetahui lebih jauh dari review singkat di atas, silahkan anda lihat pada spesifikasi dibawah ini. Kamera ini diperkirakan akan hadir di kawasan Amerika pada Oktober mendatang dengan harga $2,999 atau sekitar 43 juta mengikuti kurs saat ini.


Spesifikasi Sony Alpha 7S II

Body type
Body type SLR-style mirrorless
Sensor
Max resolution 4240 x 2832
Other resolutions 4240 x 2384, 2768 x 1848, 2768 x 1560, 2128 x 1416, 2128 x 1200, 1376 x 920, 1376 x 776
Image ratio w:h 02:16,2
Effective pixels 12 megapixels
Sensor photo detectors 12 megapixels
Sensor size Full frame (35.6 x 23.8 mm)
Sensor type CMOS
Processor Bionz X
Image
ISO Auto, 100-102400 (expands to 50-409600)
White balance presets 10
Custom white balance Yes
Image stabilization Sensor-shift
Image stabilization notes 5-axis
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Extra fine, fine, standard
Optics & Focus
Autofocus Contrast Detect (sensor), Multi-area, Center, Selective single-point, Single, Continuous, Face Detection, Live View
Digital zoom Yes (2x)
Manual focus Yes
Number of focus points 169
Lens mount Sony E (NEX)
Focal length multiplier 1×
Screen / viewfinder
Articulated LCD Tilting
Screen size 3″
Screen dots 1,228,800
Touch screen No
Screen type TFT-LCD
Live view Yes
Viewfinder type Electronic
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 0.78×
Viewfinder resolution 2,359,296
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/8000 sec
Aperture priority Yes
Shutter priority Yes
Manual exposure mode Yes
Subject / scene modes Yes
Built-in flash No
External flash Yes (via Multi Interface shoe)
Continuous drive 5.0 fps
Self-timer Yes (2 or 10 sec; continuous (3 or 5 exposures))
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Exposure compensation ±5 (at 1/3 EV, 1/2 EV steps)
AE Bracketing ±5 (3, 5 frames at 1/3 EV, 1/2 EV, 2/3 EV, 1 EV, 2 EV steps)
WB Bracketing Yes
Videography features
Resolutions 4K (3840 x 2160 @ 30p/24p [60-100Mbps]), Full HD (1920 x 1080 @ 120p/60p/60i/30p/24p [50-100Mbps]), 720p (30p [16Mbps])
Format MPEG-4, AVCHD, XAVC S
Videography notes XLR support via adapter
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD/SDHC/SDXC, Memory Stick Duo/Pro Duo/Pro-HG Duo
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (micro-HDMI port with 4:2:2 8-bit 4K or 1080 video output)
Microphone port Yes
Headphone port Yes
Wireless Built-In
Wireless notes 802.11b/g/n with NFC
Remote control Yes (wired or smartphone)
Physical
Environmentally sealed Yes
Battery Battery Pack
Battery description NP-FW50 lithium-ion battery and charger
Battery Life (CIPA) 370
Weight (inc. batteries) 627 g (1.38 lb / 22.12 oz)
Dimensions 127 x 96 x 60 mm (5 x 3.78 x 2.36″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording No
GPS None

AneKamera - Olympus kembali memperkenalkan kamera baru untuk jjaran kamera super zoom di garis Stylus kompak. Kamera ini diperkenalkan dengan nama Olypus Stylus 1s. Kamera ini diperkenalkan sebagai pengganti kamera sebelumnya yang dirilis pada tahun 2013 yang dikenal dengan nama Olympus Stylus 1. Kamera Stylus series merupakan kamera kompak bagi para fotografer yang menyukai foto dengan kualitas gambar yang brilian dan lensa aperture f2.8 konstan. Namun munculnya Olympus Stylus 1s menawarkan berbagai peningkatan dan beberapa perbaikan yang dibungkus dengan desain kompak dan ringan.

Dalam banyak hal kamera penerus ini masih mempertahankan apa yang dibawa oleh Stylus 1, namun berbagai pengembangan yang dibawa Stylus 1s menawarkan berbagai fungsi seperti Small AF Target. Fungsi ini memungkinkan pinpoint berfokus pada lokasi tertentu dan melakukan step zoom yang menyediakan sembilan posisi zoom yang telah ditetapkan. Selain itu Olympus juga telah meningkatkan nuansa premium dari kamera dengan melakukan desain ulang terhadap grip dan juga mengkombinasikankarakteristik garis biru pada lensa i.ZUIKU DIGITAL.

Meskipun dibangun dengan body yang tipis (hanya 2,2in/56,5mm) dan ringan (402gram), Stylus 1s cukup mengejutkan dengan 10.7x zoom (setara 28-300mm) dan aperture tetap f2.8 dengan lensa zoom i,ZUIKO DIGITAL. LEnsa premium ini memungkinkan kecepatan rana yang tinggi untuk tindakan cepat pada lingkungan pemotretan yang rendah cahaya, serta mampu menangkap detail yang tajam terhadap latar belakang defokus yang menawan. Lapisan Olympus anti-reflective ZERO (ZUIKO Extra-low Reflection Optical) dikumpulkan melalui teknologi film deposisi multilayer yang diterapkan pada permukaan lensa untuk memberikan kinerja depictive yang sangat jelas, bahkan dalam backlit dan kondisi pemotretan yang sangat tidak menguntungkan sekalipun.

Untuk mode close-up, Olympus Stylus 1s masuk dalam kategori Super Macro Mode yang mampu menangkap subjek hingga jarak 5cm dari ujung lensa. Dengan kombinasi antara lensa Wide Converter WCON-08X dan lensa tele conversion TCON-17X, kamera memiliki kemampuan untuk menembak dari jarak 22.4mm ultra wide-angle hingga 510mm untuk super tele. Kemampuan yang lain juga akan nampak ketika digabungkan dengan baterai BLS-50 lithium-ion yang juga kompatibel dengan Stylus 1, kamera akan memiliki kapasitas menembak lebih banyak lagi.

Kamera dengan sensor 12 megapixel efektif ini telah menenamkan layar dengan 1,44 juta dot, LCD interaktif viewfinder elektronik resolusi tinggi dengan cakupan bidang 100%, hal ini melebihi cakupan area dari viewfinder yang digunakan pada kamera DSLR entry-level. Hal ini memungkinkan pengguna dapat melihat exposure, warna dan fokus puncak untuk gambar yang jelas dalam kondisi apapun. EVF yang digunakan terintegrasi dengan sensor mata, dengan ini kamera dapat secara otomatis beralih dari layar LCD ke jendela bidik saat pengguna mendekatkan mata ke jendela bidik tersebut. Adaptive Brightness Technology akan memberikan kecerahan backlit saat memotret di luar ruangan dengan kondisi cerah dan menurunkan kecerahan pada kondisi indoor yang kurang cahaya.

Olympus Stylus 1s mengadopsi kontrol fisik yang didedikasikan pada Olympus OM-D series untuk memudahkan pengguna dalam menembak gambar dengan kualitas yang menakjubkan. Hybrid Control Ring memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan pengaturan dengan cepat melalui sentuhan sederhana pada cincin tanpa mengalihkan pandangan dari subjek. Subdial dapat dikontrol dengan menggunakan jempol tangan kanan, dan fungsi dapat diberikan dengan cara yang sama seperti pada Hybrid Control Ring, sehingga dengan demikian pengguna dapat dengan mudah menerapkan penyesuaian yang kompleks. Sedangkan tuas zoom yang disesuaikan dan dua tombol fungsi yang lain lebih memudahkan pengguna melakukan shooting dan kecepatan.

Review Kamera Zoom Olympus Stylus 1s Harga dan Spesifikasi Lengkap

Masih ada tambahan fitur yang juga tidak bisa dipandang sebelah mata, yaitu adanya built-in Wi-Fi yang sangat mudah untuk  diatur. Pengaturan dapat dilakukan dengan mudah hanya dengan menekan ikon Wi-Fi dan meluncurkan aplikasi Olympus Image Share (OI.Share) pada smartphone untuk terhubung dan melakukan pengoperasian menggunakan smartphone sebagai remote control, layar Live View dapat dilihat melalui smartphone di mode P,A,S,M. Sedangkan mode iAUTO, zoom dan Touch AF Shutter tersedia untuk menyusun dan menangkap tembakan. Gambar yang terekam dapat langsung ditransfer ke smartphone atau tablet dan perangkat lain yang kompatibel.

Kamera kompak super zoom yang canggih ini sudah tersedia di Amerika pada pertengahan April yang lalu. Perkiraan harga untuk kamera ini yaitu sekitar $699 (sekitar 9 jutaan). Kita tunggu saja kapan kamera ini berada dipasaran dalam negeri. Untuk melihat lebih jaug apa yang diberikan oleh Olympus Stylus 1s, silahkan simak sepsifikasinya berikut ini.

Spesifikasi Kamera Olympus Stylus 1s

Body type
Body type SLR-like (bridge)
Body material Magnesium alloy
Sensor
Max resolution 3968 x 2976
Other resolutions 2560 x 1920, 1280 x 960
Image ratio w:h 1:1, 4:3, 3:2, 16:9
Effective pixels 12 megapixels
Sensor photo detectors 13 megapixels
Sensor size 1/1.7" (7.44 x 5.58 mm)
Sensor type BSI-CMOS
Color space sRGB
Color filter array Primary color filter
Image
ISO Auto, 100 - 12800
White balance presets 6
Custom white balance Yes (2)
Image stabilization Optical
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Super fine, fine, normal, basic
File format JPEG (DCF)
RAW (12-bit, ORF)
Optics & Focus
Focal length (equiv.) 28–300 mm
Optical zoom 10.7×
Maximum aperture F2.8
Autofocus Contrast Detect (sensor), Multi-area, Center, Tracking, Single, Continuous, Touch, Face Detection, Live View
Autofocus assist lamp Yes
Digital zoom Yes (2X)
Manual focus Yes
Normal focus range 10 cm (3.94″)
Macro focus range 5 cm (1.97″)
Number of focus points 35
Screen / viewfinder
Articulated LCD Tilting
Screen size 3″
Screen dots 1,040,000
Touch screen Yes (Touch focus, touch shutter, menus)
Live view Yes
Viewfinder type Electronic
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 1.15×
Viewfinder resolution 1,440,000
Photography features
Minimum shutter speed 60 sec
Maximum shutter speed 1/2000 sec
Exposure modes iAuto, Program, Aperture Priority, Shutter Priority, Manual, Custom 1/2, Scene, Art Filter
Scene modes Portrait, e-Portrait, Landscape, Interval Shooting, Sport, Night, Night + Portrait, Sunset, Documents, Panorama, Fireworks, Multiplex exposure, Beach & Snow
Built-in flash Yes (Pop-up)
Flash range 10.30 m (at ISO 1600)
External flash Yes
Flash modes Auto, redeye reduction, fill-on, off, redeye reduction slow sync, full, manual
Drive modes Single, Sequential, Bracketing, Self-timer
Continuous drive 7.0 fps
Self-timer Yes (2 or 12 sec, custom)
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Exposure compensation ±3 (at 1/3 EV steps)
AE Bracketing ±3 (2, 3 frames at 1/3 EV, 2/3 EV, 1 EV steps)
WB Bracketing Yes (+/- 7 steps along A-B/G-M axis)
Videography features
Resolutions 1920 x 1080 (30p), 1280 x 720 (30p)
Format MPEG-4, H.264
Videography notes High speed: 640 x 480 (120p), 320 x 240 (240p)
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD/SDHC/SDXC card
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (micro HDMI)
Microphone port No
Headphone port No
Wireless Built-In
Wireless notes with smartphone control
Remote control Yes (via RM-UC1 or smartphone)
Physical
Environmentally sealed No
Battery Battery Pack
Battery description BLS-50 lithium-ion battery pack and charger
Battery Life (CIPA) 450
Weight (inc. batteries) 402 g (0.89 lb / 14.18 oz)
Dimensions 116 x 87 x 57 mm (4.57 x 3.43 x 2.24″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording Yes
GPS None
AneKamera - Canon sebagai salah satu pemimpin dalam dunia digital imaging dengan bangga kembali memperkenalkan produk barunya. Produk baru kali ini diperkenalkan dengan nama Canon XC10 4K Digital Camcoder. XC10 dirancang dengan sangat baik dengan mengedepankan rancangan yang kompak, ringan serta memberikan kesan serbaguna. Selain itu XC10 juga dirancang untuk memberikan sebuah output video dengan resolusi yang sangat tinggi yaitu full HD dan 4K, serta memberikan 12 megapixel untuk gambar diam. Camcoder ini juga memberikan built-in fungsi untuk mengekstrak 8 megapixel gambar diam dari rekaman 4K. Hal ini membuat Canon XC10 menjadi salah satu perangkat multimedia yang paling nyaman saat ini.

Selain kemampuan merekam video Full HD dan 4K, camcoder XC10 cukup membanggakan dengan sensor CMOS tipe 1-inch beresolusi 12 megapixel, dengan 10x Wide-Angle Zoom Lens dan 2x Digital Teleconverter serta Optical Image Stabilization yang memungkinkan untuk membuat video rock-steady dan juga untuk menembak gambar. Camcoder digital ini merupakan perangkat yang sangat ideal bagi para pengguna yang memiliki daya kreativitas dan profesionalisme yang tinggi untuk memproduksi video berkualitas 4K dengan biaya yang rendah. Canon XC10 juga cocok bagi para jurnalisme multimedia maupun kantor berita yang ingin mengembangkan kualitas videonya ke 4K dengan mudah.

Untuk anda yang tertarik dengan cmacoder Canon XC10 dan ingin melihat lebih jauh apa saja yang ditawarkan oleh Canon melalui produk barunya kali ini, silahkan anda simak review singkatnya berikut ini.

Pengembangan 4K Imaging System Terbaru

Dengan mengusung sensor CMOS 12 megapixel pada Canon XC10 digital camcoder ini memberikan 12 stop dari rentang dinamis untuk detail yang menakjubkan pada dua kondisi berbeda baik highlight maupun lowlight, baik untuk video maupun untuk foto. Selain itu 10x zoom lensa Wide-Angle menawarkan rasio zoom 35mm (setara 24.1-241mm untuk foto dan 27.3-273mm untuk video) namun tetap kompak dengan penggunaan dua elemen lensa UD, dua elemen lensa Hi-UD, tiga permukaan dan duappiece lensa aspherical.

Diluar itu camcoder Canon XC10 untuk menghasilkan sistem imaging 4K yang baik menggabungkan kekuatan sensor dengan prosesor DIGIC DV5 yang canggih dan eksklusif serta 5-axis image stabilization untuk mengatur cepat dan lambat pada perekaman subjek bergerak. Untuk memastikan kualitas video dan foto pada standar tertinggi, XC10 menggunakan dua codec baru. Saat merekam video 4K, digunakan kualitas gambar tinggi XF-AVC infra codec. Sedangkan untuk perekaman video full HD menggunakan XF-AVC Long GOP untuk menjaga kualitas gambar yang tinggi dan kecepatan daa yang efisien.

Operabilitas Canggih dan Shooting Mode
Inovasi operabilitas dirancang untuk Canon XC10 untuk memfasilitasi ekspresi kreatif dan kemampuan untuk menangkap video 4K dan Full HD yang luar biasa serta gambar diam dengan resolusi tinggi. Sebuah ring fokus dan tombol AF ditempatkan pada posisi yang nyaman untuk mendukung pengguna dapat melakukan operasi fokus dengan lebih baik. Sementara itu mode Continous AF dengan face detection memungkinkan pengguna menembak subjek dengan penuh percaya diri di lingkungan yang menantang.

Untuk mendukung kualitas video 4K dan full HD, Canon XC10 memberikan jack mikrofon dan headphone bersama dengan built-in microphone untuk memonitor suara yang lebih profesional. Selain itu juga ditempatkan sebuah monitor LCD Vari-Angle yang menampilkan touch-panel kapasitif untuk kontrol yang intuitif. Kontrol tersebut juga dipadukan dengan pengangan tangan yang bisa diputar untuk memaksimalkan kemampuan pengguna untuk menembak video maupun gambar dalam berbagai sudut. Selain itu XC10 juga memberikan built-in dual-band 5GHz dan jaringan nirkabel 2,4GHz untuk mempermudah pengoperasian camcoder dari jarak jauh melalui web browser, smartphone, tablet atau perangkat lain yang kompatibel. Fungsi nirkabel juga menyediakan preview browser gambar yang direkam tanpa perlu menghapus media dari camcoder.

Fitur still fotografi XC10 yang layak diacungi jempol adalah rana mekanik untuk membantu menghilangkan distorsi rolling-shutter, kinerja hingga 3,8 frame per detik, dukungan untuk beberapa aspek rasio dan kompatiibilitas dengan aksesoris sistem EOS seperti baterai LP-E6N, unit flash speedlite, Canon GPS receiver dan remote kontrol.

Performa luar biasa dengan ukuran kompak

Selain fitur kenerja yang menakjubkan, ukuran body yang kompak dan ringannya camcoder Canon XC10 merupakan sebuah aset yang paling berharga. XC10 memiliki ukuran kurang dari 5-inch pada setiap dimenasi (approx. 4,9x4.0x4,8 inci, WxHxD) dan beratnya hanya 1040 gram dengan baterai LP-E6 dan dua kartu memori. Bisa dikatakan Canon XC10 memang dirancang untuk mobilitas tinggi dan kemyamanan dalam menembak.

Review Canon XC10 4K Camcoder Harga dan Spesifikasi Lengkap

Camcoder Canon XC10 dijadwalkan akan segera hadir pada bulan Juni 2015. Harga yang diatawarkan untuk camcoder Canon XC10 ini diperkirakan dengan harga retail sebesar $2,499 (sekitar 32,4 juta) dengan memori 64GB. Untuk melihat lebih jauh silahkan simak spesifikasi lengkapnya berikut ini.

Spesifikasi Camcoder Canon XC10

Body type
Body type Large sensor compact
Sensor
Max resolution 4000 x 3000
Other resolutions 4000 x 2664 (3:2), 3840 x 2160 (4K video stills), 640 x 480
Image ratio w:h 4:3, 3:2, 16:9
Effective pixels 12 megapixels
Sensor photo detectors 13 megapixels
Sensor size 1″ (12.8 x 9.6 mm)
Sensor type CMOS
Processor DIGIC DV5
Color space sRGB
Color filter array Primary color filter
Image
White balance presets 7
Custom white balance Yes (2 slots)
Image stabilization Optical
Uncompressed format No
File format JPEG (Exif v2.3)
Optics & Focus
Focal length (equiv.) 24–241 mm
Optical zoom 10×
Maximum aperture F2.8 - F5.6
Autofocus Contrast Detect (sensor), Multi-area, Center, Selective single-point, Tracking,  Single, Continuous, Touch, Face Detection, Live View
Autofocus assist lamp No
Digital zoom Yes (2x)
Manual focus Yes
Normal focus range 50 cm (19.69″)
Macro focus range 8 cm (3.15″)
Number of focus points 9
Screen / viewfinder
Articulated LCD Tilting
Screen size 3″
Screen dots 1,030,000
Touch screen Yes
Screen type TFT-LCD
Live view Yes
Viewfinder type None
Photography features
Minimum shutter speed 60 sec
Maximum shutter speed 1/2000 sec
Exposure modes Auto, Program, Shutter priority, Aperture priority, Manual
Scene modes Portrait, Sports, Night, Scene, Snow, Beach, Sunset, Low Light, Spotlight Fireworks
Built-in flash No
External flash Yes (via hot shoe)
Drive modes Single shot, Continuous, AF Continuous, Interval Recording
Continuous drive 3.8 fps
Self-timer Yes
Metering modes Multi
Center-weighted
Highlight-weighted
Spot
Videography features
Resolutions 4K UHD 3840 x 2160 (30p), 1920 x 1080 (60p, 30p, 24p) 1280 x 720 (120p, 100p)
Format XF-AVC, H.264
Videography notes 4K uses XF-AVC Intra codec and must be recorded to CFast card or output over HDMI. 1080p uses XF-AVC Long and can be saved to SD card.
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types CFast, SD/SDHC/SDXC
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (mini-HDMI v1.4)
Microphone port Yes
Headphone port Yes
Wireless Built-In
Wireless notes with smartphone and web-based remote capture
Remote control Yes (wired, wireless, or smartphone)
Physical
Environmentally sealed No
Battery Battery Pack
Battery description LP-E6N lithium-ion battery & charger
Weight (inc. batteries) 1040 g (2.29 lb / 36.68 oz)
Dimensions 125 x 102 x 122 mm (4.92 x 4.02 x 4.8″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording Yes
GPS None
AneKamera - Setelah sebelumnya membahas kamera Sony Alpha 7 dan Sony Alpha 7R, kali ini kita akan kembali membahas tentang review kamera Sony Alpha 7S. Sony Alpha 7S merupakan kamera mirrorless Full frame model ketiga setelah dua yang disebutkan diatas. Kamera ini menggunakan sensor full frame Exmor CMOS sebesar 12 megapixel yang digunakan dengan penekanan pada kemampuannya dalam meng-capture film, dengan kekuatan sama sebagaimana kammpuan merekam gambar. Dengan kemampuan seperti itu bisa ditegaskan bahwa Sony Alpha 7S sebenarnya difokuskan pada videografer.

Hal terpenting yang wajib anda ketahui bahwa Sony Alpha 7S memiliki kemampuan merekam film dengan resolusi 1080p secara internal untuk output video 4K ke perekam eksternal. Video 1080p internal direkam menggunakan format XAVC S, versi consumer-friendly dari format sistem Sony XAVC. Format XAVC S merupakan format yang baru pertama kali digunakan untuk sebuah kamera, tujuan menggunakan format XAVC S adalah membebaskan kamera dari pembatasan bitrate standar AVCHD.

Jika dilihat dari penampakan secara fisik Alpha 7S ini memiliki body yang identik dengan kedua pendahulunya baik Sony Alpha 7 mapun Sony Alpha 7R, bahkan termasuk juga fitur-fitur serta alat pendukung videografer. Dalam hal ini beberapa yang masuk ke dalam Alpha 7S antara lain low contrast S-Log2 tone curve yang memungkinkan dinamic range yang lebih besar untuk disesuaikan dengan file video dan pilihan untuk merekam kode waktu. Bagi para fotografer yang lebih berfokus pada still image perlu memperhatikan bahwa sebagian besar fitur video telah dimasukkan ke kamera terbaru yaitu Sony Alpha 7 II. Jadi bagi para pengguna yang fokus ke still fotografi bisa memiliki Alpha 7 II, dimana Sony Alpha 7 II telah merevisi fitur ergonomi dan juga memasukkan body image stabilization pada A7 II.

Beberapa kamera DSLR merek terkenal ada yang mempromosikan keunggulan dalam hal fitur video, namun faktanya tidak benar-benar atau kurang berfokus pada videografi. Dengan kenyataan yang demikian Sony mengambil langkah cukup berani untuk masuk ke kamera yang berfokus ke videografi melalui Alpha 7S. Secara tegas sony menawarkan  kemampuan peaking focus dan zebra highlight warning untuk membantu para pengguna untuk menghasilkan rekaman dengan kualitas lebih hidup dengan kemampuan layaknya still image. Sony juga sekaligus menawarkan dukungan lain untuk mendukung fitur video dengan add on aksesoris seperti dukungan untuk audio maupun video dengan koneksi standar industri.

Kamera HDLSR juga memiliki beberapa kelemahan dalam hal merekam video, faktanya adalah kamera tersebut menangkap rasolusi yang relatif rendah dari resolusi yang diusung kamera, hal tersebut dikenal dengan istilah line-skipping. Hal ini menyebabkan resolusi vertikal pada video turun, sekaligus memperbesar resiko moire pada hasil rekaman. Sony Alpha 7S menghindari kemungkinan tersebut dengan membaca seluruh sensor 30x perdetik. Sensor yang memang telah dirancang untuk video ini secara cerdas memperkecilukuran output sehingga video menjadi lebih jernih dan memiliki detail yang tinggi.

Namun meskipun Alpha 7S sengaja dirancang untuk pada videografer bukan berarti para pecinta still fotografi tidak diperkenankan menggunakan kamera ini. Tetap saja kamera ini juga mampu mengakomodasi keperluan para pecinta still fotografi, hal tersebut terbukti dari desain body dengan berbagai tombol kontrol yang sama seperti pada Alpha 7 dan Alpha 7R.

Review Kamera Mirrorless Full Frame Sony Alpha 7S Harga dan Spesifikasi

Nah sebagai pertanyaan terakhir, kira-kira berapa harga yang ditawarkan untuk kamera ini? Kamera ini hingga saat ini masih dibandrol dengan harga Rp. 26.650.000 (body). Untuk anda yang ingin melihat secara lengkap harga kamera sony silahkan kunjungi Daftar Harga Kamera Sony Terbaru.

Spesifkasi Lengkap Kamera Sony Alpha 7S

Body type
Body type SLR-style mirrorless
Body material Magnesium alloy
Sensor
Max resolution 4240 x 2832
Other resolutions 4240 x 2384, 2768 x 1848, 2768 x 1560, 2128 x 1416, 2128 x 1200, 1376 x 920, 1376 x 776
Image ratio w:h 3:2, 16:9
Effective pixels 12 megapixels
Sensor photo detectors 12 megapixels
Sensor size Full frame (35.8 x 23.9 mm)
Sensor type CMOS
Processor Bionz X
Color space sRGB, AdobeRGB
Color filter array Primary color filter
Image
ISO Auto, 100-102400
White balance presets 10
Custom white balance Yes
Image stabilization No
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Extra fine, fine, standard
File format JPEG (DCF 2.0, EXIF 2.3)
RAW (ARW 2.3)
Image parameters Contrast, saturation, sharpness
Optics & Focus
Autofocus Contrast Detect (sensor), Multi-area, Center, Selective single-point, Single,  Continuous, Face Detection, Live View
Autofocus assist lamp Yes
Digital zoom Yes (2x)
Manual focus Yes
Number of focus points 25
Lens mount Sony E (NEX)
Focal length multiplier 1×
Screen / viewfinder
Articulated LCD Tilting
Screen size 3″
Screen dots 921,000
Touch screen No
Screen type TFT-LCD
Live view Yes
Viewfinder type Electronic
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 0.71×
Viewfinder resolution 2,400,000
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/8000 sec
Exposure modes Auto, Program, Aperture priority, Shutter priority, Manual
Scene modes Portrait, Landscape, Macro, Sports Action, Sunset, Night Portrait, Night Scene, Hand-held Twilight, Anti Motion Blur
Built-in flash No
External flash Yes (via Multi Interface shoe)
Flash X sync speed 1/250 sec
Drive modes Single, continuous, speed priority continuous, self-timer, bracketing (AE, white balance, DRO)
Continuous drive 5.0 fps
Self-timer Yes (2 or 10 sec; continuous (3 or 5 exposures))
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Exposure compensation ±5 (at 1/3 EV, 1/2 EV steps)
AE Bracketing ±5 (3, 5 frames at 1/3 EV, 1/2 EV, 2/3 EV, 1 EV, 2 EV steps)
WB Bracketing Yes
Videography features
Resolutions XAVC S 1080/60p(50Mbps), 30p (50Mbps), 24p (50Mbps). 720 120p (50Mbps). AVCHD 60p (28Mbps), 60i (24Mbps/17Mbps), 24p (24Mbps/17Mbps)
Format MPEG-4, AVCHD, XAVC S
Videography notes XLR support via adapter
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD/SDHC/SDXC, Memory Stick Duo/Pro Duo/Pro-HG Duo
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (micro-HDMI port with 4:2:2 8-bit 4K or 1080 video output)
Microphone port Yes
Headphone port Yes
Wireless Built-In
Wireless notes with NFC and wireless control via smartphone
Remote control Yes (wired)
Physical
Environmentally sealed Yes
Battery Battery Pack
Battery description NP-FW50 lithium-ion battery and charger
Battery Life (CIPA) 380
Weight (inc. batteries) 489 g (1.08 lb / 17.25 oz)
Dimensions 127 x 94 x 48 mm (5 x 3.7 x 1.89″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording No
GPS None
AneKamera - Kali ini kita akan membahas mengenai review kamera kompak Fujifilm X30 yang merupakan penerus dari kamera Fujifilm X20 yang diperkenalkan pada Januari 2013 yang lalu. Seperti yang kita ketahui X20 merupakan kamera yang cukup mengesankan dibarisan kamera compact premium. Dengan mengusung 2/3" X-Trans sensor, dengan lensa 28-112mm yang relatif cepat setara F2.-2.8, serta desain yang sangat menarik layaknya kamera Fujifilm X-series yang lain. Hal ini cukup menunjukkan alternatif yang fresh untuk bersaing dengan kamera compact premium yang lain.

Meskipun tidak membawa serta lompatan yang signifikan dari kamera sebelumnya, Fujifilm X30 membawa beberapa perubahan yang cukup nyata, termasuk di dalamnya adalah langkah dari optik ke viewfinder elektronik serta penambahan LCD yang diartikulasikan. Hal yang tampaknya juga menarik dari kamera X30 ini adalah adanya cincin di sekeliling lensa yang digunakan untuk melakukan pengaturan, dan juga adanya tombol khusus untuk merekam video. Fujifilm X30 tidak banyak mengalami perubahan dari amunisi utama artinya X30 masih membawa sensor 12 megapixel X-Trans CMOS II dan EXR processor II. Sedangkan keluhan yang ada pada X20 mengenai pemakaian baterai yang singkat telah diperbaiki secara drastis pada X30.

Seperti kebanyakan yang diusung oleh kamera Fujifilm X-series X30 memiliki rangefinder style yang mirip dengan yang lain. Body yang digunakan untuk menutupi mekanisme didalamnya menggunakan bahan magnesium alloy yang cukup solid, dan dilihat secara fisik tidak memberi kesan kamera ini sebagai kamera murahan. Bahkan penampilannya secara kasat mata tidak menunjukkan bahwa X30 adalah kamera compact biasa, justru lebih kepada line kamera premium layaknya Canon PowerShot G16 atau Nikon P7800.

Fujifilm X30 juga menawarkan sejumlah tombol yang dirancang untuk operasi yang cepat. Tombol-tombol tersebut diberi label sesuai dengan fungsinya masing-masing, namun kebanyakan pengguna baru akan segera mampu beradaptasi dengan X30. Shutter release berada diantara tombol mode dan kompensasi eksposur cepat, serta tombol khusus untuk perekaman film didedikasikan pada letak yang berdekatan pula. Beberapa tombol operasi kamera dibagian belakang ukuran sedikit kecil, namun tersebar dalam posisi yang nyaman untuk digunakan. Dengan desain yang dibuat sedemikian rupa diharapkan pengguna tidak kehilangan momen terbaik dalam setiap kesempatan.

Perbandingan Fujifilm X20 dan X30

Specification Fujifilm X20 Fujifilm X30
Effective resolution 12.0 Megapixel
Processor EXR Processor II
Lens focal range 28-112mm equiv.
Lens maximum aperture F2.0-2.8
Control ring around lens No Yes
LCD design Fixed Tilting (~90 up/45 down)
LCD size (resolution) 2.8" (460k dot) 3.0" (920k dot)
Viewfinder Optical Electronic
Viewfinder coverage 85% 100%
Continuous shooting 12 fps
Max video resolution 1080p/60
External mic input No Yes
Wired remote input No Yes
Wi-Fi No Yes
Battery life (CIPA) 270 shots 470 shots

Penambahan lain yang juga menunjukkan perubahan yang cukup signifikan pada X30 adalah adanya layar LCD yang dapat dimiringkan. Layar tersebut dapat dimiringkan ke arah atas hingga lebih dari 90 derajat dan miring kebawah hingga 45 derajat. Sedangkan yang tampak pada X30 lainnya adalah penggunaan viewfinder elektronik yang menggantikan viewfinder optik pada X20. Hal ini cukup menarik dan menambah kemudahan pengguna dalam membidik subjek yang akan diabadikan.

Review Kamera Compact Fujifilm X30 Harga dan Spesifikasi Lengkap

Yang menjadi pertanyaan kemudian adalah berapa harga yang ditawarkan oleh Fujifilm untuk mendapatkan kamera X30 ini? Harga yang ditawarkan cukup murah mengingat berbagai perubahan ke arah yang lebih baik dengan adanya berbagai perbaikan dan penambahan yang cukup menarik. Nah untuk mendapatkan kamera ini anda hanya cukup mengeluarkan dana sebesar $599 atau sekitar Rp. 7,3 jutaan. Nah jika anda tertarik harga tadi sebagai referensi dan bisa berubah sewaktu-waktu.

Spesifikasi Kamera Compact Fujifilm X30  

Body type
Body type Compact
Body material Magnesium alloy
Sensor
Max resolution 4000 x 3000
Other resolutions 4000 x 2664, 4000 x 2248, 2992 x 2992, 2816 x 2112, 2816 x 1864, 2816 x 1584, 2112 x 2112, 2048 x 1536, 2048 x 1360, 1920 x 1080, 1536 x 1536
Image ratio w:h 1:1, 4:3, 3:2, 16:9
Effective pixels 12 megapixels
Sensor size 2/3" (8.8 x 6.6 mm)
Sensor type CMOS
Processor EXR Processor II
Color space sRGB
Color filter array X-Trans II
Image
ISO Auto, 100-12800
White balance presets 7
Custom white balance Yes
Image stabilization Optical
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Fine, Normal
File format JPEG (Exif v2.3)
Raw (RAF format)
Optics & Focus
Focal length (equiv.) 28–112 mm
Optical zoom 4×
Maximum aperture F2.0 - F2.8
Autofocus Contrast Detect (sensor), Phase Detect, Multi-area, Center, Selective single-point, Tracking, Single, Continuous, Face Detection, Live View
Autofocus assist lamp Yes
Digital zoom Yes (2x)
Manual focus Yes
Normal focus range 50 cm (19.69″)
Macro focus range 1 cm (0.39″)
Number of focus points 49
Screen / viewfinder
Articulated LCD Fixed
Screen size 3″
Screen dots 920
Touch screen No
Screen type TFT-LCD
Live view Yes
Viewfinder type Electronic
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 0.65×
Viewfinder resolution 2,360,000
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/4000 sec
Exposure modes Auto, Program, Aperture priority, Shutter priority, Manual
Scene modes Portrait, Portrait Enhancer, Landscape, Sport, Night, Night (Tripod), Fireworks, Sunset, Snow, Beach, Party, Flower, Text, Underwater
Built-in flash Yes (Pop-up)
Flash range 7.00 m
External flash Yes (via hot shoe)
Flash modes Auto, forced flash, slow synchro, commander, suppressed flash
Drive modes Still, Continuous, Best Frame Capture, AE bracket, ISO bracket, Film Simulation bracket, WB bracket, Dynamic range bracket
Continuous drive 12.0 fps
Self-timer Yes (2 or 10 sec)
Metering modes Multi
Average
Spot
Exposure compensation ±3 (at 1/3 EV steps)
AE Bracketing ±3 (at 1/3 EV, 2/3 EV, 1 EV steps)
WB Bracketing Yes (1-3 stops)
Videography features
Resolutions 1920 x 1080 (60p/50p/30p/25/24p), 1280 x 720 (60p/50p/30p/25/24p), 640 x 480 (30 fps)
Format H.264
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD/SDHC/SDXC
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (micro-HDMI)
Microphone port No
Headphone port No
Wireless Built-In
Wireless notes 802.11b/g/n
Remote control Yes (wired)
Physical
Environmentally sealed No
Battery Battery Pack
Battery description NP-95 lithium-ion battery & charger
Battery Life (CIPA) 470
Weight (inc. batteries) 423 g (0.93 lb / 14.92 oz)
Dimensions 119 x 72 x 60 mm (4.69 x 2.83 x 2.36″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording No
GPS None

Diberdayakan oleh Blogger.

Item Promo dari :