Tampilkan postingan dengan label Asus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asus. Tampilkan semua postingan


Melihat dari tagline yang digadangnya yakni Power and Style On The Go, Asus FX553VD ini tetap belum di bait sebagai sebuah device gaming oleh Asus. Sekalipun ia sudah dibekali dua komponen utama yang umumnya digunakan vendor lain untuk membait produk mereka sebagai device gaming. Asus FX550VD awalnya saya kira merupakan refresh untuk line-up X550 series yang sebelumnya menawarkan performa Geforce GTX 950M. Tapi ternyata, kenyataannya berbeda dari yang saya perkirakan.




Spesifikasi dan Harga ASUS FX553VD DM001

Display : 15.6" (16:9) LED backlit FHD (1920x1080) 60Hz Anti-Glare Panel with 72% NTSC with 178˚ wide-viewing angle display
Processor : Intel® Core™ i7-7700HQ Processor 2.6 GHz (6M Cache, up to 3.5 GHz)
Memory : 8GB DDR4 RAM
Hard Drive : 1TB HDD 7200 RPM
Graphics : NVIDIA GeForce GTX 1050 2GB GDDR5 VRAM
Optical Drive : 8 x DVD Super Multi-Dual
Operating System : non OS
Camera : HD Web Camera
Networking : Wi-Fi
   Integrated 802.11b/g/n
Slots/Interface :
                   1 x USB 3.1 TYPE C port(s)
                   2 x USB 3.0 port(s)
                   1 x USB 2.0 port(s)
                   1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert
                   1 x HDMI
Battery : 4 Cells 48 Whrs Battery
Power Adapter : Plug Type :ø5.5 (mm)
                        Output :
                        19 V DC, 6.32 A, 120 W
System Dimensions : 383 x 255 x 30 mm (WxDxH)
Weight : 2.5 kg
Warranty : 2 Year Asus Warranty
Bonus : ROG Backpack

Dua komponen utama yang saya maksud di atas adalah Intel core i7 7700HQ dan Nvidia Geforce GTX 1050 2GB GDDR5.  Dengan processor berarsitektur Intel Kaby Lake dan Nvidia Pascal terbaru ini, Asus FX550VD diprediksi punya performa Gaming yang bisa di andalkan. Jika anda lihat posisi performa Geforce GTX 1050, seperti di jelaskan di video ini, performanya ada di antara Geforce GTX 960M dan Geforce GTX 970M. Dengan fakta tersebut, ia dipastikan mampu memberikan pengalaman gaming 1080p di banyak judul game triple-A. Adapun spesifikasi lain seperti RAM, storage dan Layar untungnya sudah diperbaiki.

Anda akan temukan dua slot RAM, HDD dengan speed 7200rpm dan layar dengan resolusi 1080p yang tidak ditawarkan Asus X550VX. Kecuali kapasitas battery sebesar 44Whr yang masih sama sama dengan Asus X550VX, bahkan seri ROG GL.

Desain, Handling, dan Build Quality



Yang membuat perkiraan saya salah adalah, saat meneliti dari struktur barebone-nya. Asus FX553VD ini ternyata menggunakan basis chassis yang sama dengan Asus ROG Strix GL553VW. Hanya dengan warna dan finishing berbeda pada seluruh permukaan chassis. Pada LCD cover bagian depan, desainnya benar-benar baru, tidak polos seperti X series, tidak membentuk setengah trapesium seperti GL552 series, apalagi mendapat logo ROG dan hiasan vertikal line seperti ROG Strix. Keseluruhan juga menggunakan bahan plastik seperti X series. Juga di bagian workstation hingga botoom cover, semuanya plastik. Anda juga masih akan mendapatkan cover LCD berongga yang "mleyot" saat di tekan. Untungnya, kekuatan engsel sudah cukup solid.


Terkait workstation, jika diperhatikan, desainnya mendapat sentuhan ROG strix dengan hadirnya rajah garis menyiku di kiri kanan. Keyboard juga menggunakan papan keyboard yang sama dengan ROG Strix GL553VW, hanya berbeda pada lining di TUTs WASD yang pada Asus FX553VD ini diberi warna putih. Dimensi dan bobot juga sama, termasuk bagian bottom cover yang punya tekstur sand doff untuk meningkatkan grip saat di pindah dari satu tempat ke tempat lain.

Port, Konektifitas dan Upgrade Option



Untuk jajaran port dan konektifitas, Asus FX553VD ini saya bilang pas-pas an banget. Tak ada USB 3.1 type C apalagi Mini DisplayPort. Yang juga terlihat sedikit mengganggu adalah bagian dalam port USB 3.1-nya tidak dibedakan dengan warna biru layaknya standar laptop lain, Melainkan dibiarkan hitam. Jika tidak memperhatikan logo yang di rajah pada ujung atas port, sama sekali tidak mempresentasikan ia memiliki koneksi USB 3.0. DI sisi depan, SD Card reader di pindahkan ke tengah persis di bawah LED indikator dan touchpad. Sebab bagian pinggir kiri kanan di gunakan sebagai lubang keluar speaker. Untuk koneksi wireless, anda juga harus puas dengan WiFi b/g/n plus bluetooth 4.0.

Nah menyambung hal terkait spesifikasi, untuk poin upgrade option, Asus FX553VD juga mendapat benefit yang sama dengan ROG GL553VW. Dua slot RAM nya bisa anda maksimalkan hingga 32GB. Sedangkan slot M.2 yang masih kosong, bisa anda pasangakan SSD M.2 ukuran 2280. Ingat, 2280 only. Untuk dukungan PCIe atau belum, kemungkinan besar, slot M.2 pada Asus FX553VD ini sudah mendukung SSD PCIe. Keren lah untuk urusan upgrade option.

Performa dan Temperatur

Data kongkrit pengujian langsung memang belum saya dapatkan. Tapi melihat spesifikasi dan struktur barebone yang mirip sekali dengan Asus ROG GL553VD yang video reviewnya akan segera di rilis pemmzchannel, bisa dipastikan performa dan temperatur kerjanya sama persis. So, tunggu video review Asus ROG GL553VD by pemmzchannel beberapa hari kedepan.

Kesimpulan

Sudah bisa di pastikan, Asus FX553VD adalah solusi terjangkau untuk anda yang tak terlalu perduli dengan tidak hadirnya logo ROG. Spesifikasi dan performa sama, hanya saja dengan material yang sudah di sesuaikan. Jadi, untuk anda yang sedang mencari solusi laptop dan perduli tentang cost effective, asus FX553VD ini jawabannya.


Desain dan Build Quality

Lenovo masih menjadi leader di beberapa negara termasuk Indonesia khususnya untuk pasar laptop budget consumer. Cita rasa laptop bisnis khas thinkpad yang tampil maskulin, sudah banyak di 'sesuaikan' agar lebih terjangkau. Menjadikan produk laptop Lenovo diyakini memiliki durabilitas setara dengan produk-produk Thinkpad, yang sebelumnya menggunaan nama besar IBM. Termasuk yang akan kita review kali ini yaitu Lenovo IdeaPad 310.

Sedangkan Asus A series, termasuk A456UR yang menjadi lawan langsung 310 kali ini, menawarkan konsep desain clamshell (kerang) khas Asus yang sudah sangat populer. Menurut saya loh, desain-nya lebih stylish dianding 310. Tapi itu objektif, yang jelas, untuk build quality, Lenovo sedikit lebih baik karena materialnya lebih tebal. Keduanya memaksimalkan material plastik untuk casing dengan finishing yang berbeda. Asus tampil lebih elegan di LCD cover dengan tekstur serat almunium yang dilapis pernish mengkilat yang menjadikannya silky. Sedangkan Lenovo, tampil lebih low-profile, plane tanpa tekstur dengan finishing cenderung kasar atau doff.



Masuk ke bagian dalam, bingkai LCD Lenovo IdeaPad 310 tampil lebih slim. Ini membuat screen to body ratio-nya lebih baik dari Asus A456UR. Keduanya sama-sama membekal webcam dengan resolusi 480p. Turun ke workstation. walau sama-sama menggunakan konsep chicklet, desain tuts keyboard sangat berbeda. Asus memprioritaskan ukuran tuts (keycaps) besar untuk kenyamanan pengguna yang memiliki jari-jari besar sekalipun. Sedangkan Lenovo, mengutamakan kepresisian dengan desain tuts sedikit cekung plus fitur accutype-nya. Untuk touchpad, Asus menawarkan dimensi touchpad yang lebih luas serta fungsi multi-gesture yang menurut saya, paling baik saat ini untuk kelas laptop menengah bawah. Namun dua tombol klik pada touchpad 310 lebih senyap saat di tekan.

Pindah ke bagian bottom cover, keduanya sama-sama memberikan akses ke komponen. Tapi Lenovo lebih baik sebab tanpa membuka keseluruhan bottom cover, pengguna bisa mengakses HDD dan wifi card. Sedang Asus, pengguna hanya bisa mengakses slot RAM. Untuk battery, keduanya tidak menawarkan opsi detachable, jadi haru membuka bottom cover keseluruhan. Untuk lubang exhaust, Lenovo juga sedikit lebih murah hati. Tapi konsekwensinya, debit kotoran yang masuk juga relatif lebih banyak. Untuk rubber foot, milik Lenovo lebih jenjang hingga memungkinkan udara yang menyelinap lebih banyak. Walau sama-sama menggunakan plastik, untuk build quality dan finishing bagian bottom cover ini, lenovo sedikit lebih baik dengan tekstur yang lebih kasar untuk menambah grip saat dibawa-bawa.

Perbandingan Spesifikasi dan Harga Asus A456UR VS Lenovo IdeaPad 310

Dimensi dan Berat
Menggunakan dimensi barebone yang sama yakni 14-inch, kedua laptop ini terlihat tidak berbeda signifikan. Lenovo IdeaPad 310 hadir dengan dimensi panjang 379 x 260, serta ketebalan 23 mm. Sedangkan dimensi Asus A456UR adalah 348 x 253 x 25.3 mm. Nampak sekali Asus sedikit lebih compact untuk panjang dan lebarnya, namun Lenovo tampil lebih slim walau 100gram lebih berat (2,2 vs 2,1 KG).

Upgrade Option
Baik Asus maupun Lenovo hanya menawarkan 1 slot RAM. 1 slot 2,5-inch SATA tanpa opsi penambah storage lain kecuali mengamputasi ODD dan memasang HDD Caddy. Sedikit catatan, intel core i5 7200U hanya mendukung DDR4 maksimal pc2133MHz. Jadi untuk anda yang ingin menambah RAM, pastikan membeli RAM DDR pc2133MHz, bukan pc2400MHz apalagi yang lebih tinggi. Sebab maintenence door Lenovo lebih modular, untuk nilai upgrade option ini tentu Lenovo sedikit lebih unggul.

Port dan Konektifitas


Untuk port serta konektifitas yang tersedia secara default, nampaknya kedua produk ini bisa dikatakan seimbang. Memang ada perbedaan pada pemilihan port, dimana Asus sudah menawarkan USB 3.1 type C namun mengorbankan salah satu port USB 3.0 type A-nya. Ini benefit yang belum semua pihak bisa merasakan saat ini. Sedang Lenovo masih setia dengan jenis port USB lama (2x USB 3.0 + 1x USB 2.0). Yang mungkin menjadi sedikit catatan adalah, Lenovo masih setia menggunakan Tip propriety khas Lenovo berbentuk persegi yang menurut saya, agak merepotkan saat mencari adaptor alternatif. Sedang untuk konektifitas, adapter WiFi yang ada pada Lenovo IdeaPad 310 ini sudah menawarkan versi a/c. Sedangkan Asus hanya menawarkan versi b/g/n.



Yang sudah baik mungkin desain exhaust kedua laptop ini, walaupun masih menggunakan single cooling fan, Keduanya sudah sama-sama membuang udara panas ke bagian belakang. Tapi untuk Lenovo, dengan mesh-hole yang lebih banyak, tentu debit udara segar yang bisa dihisap lebih banyak. Juga udara panas yang terjebak, bisa lebih cepat menemukan jalan keluar. Tapi efek negatifnya, tentu debu yang lolos kedalam akan lebih banyak.

Performa Intel Core i5 7200U

Di sisi Processor, keduanya sama-sama telah mendapat refresh ke generasi Intel core i5 generasi 7 Kaby-Lake, tepatnya Intel core i5 7200U. Processor ini memiliki base frequency 2,5GHz dan turbo frequency 3,1GHz. Ini artinya 200MHz lebih tinggi dari pendahulunya base clock i5 6200U dan 300MHz lebih tinggi untuk turbo clock-nya. Hal ini membuktikan bahwa Intel sejatinya mampu membuat CPU buatan mereka berlari sedikit lebih kencang dengan daya yang sama. Benefitnya, proses eksekusi khususnya aplikasi yang tidak mendukung pemprosesan multi-core, jadi lebih cepat.

Entah gosip yang beredar benar atau tidak, untuk Lenovo IdeaPad 310s versi garansi resmi, malah tidak menawarkan panel 1080p. Padahal poin ini yang paling membedakan dari sisi spesifikasi.   dengan pane

Nvidia Geforce 930MX vs Geforce 920MX (2GB GDDR3)

Silakan lihat ilustrasi di atas untuk cara paling gampangnya, menggambarkan dimana posisi Nvidia Geforce 930MX GDDR3 ini.

Chip grafis ini secara general setara atau bahkan lebih unggul di beberapa skenario, dibanding pendahulunya Nvidia Geforce GT940M yang ada pada Asus K401L contohnya. Seandainya yang dipakai adalah 930MX versi GDDR5, bisa dipastikan ia akan setara dengan Geforce GT745M yang notabene menawarkan Bandwith memory 128-bit.

Memang, Geforce 930MX versi GDDR3 ini paling cocok untuk laptop dengan resolusi layar HD (720p), dan akan terlihat sangat memaksa jika di sandingkan dengan Layar FHD, seperti yang ditawarkan Lenovo IdeaPad 310 versi distributor.

Entah gosip yang beredar benar atau tidak, untuk Lenovo IdeaPad 310 versi garansi resmi, malah tidak menawarkan panel 1080p. Padahal poin ini yang paling membedakan dari sisi spesifikasi.

To be continue ..



Setelah menghadirkan ASUS ZenFone 3 ZE520KL saat peluncurannya di kuartal ketiga 2016, ASUS kembali menghadirkan varian terbaru dari ZenFone 3 yakni ZenFone 3 ZE552KL. Kali ini, iterasi ketiga dari jajaran ASUS ZenFone tersebut memiliki ukuran layar yang lebih besar, dan juga kapasitas RAM serta internal storage yang lebih lega.




Berfitur desain yang mutakhir, kamera canggih dan generasi prosesor Qualcomm mutakhir, seri ZenFone 3 ZE552KL mendorong pengguna untuk mengeksplorasi hobi fotografi, lebih menikmati multimedia, dan melakukan makin banyak hal dengan smartphone. Ukuran layarnya yang 5,5 inci membuatnya lebih mantap dalam genggaman, saat akan membidik objek foto.

“ZenFone 3 ZE552KL kini sudah hadir secara resmi di pasaran Indonesia,” ucap Juliana Cen, Country Product Group Leader, ASUS Indonesia. Pengguna yang telah menikmati kehebatan kamera pada lini smartphone ASUS ZenFone 3, apalagi versi sebelumnya, akan dapat merasakan pengalaman fotografi yang jauh lebih sempurna,” ucapnya.

Fotografi Luarbiasa
Mendukung pengguna agar dapat mengambil foto-foto yang jauh lebih indah namun dengan cara lebih mudah merupakan salah satu faktor pendorong utama bagaimana ZenFone 3 didesain. Kamera ASUS PixelMaster 3.0 yang disediakan kini dilengkapi sejumlah fitur untuk membantu pengguna mendapatkan fokus lebih cepat di berbagai kondisi, mengambil gambar lebih baik, lebih jernih, dan akurasi warna yang lebih tinggi.

Untuk mengoptimalkan pengambilan gambar, ASUS ZenFone 3 menggunakan sistem TriTech auto-focus yang mengombinasikan software eksklusif dengan tiga teknik fokus independen. Ketiganya adalah pendeteksi kontras untuk continuous focus, laser auto-focus generasi kedua dengan jarak fokus hingga 1,5 meter, dan juga phase-detection.

Jika dikombinasikan, ketiga teknologi fokus ini akan menghadirkan auto-fokus sangat cepat, mencapai 0,03 detik dalam kondisi apapun. Sistem mutakhir TriTech auto-focus juga memungkinkan pengguna mendapatkan auto-focus continuous pada objek yang bergerak.

Tampilan yang Indah

Seluruh varian ZenFone 3 punya display layar sentuh resolusi full HD 1920 x 1080 yang membuatnya menjadi ideal untuk menyaksikan film ataupun konten multimedia lainnya. Layar ini juga menggunakan display dengan Super IPS+ yang membuat konten dapat disimak dari berbagai sudut hingga 178 derajat. Selain itu, ia juga dilengkapi dengan tambahan LED backlight untuk meningkatkan keterbacaan, khususnya saat di luar ruangan.

Desain, bahan dan warna ZenFone 3 terinspirasi dari gagasan menyampurkan kesederhanaan yang menenangkan yang merupakan sifat dari Zen, dengan keindahan alam. Hasilnya, sebuah smartphone monolithic block yang rata, dengan sudut melengkung manis yang tidak jauh lebih besar dibanding display yang ditampung, dengan profil yang sangat tipis, yakni 7,7 milimeter.

Lebih lanjut, desain ZenFone 3 yang simpel, bersih dan tenang diberi aksen konstruksi kombinasi antara material aluminium dan kaca yang premium. Efeknya, secara keseluruhan, ZenFone memiliki penampilan yang indah, cerdas, yang jauh melampaui harganya yang terjangkau untuk semua. Saat ini, pilihan warna yang sudah tersedia di pasaran Indonesia sendiri adalah Sapphire Black/Moonlight White.

Performa Lincah
ASUS ZenFone 3 merupakan salah satu smartphone pertama di dunia yang diperkuat prosesor octa-core terbaru Qualcomm Snapdragon 625. Prosesor yang sangat bertenaga ini merupakan versi pertama dari lini produk Snapdragon 600 series yang diproduksi dengan teknologi proses FinFET 14 nanometer.

Dibanding prosesor Qualcomm Snapdragon 617 terdahulu, prosesor yang digunakan pada ZenFone 3 menawarkan efisiensi energi hingga 35 persen lebih tinggi. Artinya, selain menawarkan peningkatan performa, masa aktif baterainya saat melakukan berbagai aktivitas multimedia juga menjadi jauh lebih panjang meski besaran kapasitas baterainya tetap.

Untuk kecepatan performa Internet, ASUS ZenFone 3 memanfaatkan modem Qualcomm Snapdragon X9 LTE modem yang terintegrasi dan juga konektivitas Multi User-Multiple Input Multiple Output (MU-MIMO) berbasis Wi-Fi 802.11ac. Secara teoritis, interkoneksi WiFi ini mampu menawarkan kecepatan transfer hingga 7Gbps atau 900MBps.
Grafis Adreno 506 yang setara dengan performa grafis PC, dikombinasikan dengan RAM hingga sebesar 4GB mampu melengkapi kinerja tinggi yang disediakan oleh CPU. Adapun pengamanan berbasis sidik jari yang terdapat di bagian belakang smartphone mampu membuka kunci ZenFone 3 dengan lincah, hanya dalam waktu 0,22 detik.

Per hari ini, pengguna sudah langsung bisa mendapatkan ASUS ZenFone 3 5,2” secara resmi di gerai-gerai mitra ASUS yakni di Blibli.com, Lazada.co.id, Bhinneka.com, MatahariMall.com, Erafone.com, dan toko-toko offline lain yang menjadi bagian dari jaringan distribusi ASUS di Indonesia.

Harga dan Spesifikasi Asus Zenfone 3 ZE552KL


Model
ASUS ZenFone 3 ZE552KL
CPU
Qualcomm Snapdragon 625 octa core 64-bit 2GHz
GPU
Adreno 506 650MHz
RAM
4GB RAM
Storage
64GB + 5GB ASUS Webstorage gratis
Micro SD
Yes (up to 2TB)
Connectivity
WIFI 802.11ac, MiMO Wi-Fi, Bluetooth 4.2, USB Type-C, Fingerprint sensor
Network
GSM 850 / 900 / 1800 / 1900, HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100, LTE band 1 (2100), 2 (1900), 3 (1800), 5 (850), 8 (900), 26 (850), 28 (700), 39 (1900), 40 (2300), Speed                 HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat6 300/50 Mbps
SIM Card
Micro SIM slot + Nano / MicroSD slot
Navigation
GPS, AGPS, GLONASS, Beidou
Display
5.5” FHD 1920 x 1080, Super IPS+ display with 178’ wide view angle,  Corning Gorilla Glass 3 display
Video
Video Recording MPEG-4 1080 @30fps, Playback MPEG-4 up to 1080p
Battery
Lithium-Polimer 3.000 mAh / 2600 mAh non removable
Main Camera
16MP Sony Exmor RS IMX298, f/2.0, Laser/Phase Detection AF, OIS (4-axis), dual-LED flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR
Front Camera
8MP, f/2.0, 1080p
Sensor
Fingerprint, accelerometer, gyro, proximity, compass
Audio
Dual Microphone dengan Noise Cancellation, ASUS SonicMaster untuk suara lebih jernih dan bass lebih dalam dengan 5 magnet sound chamber
OS
Android M with next-gen ZenUI 3.0
Dimension
146.9 x 74 x 7.7mm / 152.6 x 77.4 x 7.7mm
Weight
155g
Warna
Sapphire Black, Moonlight White


Melalui segmentasi notebook yang diperuntukan khusus untuk korporat, ASUS kembali menyuguhkan sebuah perangkat andal yang sangat cocok untuk para profesional. Berasal dari lini keluarga notebook ASUSPRO, perangkat komputer mobile bernama ASUS P2430 dihadirkan untuk menemani para profesional dalam tiap kegiatannya.




Untuk mendukung aktivitas sehari hari, kalangan eksekutif, khususnya yang memiliki mobilitas tinggi tentu membutuhkan notebook yang handal, kompak, namun tentunya tetap memiliki desain yang stylish. Notebook pada umumnya memang sudah memiliki hampir seluruh faktor tersebut. Tetapi untuk faktor kehandalan tinggi, tidak banyak yang bisa menawarkannya.

“ASUS P2430 menawarkan kehandalan, performa, mobilitas tinggi, dan di saat yang sama, tetap stylish dan elegan,” sebut Juliana Cen, Country Product Group Leader, ASUS Indonesia. “Tidak hanya itu, perangkat komputasi jinjing ini pun telah dilengkapi dengan berbagai teknologi terbaru untuk mendukung aktivitas penggunanya,” ucapnya.

Dari sisi performa, ASUSPRO Essential P2430U hadir dengan kinerja terbaik dengan menggunakan prosesor Intel Core generasi ke-6. Selain kinerja tinggi, prosesor seri ini juga menawarkan efisiensi energi yang lebih baik dibandingkan dengan versi sebelumnya. Pengguna juga bisa menggunakan grafis Nvidia GeForce seri 900 yang dibuat berbasis arsitektur Maxwell.

Portabilitas Tinggi dengan Desain Penuh Gaya
Tidak seperti notebook yang ditujukan untuk segmen korporasi pada umumnya, ASUSPRO P2430U memiliki desain solid, profesional namun tetap elegan. Posturnya yang tipis dengan balutan warna gelap juga mendukung kebutuhan penggunanya akan style dengan cita rasa tinggi.

“Dengan tekstur brushed-hairline aluminum pada body notebook, ASUS masih menambahkan lapisan scratch-resistant coating pada panel LCD-nya,” tutur Juliana. “Layar tersebut pun telah dilengkapi dengan fitur anti glare agar layarnya semakin nyaman dipandang mata dan tidak memantulkan bayangan serta tidak cepat membuat mata lelah,” imbuhnya lagi.
Notebook yang didesain secara ergonomis ini juga dilengkapi sebuah one-piece Chiclet keyboard dengan penempatan tombol yang presisi untuk menghadirkan kenyamanan saat bekerja. Dengan travel distance sekitar 2,3mm, ia akan terasa lebih mantap saat digunakan. Adapun ketebalan yang hanya 2,3 sampai 2,6cm dan bobot yang relatif ringan, hanya 1,95Kg (termasuk baterai 4-cell) memastikan pengguna tetap dapat mudah membawa notebook ini ke manapun ia pergi.

Mendukung Produktivitas Tinggi untuk Korporasi
Seluruh lini produk ASUSPRO Essential P2430U sudah menggunakan prosesor mutakhir dari Intel yakni Intel Core generasi ke-6, mulai dari Core i3 sampai i7. Untuk mendukung grafis, ASUS menyediakan dukungan grafis yang mumpuni yakni discrete graphics berbasis Nvidia GeForce 920M. Grafis ini tentu akan sangat membantu para profesional yang juga banyak bekerja dengan multimedia.

Memori utama DDR4 sebesar 4GB yang terpasang juga bisa ditambah kapasitasnya. Sebanyak 2 slot memori yang tersedia bisa menampung RAM hingga sebesar 16GB. Kemampuan ini memastikan ASUSPRO Essential P2430U dapat mendukung produktivitas mobile penggunanya, termasuk saat hendak menyelesaikan pekerjaan secara multitasking.

Sebagai fasilitas input/output, ASUSPRO Essential P2430U menyediakan 4 buah port USB. Di atas jumlah rata-rata port notebook mainstream yang punya 3 atau kadang hanya 2 buah. Yang menarik, tiga port di antaranya adalah USB 3.0 yang menawarkan kecepatan transfer data 10 kali lipat lebih cepat dibanding USB 2.0. Tak hanya itu, salah satu port USB 3.0 tersebut juga mendukung USB Charger+ untuk memudahkan pengguna melakukan charging gadget mereka.

Sebagai notebook untuk segmentasi korporat, ASUS telah dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan yang terpasang pada hardware dan sistemnya. Sistem keamanan ini dapat diatur melalui aplikasi ASUS Business Manager, dengan menyetel fitur Security.

Anda dapat mengunci fungsi USB dengan password, sehingga orang lain tidak bisa mentransfer maupun mengambil data pribadi dari notebook ASUS P2430 tanpa seizin Anda. Harddisk-nya dapat di-lock menggunakan password dengan cara mengaktifkan fitur HDD user password protection.

Spesifikasi dan Harga AsusPro P2430U


Main Spec.
ASUSPRO P2430
CPU
Intel® Core™ i7-6500U Processor (4M Cache, up to 3.10 GHz) (P2430UJ-WO0061E)
Intel® Core™ i5-6200U Processor (3M Cache, up to 2.80 GHz) (P2430UJ-WO0062D)
Intel® Core™ i3-6100U Processor (3M Cache, 2.30 GHz) (P2430UJ-WO0063D)
Operating System
Windows 10 Pro (P2430UJ-WO0061E)
DOS (P2430UJ-WO0062D / P2430UJ-WO0063D)
Memory
4GB DDR4 SDRAM 2133MHz
Storage
2.5" 500GB / 1TB HDD 5400 RPM SATA3 with TPM
Display
14.0" (16:9) LED backlit HD (1366x768) anti glare
Graphics
NVIDIA® GeForce® 920M dengan 2GB DDR3 VRAM
Interface
1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin for external monitor, 3 x USB 3.0 port(s), 1 x USB 2.0 port(s), 1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert, 1 x HDMI
Camera
VGA Web Camera
Connectivity
Integrated 802.11 a/b/g/n/
10/100/1000 Gigabits Base T
Audio
Built-in Stereo Speakers and Microphone
Weight 
1.95Kg with Battery
Dimension
340 x 241 x 23,3 ~26.3 mm (WxdxH)
Security
Kensington lock, BIOS Booting User Password Protection, HDD User Password Protection and Security, TPM (Trusted Platform Module), Finger Print Reader
Battery
4 cells Li-ion battery pack
MSRP
Rp12.099.000 (P2430UJ-WO0061E)
Rp10.799.000 (P2430UJ-WO0062D)
Rp9.299.000 (P2430UJ-WO0063D)
Warranty
3 years full global warranty


Setelah hampir 4 bulan terakhir Acer Aspire E5-475G series merajalela di segmen laptop multimedia, nampaknya Asus mulai gerah juga. Tapi dengan cukup pintar, Asus membalas serangan produk Acer Aspire dengan penyempurnaan dibeberapa sisi yang memang diharapkan oleh pengguna hadir di sebuah laptop multimedia. Berikut preview mas R untuk Asus X550VQ, si laptop multimedia dengan spesifikasi yang cekep banget.




Asus X550VQ andalkan CPU Quad Core dan Geforce 940MX GDDR5


Confirm, gak perlu diragukan lagi. Untuk memberi gap yang cukup antara Asus X550VQ ini dengan kakaknya yang lebih dulu hadir yakni Asus X550VX dengan GTX950M-nya, Asus memangkas hanya dari sisi GPU saja. Yap betul sekali. Dengan hanya sedikit perubahan di bagian dalam, tanpa banyak merubah kosmetik dan sisi lainnya, Asus tidak terlalu banyak mengeluarkan effort untuk melahirkan sebuah produk yang punya kans kuat merajai kelas multimedia di angka 8 jutaan (harga perkiraan penulis).

Yang menjadikan laptop ini diramalkan akan jadi best seller adalah, kombinasi GPU 940MX GDDR5 dengan processor non-ULV. Dalam katalog produk Asus maupun web resminya, laptop ini rencananya akan keluar dalam dua pilihan processor, Intel Core i7 6700HQ dan Intel Core i5 6300HQ  (i5 Quad Core). Dengan SRP untuk komponen processor yang bahkan lebih murah dari Intel core i5 6200U, Seri X550VQ dengan i5 6300HQ harusnya ada di range yang sama dengan Acer 475G versi i5 (7,5 jutaan), atau bisa jadi dibawahnya (ngarep).

Onboard Memory dan Layar HD?


Mungkin dua poin di atas adalah hal yang masih menjadi cikal bakal kekecewaan dari produk ini. Asus X550VQ akan hadir dalam pilihan RAM 4GB (onboard) dengan sebuah slot memori yang kosong. Sebenarnya, dengan dimensi chassis yang ada, bukan masalah menjadikan slot memori hadir sepasang. Tapi mari berfikir dari sisi positif utamnya benefit dari aplikasi single slot memory ini. Pastinya, ada sedikit production cost yang berkurang, dan itu jelas akan dirasakan oleh calon pengguna. Alasan jelasnya mungkin hanya Asus yang tahu. Menyoal layar yang "sepertinya" masih dalam resolusi HD, penulis yakin ini lebih karena menyesuaikan performa si GPU yang notabene masuk kategori mid-low. Di web resmi memang terdapat informasi satu SKU yang menggunakan panel 1080p, tapi penulis sudah ikhlas bahwasannya yang masuk Indonesia hanya versi HD.

Desain, Build Quality, Konektifitas dan Fitur - Biasa Aja Tuh . . 


Lepas dari spesifikasi, yang di tawarkan Asus X550VQ bisa di bilang tidak ada yang spesial. Terutama jika anda mengharapkan sesuatu yang spesial seperti peningkatan build quality dengan bahan almunium, dimensi jadi lebih slim, atau pilihan warna baru. Bahkan di perkirakan, ia hanya akan rilis dalam 1 pilihan warna yakni silver. Tanpa pilihan warna Hitam Merah seperti kakaknya. Gambarannya, seri ini perwujudan dari Asus X550VX yang di down-specchip GPU nya. Dengan chassis yang didominasi plastik, bagian workstation nampaknya akan tetap jadi momok saat laptop ini digunakan untuk membuat skripsi. Ciri khas laptop Asus yang kurang solid pada penyangga keyboard, masih akan anda temui.

Begitupun dari sisi port dan konektifitas. USB type C dan WiFi card a/c masih absen pada produk ini. Fitur yang di tawarkan juga so..so.. Bagi pemerhati produk Asus, terutama A atau X series, dipastikan sudah hafal dengan fitur standar kelas ini. Tuts keyboard yang berdimensi cukup besar, juga touchpad yang luas serta fitur multi gesture yang cukup ok, dipastikan tetap anda dapatkan. Termasuk suara klik pada tombol touchpad yang lumayan "noise".

Target Pengguna


Kombinasi processor quad core dan GPU GDDR5 yang ditawarkan Asus X550VQ, sebenarnya sudah pernah hadir pada MSI CX61-6QD. Bahkan CX61 juga pernah hadir dalam versi i5 plus panel Full HD. Segmen ini cocok sekali untuk pelajar dan mahasiswa yang punya kebutuhan gaming dan design grafis menengah. Untuk banyak judul game 3D modern, kombinasi processor dan GPU pada X550VQ masih mumpuni kok untuk di ajak long-run. Tapi lupakan game-game seperti Witcher 3 atau Deux yang masuk kategori grafis tingkat tinggi. Selebihnya, produk ini solusi paling menarik untuk yang mendambakan laptop multimedia dengan kemampuan gaming yang lebih baik dari spesifikasi yang ditawarkan 475G series.





ASUS kembali merefresh lini produk tablet dengan varian ASUS Zenpad 8 Z380KL. Jika sebelumnya ZenPad 8 ditujukan untuk pengguna multimedia mobile segmen premium, kini ZenPad 8 dapat dimiliki pula oleh kalangan yang lebih luas.



Hadir dengan keunggulan desain premium untuk pengguna masa kini, ASUS ZenPad 8 Z380KL dilengkapi fitur ASUS Visual Master untuk tampilan layar yang memuaskan. Pengguna juga dimudahkan untuk berkomunikasi ataupun menikmati layanan data dengan ketersediaan dukungan 4G yang dapat melengkapi pengalaman multimedia terbaik.

“ASUS ZenPad 8 Z380KL merupakan refreshment produk tablet terbaik kami,” sebut Juliana Cen, Country Product Group Leader ASUS Indonesia. “Dengan spesifikasi yang tetap mumpuni, model terbaru ini juga menawarkan pengalaman terbaik dalam penggunaan tablet.,” sebutnya.



Desain Premium dengan Pengalaman Multimedia yang Sempurna

ASUS ZenPad 8 Z380KL menggunakan desain yang tipis dan elegan. Ini terlihat dari kombinasi desain Zen ASUS yang menghadirkan kerharmonisan antara kecantikan dan fugsi. Di bagian belakang kita bisa menemukan desain seperti kulit (leather) premium yang elegan dan menarik perhatian setiap orang yang memandang atau memegangnya.

Selain itu juga desain tersebut dilengkapi dengan garis metalik yang menambah kesan mewah tablet. Garis metalik yang terletak di seluruh sisi body tablet menggunakan teknologi Non Conductive Vacumm Mettalization (VCM) yang membuatnya punya daya tahan yang lebih baik.
ASUS ZenPad Z380KL dilengkapi dengan layar 8” yang merupakan layar yang cocok sekali untuk menikmati konten multimedia karena mendukung resolusi 1280x800. Cukup untuk menayangkan konten resolusi HD. Layar yang digunakan juga sudah mendukung sentuhan 10 jari, sehingga banyak kombinasi yang bisa kita lakukan saat berinteraksi dengan tablet.

Layar tersebut juga sudah menggunakan teknologi IPS sehingga layar memiliki tingkat kecerahan yang lebih baik. Selain itu, ASUS juga menambahkan lapisan anti fingerprint coating yang akan melindungi layar dari bercak sidik jari.

Untuk tampilan, ASUS ZenPad Z380KL mendukung Visual Master yang terdiri dari Tru2Life, Truvivid, Bluelight Filter dan Splendid. Visual Master ini akan membuat tampilan konten di layar menjadi lebih hidup. Sempurna untuk kebutuhan multimedia. Untuk menopang multimedia, dari sisi audio ASUS sudah menyediakan speaker bersertifikasi DTS HD Premium Sound.


Konektivitas lengkap dalam satu device


Selain desain yang trendi, ASUS ZenPad Z380KL juga dilengkapi berbagai konektivitas yang lengkap. Ini bisa terlihat dengan hadirnya dukungan jaringan 4G LTE untuk melengkapi aktivitas pengguna sehari-hari, apalagi mengingat saat ini konten yang kita perlukan umumnya tersedia di Internet.

Tablet dengan performa mumpuni dengan prosesor quad core dari Qualcomm ini juga menyediakan fungsi SMS dan telepon yang tentu saja akana sangat membantu penggunanya untuk lebih mudah dalam berkomunikasi. “Tak hanya untuk menikmati konten multimedia mobile, pengguna juga bisa menggunakan tablet sekaligus sebagai handphone,” sebut Juliana.

ASUS ZenPad Z380KL juga dilengkapi dengan konektivitas Bluetooth v4.0 yang hemat daya, wireless network WiFi yang mendukung standard 802.11 b/g/n dan juga mendukung MiraCast. MiraCast adalah sebuah opsi untuk menampilkan layar tablet di layar yang lebih besar seperti televisi atau monitor yang mendukung miracast juga. Agar memastikan tablet dapat digunakan untuk aktivitas seharian, ASUS menyertakan baterai 4.000mAh di dalamnya.

Model
ASUS Zenpad 8 Z380KL
CPU
Qualcomm Snapdragon 410 quad core 64-bit 1,2GHz
GPU
Adreno 306
RAM
2GB
Storage
16GB + 5GB ASUS Webstorage
Micro SD
Yes (up to 128GB)
Connectivity
802.11b/g/n, Wi-Fi Direct, Bluetooth 4.0
Network
GSM 850 / 900 / 1800, HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100
Up to 21.1/5.76 Mbps DL/UL, 4G LTE (Band 20, 5, 8, 3, 2, 1, 7)
SIM Card
Micro SIM
Navigation
GPS, AGPS, GLONASS, BDS
Display
8"  HD IPS Display (128×800) /
Video
HD 1280x720p recording
Battery
13.3W, 4000mAh, non-removable polymer battery
Main Camera
8MP PixelMaster Camera with f/2.0 aperture
Front Camera
2MP
Sensor
Accelerometer, E-Compass, Proximity, Ambient-light
OS
Brand-new ASUS ZenUI with Android 5.1 Lollipop
Dimension
101.4 x 187.96 x 8.85mm
Weight
265g
Warna
Glacier Gray, Pearl White
Price
Rp2.599.000
Diberdayakan oleh Blogger.

Item Promo dari :