Tampilkan postingan dengan label 42MP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 42MP. Tampilkan semua postingan
AneKamera - Beberapa bulan yang lalu Sony sebagai raja sensor dunia kembali merilis kamera digital compact andalannya. Kali ini kami akan membagikan review kamera Ultra-compact full frame Sony Cyber-shot RX1R II. Kamera ini tidak saja merupakan kamera compact biasa namun merupakan kamera compact dengan sensor full frame generasi kedua. Sebelumnya Sony juga telah merilis Sony Cyber-shot RX1R dan kembali merilis generasi selanjutnya untuk meneruskan sukses pendahulunya. Sony Cyber-shot RX1R II banyak mewarisi teknologi canggih yang melekat pada kamera Sony Alpha 7R II yang merupakan kamera mirrorless dengan pergantian lensa.

Dengan hadirnya kamera digital mulai dari RX100 hingga Alpha 7-series, Sony melakukan berbagai inovasi kamera dengan tubuh dan teknologi kecil dengan memangkas berbagai perangkat dari kamera DSLR. Namun meskipun kecil bukan berarti kamera ini tidak mampu bersaing dengan kehebatan kamera digital yang lain, bahkan Sony mampu membuktikan bahwa kamera compact nya mampu bersaing dengan kamera DSLR yang lain. Dalam hal ini Sony telah berhasil membuat miniaturisasi teknologi dan fungsionalitas yang setara dengan kamera DSLR full frame sekalipun.

Dengan hadir nya Sony Cyber-shot RX1R II misalnya, Sony entah bagaimana telah berhasil menjejalkan viewfinder elektronik dengan resolusi tinggi, lensa Zeiss Sonar T 35mm F2 dan sensor full frame 42 megapixel BSI CMOS serta sistem autofokus yang diadopsi dari Sony Alpha 7R II ke dalam sebuah kamera dengan body kecil. Bagi sebgaian fotografer, Sony RX1R II seolah merupakan sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Namun tidak secara keseluruhan kamera ini mampu menggantikan kamera DSLR full frame, ada beberapa syarat dan ketentuan yag berlaku untuk sebuah kamera compact.

Untuk melihat lebih jauh dari kamera ultra compact Sony Cyber-shot RX1R berikut kami akan memberikan berbagai fitur dan teknolgi yang diusungnya.

Review  Harga Kamera Sony Cyber-shot RX1R II dan Spesifikasi Lengkap

Sensor

Membandingkan apa yang dimiliki oleh kamera sebelumnya dalam hal sensor, kamera Sony terbaru mengalami peningkatan yang sangat tajam terutama dalam resolusi sensor yang dimilikinya. Sensor baru Sony Cyber-shot RX1R II meningkat hampir duakali lipat jumlah resolusi pada kamera sebelumnya. Kali ini RX1 R II mengusung sensor full frame BSI CMOS dengan resolusi 42 megapixel yang jauh meninggal kan Sony RX1R yang hanya mengusung 24 megapixel. Cukup mencengangkan sebab perubahan yang terjadi sangat tajam jika dibanding dengan sebelumnya.

Body

Jika melihat dari desain dan body RX1R II sekilas tidak ada yang istimewa, bahkan sekilas hanya tampak sebagai RX 1 dan RX1R dengan bentuk tubuh, grip dan dimensi yang sama. Berbahan magnesium alloy yang sama, bahkan bisa dikatakan bahwa kamera ini bukan sebuah gambaran sebagai kamera saku, agak lebih besar jika harus masuk ke dalam saku, namun masih bisa dengan mudah untuk dimasukkan ke dalam saku yang sedikit agak besar. Namun sebagai kamera baru dengan berbagai peningkatan tentu saja ada beberapa hal yang membuatnya berbeda dengan kamera sebelumnya.

Dibandingkan dengan kedua kamera sebelumnya seperti RX1 dan RX1R, kamera baru milik Sony ini telah menambahkan layar yang bisa dimiringkan dan juga ada penambahan viewfinder elektronik pop-up. Namun sayangnya kamera baru ini minus bulit-in flash dan ini terasa sangat mengecewakan karena pengguna harus menambahkan dana lagi untuk membeli flash tambahan. Layar miring yang ditambahkan juga dirasa tidak terlalu memiliki fungsi tambahan yang cukup berarti, apalagi tanpa menambahkan fitur layar sentuh. Sensitivitas sentuhan pada layar akan sangat berguna untuk dikombinasikan dengan sistem AF yang baru.

Namun pada akhirnya desain baru dari kamera ini dirasa lebih unggul dari pasar fotografi. Sony RX1R II hadir dengan sejumlah besar tombol operasi cepat yang memberi kemudahan bagi pengguna. Mode pemotretan, kompensasi eksposur dan aperture lebih cepat, mudah dan halus. Hal ini memungkinkan pengguna bisa lebih mudah mengoperasikan kamera tanpa harus mengalihkan pandangan dari viewfinder maupun layar LCD.

Kontrol

Sony Cyber-shot RX1R II sudah mengimplementasikan Auto ISO pada kamera barunya ini. Sistem kontrol ini layak mendapat pujian, pasalnya dengan adanya auto ISO pengguna dapat memilih rentang ISO yang diinginkan serta bisa menentukan kecepatan rana yang diinginkan. Hal ini sangat bagus dan sederhana, berkat lensa 35mm tetap. Auti ISO bisa ditugaskan sebagai tombol fungsi kustom untuk akses cepat.

Sistem Autofokus

Sebuah peningkatan juga dilakukan untuk sistem autofukus Sony RX1R II. Sistem autofokus yang digunakan merupakan sistem autofokus Hybrid autofocus system yang canggih yang diadopsi dari kamera Mirrorless Sony Alpha 7R II. Sisten AF yang digunakan menggunakan 399 point deteksi fase, hal ini memungkinkan kamera melakukan fokus secara cepat dan akurat dalam berbagai kondisi pemotretan. Pelacakan mode termasuk pelacakan subjek, deteksi wajah dan Eye-AF mampu bekerja dengan sangat baik maik untuk single shot, maupun untuk continous shooting.

Prosesor gambar

Sony memanfaatkan BIONZ X processor untuk ditugaskan sebagai mesin pengolahan gambar dari kamera tersebut. Teknologi BIONZ X sudah digunakan pada berbagai macam jenis kamera Sony. Kinerjanya yang mampu membuat gambar menjadi lebih nyata dengan detail yang tinggi sangat menungtungkan bagi pengguna. Tidak hanya menghasilkan hasil pencitraan yang bagus prosesor gambar ini juga mampu mengolah gambar dengan kecepatan tinggi, mereproduksi gambar menjadi halus dan detail tinggi, mengurangi noise dan banyak lagi keunggulan yang ditawarkan oleh BIONZ X sebagai prosesor gambar.

Video

Kamera kompak Sony Cyber-shot RX1R II mungkin bisa dikatakan tidak diperuntukkan bagi para penggemar videografi. Hal ini bisa dilihat dari format video yang ditawarkan. Meskipun menggunakan sensor besar namun sensor ini tidak menawarkan  modus video 4K. Akan tetapi mengingat sensor yang digunakan cukup besar, dan on-sensor PDAF sangat canggih, dan ditambah lagi dengan adanya soket mic yang disediakan, pengguna bisa memanfaatkan fitur perekaman video dengan hasil video HD 1080 dengan memuaskan.

Sejauh ini codec terbaik yang disediakan adalah Sony XAVC S HD, hal ini mengharuskan penggunaan kartu penyimpanan SDXC. Dengan memanfaatkan codec tersebut, pengguna bisa memilih kualitas video dari 1080 60p, 30p, dan 24p. Dan jika memungkinkan pengguna bisa  menjatuhkan pilihan ke 1280x720 dengan memilih frame rate 120 fps. Hal ini tidak dimiliki oleh Sony Alpha 7R II.

Nah demikian review kamera ultra-compact Sony Cybr-shot RX1R II, semoga sedikit memberi pengetahuan baru pada para penggemar fotografi point and shot. Kamera ini bisa menjadi rekomendasi yang bagus untuk anda yang ingin belajar fotografi dari tingkat dasar. Harga yang ditawarkan untuk kamera ini cukup mahal yaitu sekitar 43 jutaan. Jadi bagi anda yang ingin membeli kamera kompak dengan sensor full frame menabunglah dari sekarang, agar bisa mendapatkan kamera keren tersebut. Untuk melihat harga kamera Sony selengkapnya kunjungi Daftar Harga Kamera Sony.

Spesifikasi Sony Cyber-shot RX1R II

Body type
Body type Large sensor compact
Body material Magnesium alloy
Sensor
Max resolution 7952 x 5304
Image ratio w:h 1:1, 4:3, 3:2, 16:9
Effective pixels 42 megapixels
Sensor photo detectors 44 megapixels
Sensor size Full frame (35.9 x 24 mm)
Sensor type BSI-CMOS
Processor BIONZ X
Color space sRGB, AdobeRGB
Color filter array Primary color filter
Image
ISO Auto, 100-25600, expandable to 50-102400
Boosted ISO (minimum) 50
Boosted ISO (maximum) 102400
White balance presets 9
Custom white balance Yes (with fine-tuning)
Image stabilization No
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Extra fine, fine, standard
File format JPEG (Exif v2.3, DCF 2.0)
Raw (Sony ARW, 14-bit uncompressed)
Image parameters Contrast, Saturation, Sharpness, Color Space, Creative Style
Optics & Focus
Focal length (equiv.) 35 mm
Optical zoom 1×
Maximum aperture F2.0
Autofocus Contrast Detect (sensor), Phase Detect, Multi-area, Center, Selective single-point, Tracking, Single, Face Detection
Autofocus assist lamp Yes
Digital zoom Yes (4x)
Manual focus Yes
Normal focus range 24 cm (9.45″)
Macro focus range 14 cm (5.51″)
Number of focus points 399
Focal length multiplier 1×
Screen / viewfinder
Articulated LCD Tilting
Screen size 3″
Screen dots 1,228,800
Touch screen No
Screen type TFT LCD
Live view Yes
Viewfinder type Electronic
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 0.74×
Viewfinder resolution 2,359,296
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/4000 sec
Exposure modes Auto, Program, Aperture priority, Shutter speed priority, Manual, Memory Recall
Scene modes Portrait, Sports Action, Landscape, Sunset, Night Scene, Handheld Twilight, Night Portrait, Anti Motion Blur
Built-in flash No
External flash Yes (via hot-shoe)
Flash modes Off, auto, fill flash, slow sync, rear sync, wireless
Flash X sync speed 1/2000 sec
Drive modes Single, Continuous, Speed priority continuous, Self-timer, Continuous bracketing, Single bracketing, WB bracketing, DRO bracketing, LPF bracketing
Continuous drive 5.0 fps
Self-timer Yes (2,5, 10 sec)
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Exposure compensation ±5 (at 1/3 EV steps)
WB Bracketing Yes
Videography features
Resolutions 1920 x 1080 (60p, 60i, 30p, 24p), 1280 x 720 (120p, 30p)
Format MPEG-4, AVCHD, XAVC S, H.264
Videography notes Supports bit rates as high as 50Mbps using XAVC S codec
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD/SDHC/SDXC, Memory Stick Pro Duo
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (Micro HDMI)
Microphone port Yes
Headphone port No
Wireless Built-In
Wireless notes 802.11b/g/n with NFC
Remote control Yes (via smartphone)
Physical
Environmentally sealed No
Battery Battery Pack
Battery description Lithium-Ion NP-BX1 battery and charger
Battery Life (CIPA) 220
Weight (inc. batteries) 507 g (1.12 lb / 17.88 oz)
Dimensions 113 x 65 x 72 mm (4.45 x 2.56 x 2.83″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording No
GPS None


AneKamera - Sebuah perusahaan besar yang dinobatkan sebagai leader dalam bidang digital imaging dunia dengan produk image sensor ternama Sony Electronics kembali mengumumkan hasil pengembangan kamera mirrorless terbaru. Awal Juni 2015 ini Sony Alpha 7R II (model ILCE-7RM2) telah diperkenalkan kepada publik sebagai kamera mirrorless full frame. Alpha 7R II merupakan kamera ke-lima yang diperkenalkan kepada publik untuk jajaran kamera Sony Alpha seri 7 yang sudah dikembangkan sejak 2013 yang lalu. Seperti yang kita tahu bahwasannya kamera Sony Alpha seri 7 merupakan kelas kamera full frame untuk kategori kamera mirrorless yang nampaknya sudah mampu menarik perhatian para pecinta fotografi dunia. Hal ini nampak jelas dengan bukti bahwa dalam kurun waktu satu tahun belakangan ini, kamera Sony Alpha seri 7 menyumbang angka penjualan yang tinggi untuk pengguna di kawasan Amerika, bahkan mengalahkan angka penjualan kamera DSLR yang selama ini menjadi dominasi penjualan kamera.

Sony Alpha 7R II membawa berbagai fitur yang sangat revolusioner dan banyak yang diklaim sebagai yang pertama di dunia. Yang pertama dari sekian banyak fitur yang akan dijelaskan secara rinci satu persatu nanti adalah penggunaan back-illuminated full-frame sensor Exmor R CMOS. Sensor ini mengusung resolusi setinggi 42,4 megapixel efektif dan sekaligus menjadi resolusi tertinggi dari seluruh kamera Sony. Sebelumnya Kamera mirrorless Sony Alpha 7R yang merupakan pendahulunya masih mengusung sensor dengan tinggi resolusi 36,3 megapixel saja. Tak hanya menawarkan resolusi sensor yang tinggi Alpha 7R II juga telah mungupgrade sensitivitas ISO tinggi hingga mencapai ISO 102.400, dan kecepatan respon AF juga telah ditingkatkan hingga 40% lebih cepat jika dibanding dengan pendahulunya di Sony Alpha 7R.

Beberapa fitur juga telah diaplikasikan untuk kamera Sony Alpha 7R II yang diambil dari model Sony Alpha 7 II yaitu sistem 5-axis image stabilization. Kamera ini juga menawarkan kemampuan merekam video dengan kualitas 4K dalam berbagai format, termasuk di dalamnya adalah super 35mm (tanpa binning pixel) dan format full frame, ini juga diklaim sebagai yang pertama di dunia untuk sebuah kamera digital. Kamera ini juga menggunakan jendela bidik baru XGA OLED Tru-Finder dengan klaim memiliki pembesaran viewfinder tertinggi di dunia dengan 0,78x pembesaran.

Dengan pejelasan singkat di atas bisa dikatakan Sony Alpha 7R II merupakan kamera yang menawarkan tidak hanya sensor full frmae dengan resolusi tinggi saja, namun juga memberikan kepekaan dan kecepatan kerja kamera. Denga demikian Sony Alpha 7R II sekaligus menegaskan bahwa kamera terbarunya ini akan memberikan pengalaman imaging pada tingkat tinggi baru bagi pengguna nya. Berikut secara rinci akan dijelaskan apa saja fitur yang ditawarkan dan kinerja kamera secara keseluruhan.

Review Sony Alpha 7R II Mirrorless Full Frame Harga dan Spesifikasi

Resolusi tinggi, respon berkecepatan tinggi dan sensitivitas yang tinggi

Semua serba tinggi itulah yang menjadi kekuatan Sony Alpha 7R II bagi para pengguna nya. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya Alpha 7R II telah mengembangkan sebuah sensor Exmor R CMOS dengan back-illuminated setinggi 42,4 megapixel. Ini merupakan sensor full frame canggih, fleksibel dan sensor gambar tertinggi yang pernah dibuat oleh Sony hingga saat ini. Sensor full frame tinggi tersebut memungkinkan Alpha 7R II memberikan kualitas pada tingkat yang benar-benar baru, sekaligus memberikan kepekaan dan kecepatan respon yang baru bagi pengguna. Jika sebelumnya banyak fotografer yang selalu diberi dua opsi antara kamera resolusi tinggi dengan kecepatan tinggi atau resolusi tinggi dengan sensitivitas tinggi, ini tidak berlaku bagi Alpha 7R II, kamera ini menggabungkan keduanya dalam satu kamera yang canggih.

Sensor setinggi 42,4 megapixel tersebut menggabungkan desain lensa on-chip dan lapisan AR (anti reflektif) pada permukaan sensor yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengumpulan cahaya yang lebih baik, sehingga didapatkan sensitivitas tinggi dengan noise rendah dan dynamic range yang luas. Dengan demikian kamera memungkinkan untuk menembak pada rentang ISO antara 100-25600 dan dapat ditingkatkan menjadi ISO 50-102400. Tak hanya itu, struktur sensor back-illuminated dengan perluasan skala sirkuit dan desain kabel tembaga mampu memberikan transmisi yang lebih cepat, sekaligus memastikan bahwa konten yang ditangkap memiliki resolusi tinggi tanpa mengorbankan sensitivitas. Kecepatan kinerja yang dimiliki oleh Alpha 7R II mencapai 3.5x lebih cepat dari pendahulunya.

Alpha 7R II menggunakan image processor BIONZ X yang memiliki kecepatan luar biasa, dengan teknologi ini kamera mampu mengambil gambar atau video dengan detail yang menakjubkan dan rendah noise. Dengan menghilangkan low pass filter optik dalam kamera, memastikan hasil tembakan lanskap yang ditangkap memiliki ketajaman dan resolusi yang tinggi. Alpha 7R II mampu mengurangi getaran saat melakukan tembakan hingga 50% lebih baik dari pada pendahulunya. Kamera ini juga mampu menembak dengan siklus hingga 500.000 tembakan. Kecanggihan yang patut dicoba dari kamera baru ini adalah adanya Silent Shooting Mode yang mampu menembak dengan getaran sensor yang nyaris tidak ada. Sebagai tambahan informasi bahwa kamera ini bisa digunakan dengan berbagai lensa FE yang kompatibel dengan 35mm full frame.

Kualitas video 4K tingkat tinggi

Kehebatan dari kamera baru Sony Alpha 7R II mencakup juga untuk kualitas merekam video. Cakupan yang layak mendapat penghargaan tinggi dari kamera ini adalah kemampuan merekam video dengan kualitas 4K (3840x2160 QFHD) baik dengan mode crop super 35mm maupun mode full frame. Untuk mode crop super 35mm kamera mengumpulkan informasi data dari 1,8x lebih banyak pixel 4K dengan membaca pixel penuh tanpa pixel binning dan oversample informasi untuk hasil video kulaitas 4K dengan moire minimal. Sedangkan dalam mode full frame, kamera ini merekam video 4K menggunakan sepenuhnya lebar sensor 35mm. Dengan ini pengguna bisa memanfaatkan kekuatan ekspresif dari sensor yang luas. Lagi-lagi Sony menyatakan bahwa ini adalah kemampuan  kamera digital pertama di dunia yang menawarkan perekaman video 4K full frame.

5-Axis Image Stabilization

Fitur ini sebelumnya sudah digunakan pada Sony Alpha 7 II yang sduah rilis beberapa waktu yang lalu, namun pada kamera yang baru telah ditingkatkan secara inovatif untuk mendukung kapasitas penembakan resolusi tinggi. Pada tingkat yang baru sistem image stabilization ini mengoreksi adanya gerakan (goyang) kamera dengan 5 sumbu selama menembak. Termasuk di dalamnya adalah angular shake (pitch dan yaw), biasanya terjadi saat menggunakan lensa tele, lalu shift shake (sumbu x dan Y) umumnya terjadi saat melakukan pembesaran dan roll shake yang biasa ada saat merekam film. Dengan sistem stabilisasi gambar yang digunakan diharapkan pengguna dapat melakukan penembakan dengan hasil yang benar-benar tajam dan mendapatkan kualitas terbaik dari sebuah kamera digital.

Desain dan konektivitas

Sony Alpha 7R II menggunakan desain baru yang mendukung pengoperasian kamera menjadi lebih mudah dan terkesan sangat profesional. Desain baru ini menggabungkan tingkat operasi dengan mudah dengan desain yang kuat dan mantap dalam genggaman. Berbahan magnesium alloy kamera ini memperlihatkan desain kamera kelas pro yang sangat handal. Mudah nya pengoperasian kamera di dapatkan dari rancangan ulang terhadap tombol shutter dan desain  pegangan tangan yang lebih mantap. Dengan desain yang baru ini bertujuan agar pengguna dapat melakukan penembakan dengan berbagai posisi tanpa khawatir mengalami kesulitan dalam menembak.

Untuk konektivitas, kamera memanfaatkan fitur standar berbagai kamera model baru saat ini yang memanfaatkan Wi-Fi dan NFC untuk terhubung dengan perangkat lain yang kompatibel. Kamera baru ini juga sudah berfungsi penuh dengan aplikasi baru pada smartphone atau tablet yaitu Sony PlayMemories Mobile untuk platform Android dan iOS. Selain itu Sony juga menambahkan fungsi kreatif yang diberi nama PlayMemoies Camera Apps, untuk membantu pengguna menciptakan kreativitas gambar dengan lebih mudah. Untuk meningkatkan pengalaman dalam dunia fotografi dan videografi baru, Sony juga memberikan monitor LCD model baru yang disebut CLM-FHD5, ini akan sangat berfungsi terutama saat digunakan untuk merekam video sebagai live view yang terbaik.

Dengan review Sony Alpha 7R II di atas semoga membantu memahami apa yang disediakan dan ditawarkan oleh Sony pada kamera mirrorless full frame terbarunya. Kesmpulan yang didapatkan adalah Sony Alpha 7R II merupakan kamera mirrorless generasi baru yang tidak hanya menawarkan resolusi tinggi saja, namun juga memberikan kepekaan dan kecepatan yang tinggi pula. Bisa juga dikatakan bahwa Alpha 7R II merupakan dua kamera high end yang dijadikan dalam satu kamera.

Berdasarkan keterangan kamera ini akan hadir pada bulan Agustus mendatang, namun untuk bisa di nikmati oleh para fotografer di Indonesia mungkin akan sedikit lebih lama. Nah dalam jangka waktu yang masih agak lama anda bisa menabung dahulu untuk mendapatkan kamera ini. Harga Sony Alpha 7R II saat ini diperkirakan seharga $ 3199 (sekitar 42,5 juta). Jika terlalu mahal anda bisa mencoba kamera Sony yang lain dengan harga terjangkau, silahkan kunjungi Daftar Harga Kamera Sony Update Terbaru untuk referensi harga kamera sebelum membeli kamera.

Spesifikasi Sony Alpha 7R II

Body type
Body type SLR-style mirrorless
Body material Magnesium alloy
Sensor
Max resolution 7952 x 5304
Other resolutions 3:2, full-frame (5168 x 3448, 3984 x 2656), APS-C (5168 x 3448, 3984 x 2656, 2592 x 1728); 16:9, 35mm (7952 x 4472, 5168 x 2912, 3984 x 2240), APS-C (5168 x 2912, 3984 x 2240, 2592 x 1456)
Image ratio w:h 02:16,2
Effective pixels 42 megapixels
Sensor photo detectors 44 megapixels
Sensor size Full frame (35.9 x 24 mm)
Sensor size notes BSI-CMOS full-frame sensor. No optical low-pass filter
Sensor type BSI-CMOS
Processor Bionz X
Color space sRGB, AdobeRGB
Color filter array Primary color filter
Image
ISO Auto, 100-25600 (expands to 50-102400)
White balance presets 10
Custom white balance Yes
Image stabilization Sensor-shift
Image stabilization notes 5-axis (4.5 stops per CIPA standard)
Uncompressed format RAW
JPEG quality levels Extra fine, fine, standard
File format JPEG (DCF 2.0, EXIF 2.3)
RAW (ARW 2.3)
Optics & Focus
Autofocus Contrast Detect (sensor)
Phase Detect
Multi-area
Center
Selective single-point
Single
Continuous
Face Detection
Live View
Autofocus assist lamp Yes
Digital zoom Yes (4X)
Manual focus Yes
Number of focus points 399
Lens mount Sony E (NEX)
Screen / viewfinder
Articulated LCD Tilting
Screen size 3″
Screen dots 1,228,800
Touch screen No
Screen type TFT LCD
Live view Yes
Viewfinder type Electronic
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 0.78×
Viewfinder resolution 2,359,296
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/8000 sec
Exposure modes Auto
Program
Aperture priority
Shutter priority
Manual
Scene modes Portrait
Landscape
Macro
Sports Action
Sunset
Night Portrait
Night Scene
Hand-held Twilight
Anti Motion Blur
Built-in flash No
External flash Yes (via hot shoe)
Flash modes Flash off, Autoflash, Fill-flash, Rear Sync, Slow Sync, Red-eye reduction, Hi-speed sync, Wireless
Flash X sync speed 1/250 sec
Drive modes Single
Continuous
Self-timer (single/continuous)
Bracketing (single/continuous)
WB bracketing
DRO bracketing
Continuous drive 5.0 fps
Self-timer Yes (2 or 10 sec; continuous (3 or 5 exposures))
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Exposure compensation ±5 (at 1/3 EV, 1/2 EV steps)
AE Bracketing ±5 (3, 5 frames at 1/3 EV, 1/2 EV, 2/3 EV, 1 EV, 2 EV steps)
WB Bracketing Yes
Videography features
Resolutions 3840 x 2160 (30p, 25p, 24p), 1920 x 1080 (60p, 60i, 24p), 1440 x 1080 (30p), 640 x 480 (30p)
Format MPEG-4, AVCHD, XAVC S
Videography notes headphone and microphone ports, XLR support via adapter
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD/SDHC/SDXC, Memory Stick Duo/Pro Duo/Pro-HG Duo
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (micro-HDMI port with 4K still, uncompressed video output)
Microphone port Yes
Headphone port Yes
Wireless Built-In
Wireless notes 802.11b/g/n with NFC
Remote control Yes (wired or via smartphone)
Physical
Environmentally sealed Yes
Battery Battery Pack
Battery description NP-FW50 lithium-ion battery and charger
Battery Life (CIPA) 290
Weight (inc. batteries) 625 g (1.38 lb / 22.05 oz)
Dimensions 127 x 96 x 60 mm (5 x 3.78 x 2.36″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording Yes (via downloadable app)
GPS None
Diberdayakan oleh Blogger.

Item Promo dari :