Tampilkan postingan dengan label processor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label processor. Tampilkan semua postingan


AMD hari ini meluncurkan empat model prosesor desktop AMD Ryzen 5 berkinerja tinggi terbaru. AMD Ryzen 5 menghadirkan tingkat kinerja komputasi yang luar biasa pada berbagai titik harga. AMD Ryzen 5 1600X rencananya akan mengganggu salah satu seri Intel Core i5, yaitu 7600K. Menariknya, harga AMD Ryzen 5 di Indonesia bagi saya sangat kompetitif. Pertanyaannya, Niat untuk rakit Desktop mini PC, akankah bisa terwujud berbekal AMD Ryzen 5 ini?





Dengan kemampuan multitasking yang luar biasa, AMD SenseMI Technology, dan arsitektur "Zen" core terbaru yang hebat dan efisien, prosesor desktop AMD Ryzen 5 menyesuaikan diri dengan kebutuhan individual dengan responsif dan kinerja yang luar biasa.

"AMD Ryzen terbukti sebagai game-changer, yang pada akhirnya membawa inovasi dan persaingan kembali ke segmen pasar PC, dan kami sangat antusias untuk memperkenalkan prosesor AMD Ryzen berikutnya ke pasar saat ini," kata Jim Anderson senior vice president and general manager, Computing and Graphics Group, AMD. "AMD Ryzen 5 merevitalisasi pasar desktop mainstream, menawarkan harga yang sangat baik kepada konsumen namun memberikan pengalaman keseluruhan yang luar biasa dan mengesankan, baik untuk game berperforma tinggi maupun aplikasi yang menuntut banyak resource."

Line-up AMD Ryzen 5

Mulai hari ini terdapat dua model 6-core dan dua model 4-core AMD Ryzen 5 yang tersedia, semuanya menampilkan teknologi simultaneous multithreading (SMT) AMD. Semua prosesor AMD Ryzen mendukung infrastruktur AM4 yang baru, dengan desain motherboard yang sudah tersedia secara luas dari berbagai produsen motherboard ternama.

Product Line
Model
Cores
Threads
Base Clock (GHz)
Boost Clock (GHz)
XFR Clock (GHz)
Included Cooler
TDP (Watts)
Price, Sep (USD)
AMD Ryzen 5
1600X
6
12
3.6
4.0

4.1
N/A
95

$249
AMD Ryzen 5
1600
6
12
3.2
3.6

3.7
Wraith Spire
65

$219
AMD Ryzen 5
1500X
4
8
3.5
3.7

3.9
Wraith Spire
65

$189
AMD Ryzen 5
1400
4
8
3.2
3.4

3.45
Wraith Stealth
65

$169

Berikut adalah daftar harga untuk AMD Ryzen 5 di Indonesia dan beberapa negara lain : 


Model AMD Ryzen 5 1600X dan 1600 dirancang untuk game dan broadcasting yang lancar secara bersamaan, dan memberikan kinerja kelas workstation sejati di segmen pasar baru. Model 1600X dan 1600 adalah dua prosesor desktop 6-core berkinerja tertinggi dan memiliki konsumsi daya terendah yang dapat dibeli konsumen, dengan 12 thread memberikan keunggulan yang menentukan dalam kemampuan pemrosesan multi-core di segmen harganya.

AMD Ryzen 5 1500X dan 1400 dirancang untuk gaming dan pemrosesan kinerja tinggi yang menampilkan 4 core prosesor dengan 8 thread untuk gaming dan pemrosesan berperforma tinggi, dengan AMD SenseMI Technology untuk menganalisa dan menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Untuk memberikan pengalaman gaming terbaik, 1500X memiliki XFR (rentang frekuensi yang ditingkatkan lebih tinggi lagi) hingga 200MHz bila digunakan dengan pendinginan yang superior - di antara rentang frekuensi yang paling tinggi yang dapat dilihat pada prosesor AMD Ryzen sampai saat ini. 

Prosesor Tepat untuk Streamer

Dalam lima tahun terakhir, eSports telah berkembang menjadi fenomena global dan menuju pendapatan hingga 1 miliar USD pada tahun 2019. E-Sports telah menjadikan broadcasting game sebagai tre, dan pada game tertentu menjadi sangat CPU-intensive, gaming secara simultan dengan streaming diketahui membutuhkan desain CPU multi-threaded. Untuk pemirsa gamer yang berkembang pesat ini, prosesor AMD Ryzen 5 1600X, dengan 6 core dan 12 thread menawarkan solusi yang sangat mudah diakses untuk streaming game berkualitas tinggi 1080p / 60 FPS / 3500Kbps.

Ketersediaan Prosesor dan Platform AMD Ryzen 5

Ketersediaan keempat model AMD Ryzen 5 dimulai hari ini di etailer di seluruh dunia. Semua prosesor AMD Ryzen mendukung infrastruktur AM4 yang baru, dengan desain motherboard yang diproduksi oleh para ODM teratas. Diumumkan pada CES 2017, AMD dan mitra motherboardnya telah memulai debutnya dengan berbagai macam motherboard terbaru dari ASRock, Asus, Biostar, Gigabyte, dan MSI, semuanya dibangun berbasiskan chipset desktop berikut untuk prosesor AMD Ryzen - X370, B350 dan A320. Dengan peluncuran prosesor AMD Ryzen 5, mitra motherboard AMD juga menyoroti motherboard berbasis chipset A320, yang secara khusus menangani kebutuhan pelanggan game PC mainstream yang mencari platform kaya fitur dan platform PC gaming yang canggih, dengan harga mulai kisaran 800 ribu-an Rupiah SEP.


Tak lama setelah Intel merilis prosesor generasi ke-5 aka “Broadwell” untuk memperpanjang umur motherboard berchipset Intel 9 Series dengan dukungan DDR3, awal Agustus ini Intel segera menggebrak pasar dengan prosesor 6th Gen aka “Skylake” dan chipset Intel 100 Series mereka, tentu saja dengan dukungan teknologi memory baru, DDR4.




Dari gambar diatas, Intel 6th Gen “Skylake” menggunakan soket LGA1151 yang disandingkan dengan motherboard ber-chipset Intel 100 Series (Z170, H170, B150 dll). Beberapa itur baru dari Intel 6th Gen “Skylake” ini antara lain jarak antar transistor yg lebih rapat (fabrikasi 14nm), clockspeed CPU yang lebih tinggi, dan yang paling signifikan adalah dukungan DDR4 yang lebih hemat daya (1,2V). Sebenarnya Skylake DDR4 start dari clockspeed 1866 MHz yang sudah pernah ada juga di platform DDR3. Untuk platform mobile (laptop), mini PC seperti Intel NUC juga AIO PC, sebenarnya Skylake juga masih mendukung DDR3L.


Seperti biasa, untuk lineup sementara, Intel hanya merilis beberapa seri prosesor Core i7 dan Core i5 terlebih dahulu. Baru nanti disusul seri core i3, Pentium dan Celeron. Saat ini, kasta tertinggi dipegang oleh Core i7-6700K dengan kemampuan adjustable multiplier (Unlocked) untuk overclocking. Selanjutnya ada Core i5-6600K, masih membawa fitur Unlocked juga tapi tanpa Hyperthreading. Setelah itu beberapa varian dari Core i5 tanpa “K”. Yang uniknya, Intel masih memberi peluang overclocking lewat perubahan frekwensi system bus (Adjustable BCLK), termasuk overclocking iGPU (VGA onboard) dan memory (RAM).

Performance Boost iGPU Hingga 50%


Seperti transformasi arsitektur terdahulu dari “Haswell” dan “Broadwell”, Intel 6th Gen “Skylake” juga membawa kemampuan grafis terintegrasi (iGPU/GPU onboard) yg lebih baik.
 Intel sendiri meng-klaim terdapat peningkatan performa pengolahan grafis dan game sampai dengan 50%. “Skylake-S” (desktop processor) pada varian tertinggi akan membawa iGPU GT4e dengan 72EU (execution unit). Jika dibanding dengan Intel 5th Gen “Broadwell” yg membawa iGPU GT3e dengan 48EU, maka “Skylake” mempunyai Execution Unit 50% lebih banyak.

Menurut skema pada rilis prosesor Intel yang sebelumnya, kemungkinan besar tidak
hanya varian flagship (Core i7) saja yg mendapatkan iGPU high-performance GT4e, tapi juga yang setingkat dibawahnya seperti Core i5-6600K. Sementara itu varian dibawahnya seperti Core i3, Pentium Dual Core dan Celeron series hanya akan mendapatkan iGPU GT2 dengan 24EU. Perlu ditekankan disini bahwa semua iGPU pada prosesor Intel “Skylake” Intel® Gen 9 LP Graphic (GT4e) sudah mendukung API DirectX 12.

Intel® 100 Series Chipset Family


 Sudah tradisi Intel, hampir disetiap rilis prosesor generasi baru selalu merilis chipset motherboard pendukungnya juga. Kecuali saat Intel merilis 5th Gen “Broadwell” beberapa waktu lalu. Karena masih menggunakan soket LGA1150, Intel 9 Series yang notabene masih dipakai oleh Intel 4th Generation “Haswell” dan “Haswell Refresh”, maka rilis Broadwell tidak disertai oleh rilis chipset motherboard yg baru. Jauh didalam benak ini, ingin jujur mengakui bahwa tidak banyak fitur baru dari kehadiran Intel 100 Series Chipset Family ini jika dibandingkan dengan pendahulunya, Intel 9 Series Chipset Family. Mungkin perubahan yg paling berarti adalah dukungan Dual Channel Memory generasi DDR4 2133 MHz (up to 3300 MHz by overclocking), secara native membawa 10 port USB
3.0 dan menyediakan bandwidth yg lebih besar untuk storage jenis SSD dengan menggunakan jalur PCIE x4 V3.0.



Jika Anda penasaran dengan syarat spesifikasi PC untuk menjalankan Windows 10, pada dasarnya Windows 10 membutuhkan persyaratan sistem yang sama dengan Windows 8.1 seperti untuk Windows 10 versi 32-bit, Anda akan memerlukan RAM minimal 1GB dan ruang hardisk sebesar 16GB, untuk versi 64-bit Anda akan memerlukan RAM 2GB dan ruang harddisk sebesar 20GB.




Selain itu untuk kedua versi di-atas Anda harus mempunyai sebuah GPU yang mendukung DirectX 9 dan layar beresolusi 800x600 pixel. Untuk ukuran layar yang dibutuhkan Windows 10 adalah berukuran 7-inci keatas.

Perbedaan yang sangat kentara dari Windows 8.1 dan Windows 10 adalah persyaratan versi UEFI yang dibutuhkan  Windows 10 adalah versi 2.3.1.


Untuk Smartphone, persayaratan sistem WIndows 10 jelas berbeda, yaitu membutuhkan RAM sebesar 512MB, resolusi 800x480 dan ruang memori penyimpanan sebesar 4GB. GPU yang mendukung DirectX 10 tetap dibutuhkan, namun untuk ukuran layar bisa menggunakan ukuran dari 3 sampai 8-inci.


Di atas adalah beberapa contoh SoC yang sudah dikonfirmasi mampu menjalankan Windows 10, bahkan beberapa manufaktur smartphone seperti Xiaomi sudah mencoba Windows 10 pada produk mereka.

Jadi menurut kamu apakah Era Windows 7 (jangan pikirkan tentang Windows 8) sudah berakhir?


Sumber
Diberdayakan oleh Blogger.

Item Promo dari :