Tampilkan postingan dengan label Daftar Harga Kamera Canon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daftar Harga Kamera Canon. Tampilkan semua postingan
AneKamera - Kesempatan yang baik ini kami akan memberikan review kamera DSLR full-frame Canon EOS 5D Mark III. Kamera ini merupakan kamera full-frame yang telah mengalami pengembangan sangat revolusioner jika dibandingkan dengan cikal bakalnya Canon 5D generasi awal yang muncul pada 2005. Kamera generasi pertama ini membawa berbagai fitur profesional yang cukup menakjubkan, sehingga banyak pengguna yang mempertanyakan apakah akan ada peningkatan selanjutnya. Sejak itu munculah Canon 5D Mark II yang merupakan kamera pertama yang mampu merekam video full HD yang hadir pada tahun 2008.

Pada kenyataannya Canon EOS 5D Mark III yang sesungguhnya adalah kamera yang jauh berbeda dengan pendahulunya  yaitu EOS 5D. EOS 5D Mark III sesungguhnya adalah sebuah model yang benar-benar baru baik dari sistem utama yang telah jauh meningkat maupun fitur-fiturnya. EOS 5D Mark III justru lebih cenderung sebagai Canon EOS 7D dalam versi ful frame. Hal tersebut dapat dilihat dari teknologi yang digunakan, penataan kontrol operasi, kemampuan kostum yang lebih luas dan 63-zone metering sensor. Namun 5D Mark III memiliki kelebihan yang salah satu nya adalah penambahan tweak dan berbagai perbaikan lain yang menyesuaikan keinginan pengguna. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya dual slot untuk memori CF dan SD card.

Upgrade terbesar dari Canon OES 5D Mark III dapat dilihat dari sistem autofokus yang dijejalkan pada kamera ini. Saat pertama muncul dengan EOS 5D hanya dilengkapi dengan 9-point AF saja. Kemudian sistem AF dengan 9-point ternyata masih belum berubah ketika 5D Mark II muncul. Baru setelah EOS 7D muncul dengan 19-point sistem AF, EOS 5D Mark III baru sadar dan meningkatkan sistem AF nya ke tingkat yang paling baik yaitu membawa 61-point sistem AF yang diadopsi dari Canon EOS 1D X. Namun bukan berarti 5D Mark III setara dengan 1D X karena  5D Mark III tidak memiliki sensor metering setinggi 100.000 pixel.

Review Kamera DSLR Canon EOS 5D Mark III Harga dan Spesifikasi Lengkap

Canon EOS 5D Mark III memiliki sensor setinggi 22 megapixel yang dihasilkan oleh teknologi sensor CMOS full frame tercanggih dari Canon. Kekuatan sensor besar ini akan memberikan gambar dengan detail dan kualitas yang sangat baik. Sensor ini diadopsi dari kamera Canon pro yang ada pada Canon EOS 7D. Kelebihan lain dari kamera Canon EOS 5D Mark III ini antara lain adalah adanya kontruksi fotodioda terbaru, juga karena pengaruh yang diberikan oleh susunan mikrolensa tanpa celah dan juga fitur noise reduction on-chip untuk mengurangi gambar berkualitas buruk bahkan pada penggunaan ISO tinggi sekalipun.

Canon tidak memberikan keterangan terhadap berapa banyak perubahan dan peningkatan yang masuk ke EOS 5D Mark akan mempengaruhi output yang dihasilkan. Namun dengan prosesor terbaik yang digunakannya pastinya akan memberi peningkatan yang cukup signifikan.  KAmera ini telah menggunakan prosesor terbaru DIGIC 5+, lagi-lagi hal ini sama dengan yang digunakan pada Canon EOS 1D X. Hal tersebut akan memberikan kinerja 30% lebih cepat jika dibanding dengan DIGIC 5 yang digunakan pada beberapa kamera Canon terbaru. Jika dibandingkan dengan DIGIC 4 pada 5D Mark II, maka akan didapatkan hasil 17x lebih cepat dalam memproses data. Kelebihan lain yang didapat dari prosesor terbarunya itu adalah kamera memiliki kemampuan menerapkan koreksi chromatic abberation pada gambar JPEG.

Dikatakan bahwa Canon EOS 5D Mark III memiliki fitur mekanisme cermin dan shutter yang didesain ulang secara total. Shutter masih tetap pada 150.000 siklus, namun kecepatan menembak terus menerus bisa lebih cepat. Keuntungan lain yang didapatkan dari desain ulang mekanisme cermin adalah mampu menjamin sub-mirror (berfungsi mengarahkan cahaya ke sensor AF), menjadi lebih tepat, cepat dan stabil setelah penembakan, hal tersebut akan meningkatkan akurasi fokus selama continous shooting.

Nah dari Review Kamera DSLR Canon EOS 5D Mark III di atas maka bisa diambil kesimpulan sederhana bahwa kamera ini merupakan seri EOS 5D namun dalam model dan teknologi yang berbeda. Bahkan bisa dikatakan bahwa kamera ini merupakan perpaduan antara EOS 1D X dan EOS 7D. Kinerja kamera ini jauh lebih baik dari EOS 5D Mark II, bahkan meningkat 17x lebih cepat dari kinerja prosesornya. Kamera full frame ini dipasarkan dengan harga Rp. 29.890.000 (body only) dan Rp. 36.700.000 (kit 24-105mm L IS). Untuk harga selengkapnya kunjungi Daftar Harga Kamera DSLR Canon.

Spesifikasi Kamera DSLR Full Frame Canon EOS 5D Mark III


Body type
Body type Mid-size SLR
Body material Magnesium alloy
Sensor
Max resolution 5760 x 3840
Other resolutions 3840 x 2560, 2880 x 1920, 1920 x 1280, 720 x 480
Image ratio w:h 3:02
Effective pixels 22 megapixels
Sensor photo detectors 23 megapixels
Sensor size Full frame (36 x 24 mm)
Sensor type CMOS
Processor Digic 5+
Color space sRGB,Adobe RGB
Color filter array RGB Color Filter Array
Image
ISO Auto, 100 - 25600 in 1/3 stops, plus 50, 51200, 102400 as option
White balance presets 6
Custom white balance Yes (1)
Image stabilization No
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Fine, Normal
File format JPEG (Exif 2.3 [Exif Print] compliant)
Design rule for Camera File system (2.0)
RAW: RAW, sRAW1, sRAW2 (14bit, Canon original RAW 2nd edition)
Digital Print Order Format [DPOF] Version 1.1 compliant
Optics & Focus
Autofocus Contrast Detect (sensor), Phase Detect, Multi-area, Selective single-point, Single, Continuous, Face Detection, Live View
Autofocus assist lamp by optional dedicated Speedlite
Digital zoom No
Manual focus Yes
Number of focus points 61
Lens mount Canon EF
Focal length multiplier 1×
Screen / viewfinder
Articulated LCD Fixed
Screen size 3.2″
Screen dots 1,040,000
Touch screen No
Screen type Clear View II TFT LCD
Live view Yes
Viewfinder type Optical (pentaprism)
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 0.71×
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/8000 sec
Exposure modes Auto+, Program AE, Shutter priority AE, Aperture priority AE, Manual (Stills and Movie), Custom (x3)
Built-in flash No
External flash Yes (Hot-shoe, Wireless plus Sync connector)
Flash X sync speed 1/200 sec
Continuous drive 6.0 fps
Self-timer Yes (2 or 10 sec)
Metering modes Multi, Center-weighted, Spot, Partial
Exposure compensation ±5 (at 1/3 EV, 1/2 EV steps)
AE Bracketing ±3 (2, 3, 5, 7 frames at 1/3 EV, 1/2 EV steps)
WB Bracketing Yes (3 frames in either blue/amber or magenta/green axis)
Videography features
Resolutions 1920 x 1080 (29.97, 25, 23.976 fps fps), 1280 x 720 (59.94, 50 fps), 640 x 480 (25, 30 fps)
Format H.264
Videography notes 1080 and 720 intra or inter frame, 480 inter frame
Microphone Mono
Speaker Mono
Storage
Storage types Compact Flash Type I (UDMA compatible), SD/SDHC/SDXC
Storage included None
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (HDMI mini)
Wireless Optional
Wireless notes Wireless File Transmitter WFT-E7
Remote control Yes (Remote control with N3 type contact, Wireless Controller LC-5, Remote Controller RC-6)
Physical
Environmentally sealed Yes
Battery Battery Pack
Battery description Lithium-Ion LP-E6 rechargeable battery & charger
Battery Life (CIPA) 950
Weight (inc. batteries) 950 g (2.09 lb / 33.51 oz)
Dimensions 152 x 116 x 76 mm (5.98 x 4.57 x 2.99″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording Yes (by cable and PC)
GPS Optional
GPS notes With optional GP-E2 unit
AneKamera - Setelah beberapa waktu yang lalu kita membahas tentang review kamera Canon EOS 7D, kali ini kita akan membahas tentang generasi barunya yaitu review Canon EOS 7D Mark II. Cukup lama terpaut waktu dari generasi pendahulunya, lima tahun kemudian Canon memperbarui kamera pro nya dengan teknologi terbaru yang dimiliki Canon. Untuk itu melalui Canon EOS 7D Mark II, Canon menegaskan bahwa generasi terbarunya ini menjadi penentu keberlangsungan seri 7D ke arah yang lebih baik. Canon mengatakan bahwa tidak hanya dari sisi teknologi saja yang digantikan, bahkan ide EOS 7D sebagai kamera pro dengan APS-C DSLR telah berakhir. Kini dengan munculnya EOS 7D Mark II, Canon kembali menarik simpati para pengguna untuk menjadi fotografer pro sekaligus mencicipi teknologi barunya. Sementara itu kompetitor seperti Nikon sudah lebih dulu menarik para pecintanya untuk beralih ke kamera full frame mereka.

Bagi para pecinta stills fotografer, Canon EOS 7D Mark II memberikan penawaran yang sangat menarik yaitu semua cross-type dengan modul 65-point AutoFocusnya. Kekuatan yang dimiliki tersebut akan bekerja bersama dengan informasi dari 150.000 pixel RGB + IR metering sensor yang menawarkan sebuah versi terbaru dari sistem fokus Intelligent Tracking dan Recognition (iTR) yang ada pada Canon EOS-1D X. Hal ini menjelaskan bahwa dengan iTR yang terlibat pada awal titik fokus yang dipilih, pengguna dapat melakukan fokus dengan menekan setengah tombol rana, selanjutnya kamera akan melacak subjek yang bergerak di frame. Dengan melakukan skenario ini, kamera akan secara otomatis menggunakan titik AF yang diperlukan untuk mempertahankan fokus pada subjek awal yang di pilih. Kamera ini juga mengalami peningkatan yang cukup baik pada penembakan terus menerus (continous shooting) menjadi 10 frame per detik dari 8 frame per detik pada EOS 7D.

Harga dan Review Kamera DSLR Canon EOS 7D Mark II Terbaru

Untuk sensor gambar yang digunakan pada EOS 7D Mark II sendiri menggunakan varian dari sensor dual ppixel AF yang pertama kali terdapat pada Canon EOS 70D, yang berarti kamera akan memiliki output sebesar 20 megapixel. Hal ini juga berarti bahwa kamera tersebut memiliki kemampuan menangkap informasi tentang kedua posisi subjek maupun kedalaman setiap kali cermin naik, menggunakan sensor gambar. Dengan kemampuan tersebut maka dipastikan bahwa EOS 7D Mark II akan memberikan aotufokus yang lebih tegas saat melacak subjek dalam live view mode dan juga saat merekam video. Jika kita berbicara mengenai perekaman video maka kamera ini akan memberikan hasil pencitraan yang cukup bagus yaitu 1080p/60. Terdapat dua pilihan format utama yang bisa dipilih yaitu MOV atau MP4.

Perbandingan Canon EOS 7D Mark II dan Canon EOS 7D

SPECIFICATION Canon EOS 7D II Canon EOS 7D
 Effective Pixels  20.2 MP  18.0 MP
 ISO Range  100-16000 standard 100-6400 standard
 25600 expanded 12800 expanded
 Movie options 1080p/60/50/30/25/24 1080p
MP4 or MOV MP4
All-I, IPB, IPB-Lite
 No of AF points  65 (All cross type, center double-cross) 19 (All cross-type)
 Metering sensor-assisted  AF tracking  Yes  No
 AF in live view On-sensor phase detection  Contrast detection
 Spot-metering linked to  AF  point No  No
Maximum shutter speed 1/8000th sec  1/8000th sec
Flash Sync speed 1/250th sec  1/250th sec
 Screen 3.0" 3:2  3.0" 4:3
1,036,800 dots  920,000 dots
(720 x 480 px, RGB)  (640 x 480 px, RGB)
 Viewfinder  100% coverage  100% coverage
 1.0x magnification  1.0x magnification
 (0.63x in 35mm terms)  (0.63x in 35mm terms)
 Continuous drive  10 fps  8 fps
 Buffer depth  1090 JPEG  130 JPEG
 31 Raw  25 Raw
 Storage  Compact flash  Compact flash
 SD/SDHC/SDXC
 Weight  (inc batteries)  910g (2.0 lb)  860g (1.9 lb)
 Dimensions  149 x 112 x 78 mm  148 x 111 x 74 mm
 GPS  Built-in  Optional
 Wi-Fi  Optional  Optional

Hampir sulit untuk membedakan antara Canon EOS 7D dan Canon EOS 7D Mark II, hal ini karena di antara kedua nya sangat mirip secara fisik, bahkan tata letak tombol juga relatif sama. Bahkan jika melihat tata letak tersebut juga sangat mirip dengan apa yang ada pada Canon EOS 5D Mark III. Namun Canon memberi tau bahwa Canon EOS 7D Mark II memiliki kelebihan yang jauh lebih mantap yaitu kepemilikan segel cuaca yang lebih empat kali lebih baik dari sebelumnya. Namun kelebihan ini akan terbukti jika sudah berada di tangan pengguna untuk membuktikan kelebihan tersebut membawa arti yang lebih atau tidak.

Desain yang dimiliki 7D Mark II seperti dikatakan memiliki kedekatan dengan EOS 5D Mark III, dengan begitu maka Canon memastikan bahwa handle pegangan kamera dirancang dengan sangat baik, sehingga membuatnya mudah dalam mengoperasikan kamera, bahkan dengan lensa terpasang. Namun sebaik apapun bodi kamera ini dirancang tetap tidak memungkinkan menembak dengan satu tangan saja dengan hasil yang maksimal. Dengan mengikuti desain tata letak dan ergonomi meniru EOS 5D Mark III, Canon sengaja untuk membiasakan diri pengguna dengan tombol-tombol yang ada, dengan begitu akan memudahkan pengguna yang nantinya akan beralih ke EOS 5D Mark III. 

Nah kamera ini sudah siap anda miliki untuk menemani keseharian anda dan siap mengabadikan momen spesial anda. Untuk memiliki kamera keren ini anda hanya perlu menyiapkan kocek sebesar kira-kira Rp. 20 jutaan (body only). Nah untuk mengetahui daftar kamera DSLR Canon silahkan kunjungi Daftar Harga Kamera DSLR Canon. Berikut ini adalah spesifikasi lengkap untuk mengetahui lebih jauh apa saja yang ditawarkan Canon untuk anda melalui EOS 7D Mark II.

Spesifkasi lengkap Canon EOS 7D Mark II

Body type
Body type Mid-size SLR
Body material Magnesium alloy
Sensor
Max resolution 5472 x 3648
Other resolutions 4104 x 2736 (M-Raw), 3648 x 2432, 2736 x 1824, 1920 x 1080, 720 x 480
Image ratio w:h 02:16,2
Effective pixels 20 megapixels
Sensor photo detectors 21 megapixels
Sensor size APS-C (22.4 x 15 mm)
Sensor type CMOS
Processor DIGIC 6 (dual)
Color space sRGB, Adobe RGB
Color filter array Primary color filter
Image
ISO Auto, ISO 100-16000 (expandable to 51200)
White balance presets 8
Custom white balance Yes
Image stabilization No
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Fine, normal
File format JPEG (EXIF v2.3, DCF v2.0)
Optics & Focus
Autofocus Contrast Detect (sensor), Phase Detect, Multi-area, Center, Selective single-point, Tracking, Single, Continuous, Face Detection, Live View
Autofocus assist lamp Yes
Manual focus Yes
Number of focus points 65
Lens mount Canon EF/EF-S
Focal length multiplier 1.6×
Screen / viewfinder
Articulated LCD No
Screen size 3″
Screen dots 1,040,000
Touch screen No
Screen type Clear View II TFT-LCD
Live view Yes
Viewfinder type Optical (pentaprism)
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 1×
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/8000 sec
Exposure modes Scene Intelligent Auto, Program AE, Shutter priority AE, Aperture priority AE, Manual exposure, Bulb, Custom (1-3)
Built-in flash Yes
External flash Yes (via hot shoe, flash sync port)
Flash X sync speed 1/250 sec
Drive modes Single
High-speed continuous
Low-speed continuous
Silent single shooting
Silent continuous shooting
10-sec self-timer / remote control
2 sec self-timer / remote control
Continuous drive 10.0 fps
Self-timer Yes (2 or 10 sec)
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Partial
Exposure compensation ±5 (at 1/3 EV, 1/2 EV steps)
AE Bracketing ±5 (2, 3, 5, 7 frames at 1/3 EV, 1/2 EV steps)
Videography features
Resolutions 1920 x 1080 (59.94, 50. 29.97, 25, 24, 23.98 fps), 1280 x 720 (59.94, 50, 29.97, 25 fps), 640 x 480 (29.97, 25 fps)
Format MPEG-4
Videography notes Choice of MOV or MP4 and IPB, Light IBP, ALL-I compression
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types CompactFlash + SD/SDHC/SDXC
Connectivity
USB USB 3.0 (5 GBit/sec)
HDMI Yes (mini-HDMI)
Microphone port Yes
Headphone port Yes
Remote control Yes (wired or wireless)
Physical
Environmentally sealed Yes
Battery Battery Pack
Battery description LP-E6N lithium-ion battery and charger
Battery Life (CIPA) 670
Weight (inc. batteries) 910 g (2.01 lb / 32.10 oz)
Dimensions 149 x 112 x 78 mm (5.87 x 4.41 x 3.07″)
Other features
Orientation sensor Yes
GPS Built-In
 
AneKamera - Kali ini kita akan membahas tentang review kamera DSLR Canon EOS 650D atau Rebel T4i. Kamera ini merupakan kamera tambahan baru yang dilakukan oleh Canon untuk kalangan pengguna pemula yang berorientasi pada seri "Rebel". Canon telah menemukan cara baru untuk membuat perbedaan terhadap model yang diperbarui melalui seri Rebel ini. Dalam hal ini Canon EOS 650D atau Rebel T4i berkedudukan sebagai upgrade dari pendahulunya Canon EOS 600D atau Rebel T3i. Lalu apa yang berubah dari kamera Canon Rebel T4i jika dibandingkan dengan pendahulunya Canon Rebel T3i. Selengkapnya bisa anda lihat dari penjelasan singkat yang berikut ini.

Jika dilihat dari spesifikasi utama Canon EOS 650D/Rebel T4i memang lebih seperti EOS 600D yang mengusung sensor 18 megapixel dengan 9-point AF, 3:2 flip-out screen dengan 1.04 juta dot. Namun bagi pengguna yang sudah berpengalaman perbedaan yang signifikan akan segera terlihat, karena tidak mungkin sebuah kamera yang berbeda akan dibuat dengan spesifikasi dan fitur yang sama persis, apa artinya beda nama jika semua sama. Dalam hal ini Canon EOS 650D juga mendapatkan keuntungan yang bisa dianggap sangat penting yang merupakan dasar dari Canon EOS M yang merupakan kamera mirrorless Canon.

EOS 650D merupakan upaya Canon untuk para pengguna yang menginginkan kamera DSLR dengan fitur baru yang sangat mumpuni meskipun ditanamkan pada kamera kelas pemula. Fitur baru tersebut ditujukan untuk para pengguna pemula dalam meningkatkan pengalaman seru dalam peningkatan live view dan kinerja video yang hebat. Dengan fitur keren tersebut EOS 650D menjadi kamera DSLR Canon pertama yang menawarkan pelacakan AF secara terus menerus pada saat perekaman video.

Kehebatan yang dimiliki oleh EOS 650D tersebut dimungkinkan oleh penggunaan sensor baru Hybrid CMOS milik Canon yang dalam hal ini pixel didedikasikan untuk fase deteksi autofokus. Sistem Autofokus Hybrid menggunakannya untuk membuat lensa bekerja dengan cepat mengatur jarak yang tepat, lalu memanfaatkan deteksi kontras AF untuk menyempurnakan fokus. Secara teori tindakan ini seharusnya akan memberikan fokus yang lebih cepat dan tepat untuk live view dan shooting video jika dibanding dengan model sebelumnya yang hanya mengandalkan CDAF.

Selain sebagai kamera pertama Canon yang menawarkan AF terus menerus dalam live view dan perekaman video, EOS 650D juga merupakan kamera DSLR pertama yang membawa fitur layar sentuh dalam kameranya. Hal ini sangat membantu dalam setiap operasi yang dilakukan pada kamera ini seperti yang biasa pengguna temui pada setiap smartphone saat ini. Layar sentuh tersebut tidak hanya digunakan untuk menampilkan kontrol menu saja, akan tetapi dalam mode live view dan mode video dapat digunakan untuk menentukan titik fokus dan juga bisa dimanfaatkan untuk melakukan shutter release jika dibutuhkan.

Layar sentuh yang digunakan dalam kamera ini didesain kembali tanpa ada celah udara antara layar kaca dengan penutupnya. Hal ini dilakukan agar mampu mengurani refleksi serta miningkatkan visibilitas pada kondisi cahaya yang berlebihan. Layar sentuh tentunya akan sangat riskan dengan noda sentuhan, namun dengan lapisan anti noda yang terpasang akan mengurangi dampak tersebut secara baik. Layar sentuh ini kemudian juga digunakan pada kamera Canon EOS 700D yang sudah kita bahas sebelumnya.

Review Kamera DSLR Canon EOS 650D Harga dan Spesifikasi Lengkap

Kamera pemula ini menggunakan prosesor gambar DIGIC 5 hal ini dapat juga dilihat pada kamera compact Canon S100 dan G1X. Prosesor ini membantu kinerja kamera untuk menghadirkan kisaran sensitivitas ISO 12.800 dan dapat diperbesar hingga 25.600. Selain itu prosesor yang digunakan juga memungkinkan koreksi lensa khusus untuk chromatic aberration dan vignetting pada pengolahan gambar berformat JPEG pada kamera.

Untuk membuat hasil perekaman video menjadi lebih sempurna kamera ini juga dilengkapi dengan built-in stereo mikrofon, namun tetap membawa input mikrofon eksternal dari pendahulunya untuk hasil yang lebih baik. Selain tambahan yang ada kamera ini juga membawa serta scene baru seperti HDR Backlight dan Handled Night Scene. Keduanya bekerja dengan menggabungkan beberapa eksposur untuk memberikan gambaran akhir terbaik. Empat pengaturan eksposur  untuk Multi Shot Noise Reduction juga disediakan pada PASM mode.

Layaknya kamera DSLR lain milik Canon, EOS 650D tidak bisa dikatakan sebagai pengganti dari EOS 600D di line up pemula secara keseluruhan. Model pendhahulunya akan tetap berada di garis kamera pemula, namun kamera yang jauh lebih dulu hadir di line up yang ditempati EOS 550D/Rebel T2i akan dihentikan produksinya.

Nah demikian Review Kamera DSLR Canon EOS 650D/Rebel T4i secara singkat, semoga penjelasan yang ada sedikit membantu anda sebelum membeli kamera tersebut agar sesuai dengan keinginan anda. Harga yang ditawarkan sangat terjangkau, dengan merogoh kocek sebesar Rp. 5.740.000 (body) dan Rp. 6.400.000 (dengan lensa 18-55mm IS STM) untuk mendapatkan kamera tersebut. Untuk harga kamera DSLR Canon selengkapnya kunjungi Daftar Harga Kamera DSLR Canon Terbaru.   

Spesifikasi Kamera DSLR Canon EOS 650D

Body type
Body type Compact SLR
Body material Stainless Steel and polycarbonate resin with glass fibre
Sensor
Max resolution 5184 x 3456
Other resolutions 5184 x 2912, 4608 x 3456,3456 x 3456, 3456 x 2304, 3456 x 1944, 3072 x 2304, 2592 x 1728, 2592 x 1456, 2304 x 1728, 2304 x 2304, 1920 x 1280, 1920 x 1080, 1728 x 1728, 1696 x 1280, 1280 x 1280, 720 x 480, 720 x 400, 640 x 480, 480 x 480
Image ratio w:h 1:1, 4:3, 3:2, 16:9
Effective pixels 18 megapixels
Sensor photo detectors 19 megapixels
Sensor size APS-C (22.3 x 14.9 mm)
Sensor type CMOS
Processor Digic 5
Color space sRGB, Adobe RGB
Color filter array RGB Color Filter Array
Image
ISO Auto, 100, 200, 400, 800, 1600, 3200, 6400, 12800 (25600 with boost)
White balance presets 6
Custom white balance Yes (1)
Image stabilization No
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Fine, Normal
File format JPEG: Fine, Normal (Exif 2.3 compliant)
Design rule for Camera File system (2.0),
RAW: 14bit RAW
Digital Print Order Format [DPOF] Version 1.1 compliant
Optics & Focus
Autofocus Contrast Detect (sensor), Phase Detect, Multi-area, Selective single-point,  Single, Continuous, Face Detection, Live View
Autofocus assist lamp by built-in flash
Digital zoom No
Manual focus Yes
Number of focus points 9
Lens mount Canon EF/EF-S
Focal length multiplier 1.6×
Screen / viewfinder
Articulated LCD Fully articulated
Screen size 3″
Screen dots 1,040,000
Touch screen Yes
Screen type Clear View II TFT LCD
Live view Yes
Viewfinder type Optical (pentamirror)
Viewfinder coverage 95%
Viewfinder magnification 0.85×
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/4000 sec
Exposure modes Program AE, Shutter priority AE, Aperture priority AE, Manual, Scene Intelligent Auto, No Flash, Creative Auto, Portrait, Landscape, Close-up, Sports, Night Portrait, Handheld Night Scene, HDR Backlight Control
Built-in flash Yes (Pop-up)
Flash range 13.00 m
External flash Yes (Hot-shoe, Wireless plus Sync connector)
Flash modes Auto, On, Off, Red-eye
Flash X sync speed 1/200 sec
Drive modes Single
Continuous
Self timer (2s, 10s+remote, 10s + continuous shots 2-10)
Continuous drive 5.0 fps
Self-timer Yes (2s, 10s+remote, 10s + continuous shots 2-10))
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Partial
Exposure compensation ±5 (at 1/3 EV, 1/2 EV steps)
AE Bracketing ±2 (3 frames at 1/3 EV, 1/2 EV steps)
WB Bracketing Yes (3 frames in either blue/amber or magenta/green axis)
Videography features
Resolutions 1920 x 1080 (30, 25, 24 fps), 1280 x 720 (60, 50 fps), 640 x 480 (60, 50 fps)
Format H.264, Motion JPEG
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD/SDHC/SDXC
Storage included None
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (HDMI mini)
Wireless Eye-Fi Connected
Remote control Yes (E3 connector, InfraRed)
Physical
Environmentally sealed No
Battery Battery Pack
Battery description Lithium-Ion LP-E8 rechargeable battery & charger
Battery Life (CIPA) 440
Weight (inc. batteries) 575 g (1.27 lb / 20.28 oz)
Dimensions 133 x 100 x 79 mm (5.24 x 3.94 x 3.11″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording Yes (by USB cable and PC)
GPS Optional
GPS notes via GPE2
Info Kamera Canon - Harga kamera Canon murah hingga mahal semua tersedia untuk para pecinta fotografi baik untuk kelas pemula, kelas menengah maupun kelas kakap atau kelas profesional. Semakin berkembangnya dunia digital imaging memang memberikan pengaruh yang beragam bagi perkembangan dunia fotografi dengan munculnya merek-merek baru yang berusaha saling bersaing, dan tak bisa ditamping jika salah satu akan kalah dalam persaingan tersebut. Namun Canon sebagai merek dagang ternama dalam dunia fotografi tetap kokoh sebagai leader dalam dunia ini.

Terlahir pada tahun 1933 di kota Tokyo Jepang dan mengkhususkan diri dalam produksi optical dan digital imaging menjadikan Canon sebagai merek ternama berdasarkan pengalaman dalam dunia fotografi dan imaging selama ini. Sebagai kompetitor dan pesaing terdekatnya adalah Nikon yang juga menjadi merek besar yang lain dalam dunia fotografi selain Canon. Selama setahun pertama Canon berhasil mengeluarkan kamera pertamanya yang dinamakan Kwanon (mengambil nama dari Dewi Kasih Buddha) dan setahun kemudian 1935 nama Canon akhirnya dipakai hingga sekarang karena kesan lebih modern.

Dalam perkembangannya Canon telah merilis banyak sekali kamera, baik itu kamera analog maupun kamera digital. Kamera digital yang pertama kali diproduksi oleh Canon dirilis pada tahun 1984 dengan nama RC-701, seri RC ini kemuadian di ikuti dengan seri PowerShot dan IXUS yang kita kenal sebagai brand Canon yang paling banyak dipasarkan hingga saat ini.

Untuk kamera digital sendiri Canon juga memproduksi kamera digital-SLR untuk level pemula hingga level profesional. Salah satu kamera untuk level pemula yang terbaru adalah Canon EOS 1200D (Rebel T5) yang dirilis pada bulan Maret 2014 sebagai pengganti kamera sebelumnya Canon EOS 1100D. Sedangkan kamera tertinggi untuk level profesional besutan Canon hingga saat ini masih di pegang oleh Canon EOS 1D C. Sedangkan untuk kamera Mirrorless Canon baru merilis Canon EOS M untuk bersaing dengan kamera Mirrorless yang saat ini sedang dikembangkan secara pesat oleh Sony maupun Nikon. Dan untuk mengetahui harga kamera Digital-SLR Canon, berikut ini adalah daftar harga kamera DSLR Canon terbaru dan terlengkap.


TYPE
HARGA
DSLR

Body Only Kit
Canon EOS-1D X Mark II 75.575.000
Canon EOS-1D X 74.860.000
Canon EOS 5DS R (Body) 49.100.000
Canon EOS 5DS (Body) 46.650.000
Canon EOS 5D Mark III 
43.480.000 (24-105mm)
Canon EOS 5D Mark III 32.800.000
Canon EOS 6D Wifi 
24.930.000 (24-105mm)
Canon EOS 6D (Body)  Wifi & GPS 19.410.000
Canon EOS 7D Mark II (15-85mm IS)
28.099.000
Canon EOS 7D Mark II (18 - 135mm IS STM)
24.099.000
Canon EOS 7D Mark II (Body) 18.879.000
Canon EOS 70D WiFi (18-200mm)
16.950.000
Canon EOS 70D WiFi (18-135 IS STM)
12.780.000
Canon EOS 70D WiFi (18-55mm IS STM)
9.640.000
Canon EOS 60D (18-200mm IS)
9.890.000
Canon EOS 700D (18-135mm IS STM)
10.480.000
Canon EOS 700D (18-55mm IS STM)
7.220.000
Canon EOS 100D (18-55mm IS STM)
6.795.000
Canon EOS 600D (18-55mm)
5.400.000
Canon EOS 1200D (18-55mm IS II)
4.870.000
Canon EOS 1300D (Body)

MIRRORLESS
Canon EOS M3 (18-55mm)
6.680.000
PROSUMER
Canon PowerShot G1 X Mark II
8.100.000
Canon PowerShot G7 X Mark II

Canon PowerShot G7 X with Wi-Fi + NFC
6.290.000
Canon PowerShot G7 X Red Ring Edition
6.430.000
Canon PowerShot G5 X
8.440.000
Canon PowerShot G3 X with Wi-Fi + NFC
10.410.000
Canon PowerShot G9 X
5.210.000
Canon PowerShot SX60 HS
6.080.000
Canon PowerShot G16
4.885.000
Canon PowerShot SX530 HS
4.000.000
Canon PowerShot SX420 IS
2.375.000
Canon PowerShot SX710 HS
4.550.000
Canon PowerShot SX540 HS
4.550.000
COMPACT
Canon PowerShot D30
3.200.000
Canon PowerShot S200
3.135.000
Canon Ixus 285 HS
2.468.000
Canon Ixus 180
1.610.000
Canon Ixus 175
1.090.000
Diberdayakan oleh Blogger.

Item Promo dari :